Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Soroti Pembangunan Huntara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:36 WIB

50434 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | Selasa (13/01/2026)

Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir, menyoroti pembangunan Rumah Hunian Sementara(Huntara) untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur yang dinilai dalan proses perencanaan tidak memperhatikan faktor ekologi.

Ketua Umum Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon pasca banjir Aceh menyebutkan, pembangunan Huntara di Gampong Pante Rambong Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur tanpa mempertimbangkan aspek ekologis, sehingga dikhawatirkan akan menjadi masalah baru terhadap korban terdampak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah kita cek ke lapangan, pembangunan Huntara sebanyak 312 unit yang akan dan sedang dibangun, baik yang komunal maupun personal , sebagian yang mulai dibangun berada di daerah rendah dan rawan tergenang air bila hujan deras,” sebut Masri.

Baca Juga :  Masa Depan Gemilang Batu Sumbang dengan Agus Suriadi

Seharusnya Kata Masri, pihak pemerintah khususnya BNPB dalam membuat perencanaan dapat mempertimbangkan aspek ekologi dan psikologi korban terdampak, bila terjadi cuaca ektrim sewaktu -sewaktu Huntara tidak tenggelam.

“Selain lokasi daerah rendah, cor lantai sangat rendah hanya berkisar 4 cm, lebih tinggi lumpur daripada lantai, bila turun hujan semua lumpur dan air akan masuk mengalir dalam Huntara, ” kata Masri.

Baca Juga :  Masyarakat Protes HGU PT Parama Argo Sejahtera

Masri menadaskan, bila dibandingkan Huntara yang dibangun di Gampong Blang Nie Kecamatan Simpang Ulim, bangunan menggunakan tiang mencapai 25 cm sampai 50 cm lebih.

“Seharusnya.dibangun seperti di Gampong Blang, lantai lebih tinggi menggunakan tiang,” tandas Masri.

Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, minta pihak pemerintah untuk evaluasi kembali bangunan Huntara di Gampong Pante Rambong maupun Gampong lainnya bila perencanaan bangunan lantai rendah.

“Kalau dibangun jangan asal asalan, harus diperhatikan aspek ekologi maupun psikologi masyarkat,” tutup Masri. [Muh]

Berita Terkait

Proyek Tanggap Darurat, Diduga Tanpa Pengawasan; BNPB Vs Pemkab Aceh Timur Saling Lempar Tanggung Jawab
Dugaan Kejanggalan Proyek Sumur Bor BNPB di Aceh Timur, Metode Geolistrik Dipertanyakan
Rombongan Kafilah Aceh Timur Disambut Hangat di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Siap Mengikuti MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Bersinar di MTQ ke-37 Provinsi Aceh, Ini Kata Bupati
Kafilah Aceh Timur Tunjukkan Prestasi Gemilang di MTQ Aceh XXXVII
Spanduk Utama Di Lapangan Upacara Perayaan Hari Santri di Aceh Timur, Jadi Sorotan
Tuha Peut Desa Pante Kera di Lantik

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru