Diduga Pungli Marak di Pelabuhan Karimun, Agen ‘Garansi’ Pekerja ke Malaysia

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 17:03 WIB

50454 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARIMUN – Praktik dugaan pungutan liar (pungli) berkedok “uang garansi” atau uang jaminan bagi calon pekerja yang hendak berangkat ke Malaysia melalui Pelabuhan Karimun semakin meresahkan.

Modus ini diduga melibatkan sejumlah agen dan oknum di pelabuhan, dengan membebankan biaya tidak resmi kepada para calon pekerja. Masyarakat meminta aparat penegak hukum (APH) seperti Polres dan Kejaksaan Negeri Karimun untuk segera menertibkan praktik ini.

Modus Operandi dan Keluhan Korban
Para calon pekerja yang biasanya menggunakan paspor pelancong untuk bekerja di Malaysia selama 24 hari, diwajibkan membayar uang garansi oleh para agen.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Besaran uang ini bervariasi, dari Rp 1.050.000 hingga Rp 1.200.000. Seorang calon pekerja yang tidak ingin namanya disebutkan mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp 1.200.000 kepada salah satu agen.

Baca Juga :  Diduga Intimidasi Pekerja Lokal, TKA Thailand di KIP GT2 Dikecam

“Uang garansi ada bang, tadi saya diambil,” ungkapnya singkat. Hal ini membantah klaim salah seorang agen yang mengaku tidak pernah mengambil uang tersebut dan hanya memberangkatkan calon pekerja dari Karimun dan Selat Panjang.

Uang garansi ini sejatinya tidak memiliki dasar hukum dan tidak diatur dalam peraturan mana pun, sehingga praktik ini diduga kuat sebagai bentuk pungli.

Lemahnya Pengawasan Imigrasi
Sayangnya, praktik pungli ini seolah luput dari pengawasan pihak berwenang. Jamal, seorang petugas imigrasi di pelabuhan, menyatakan tidak ada pengawasan khusus terhadap para agen dan menampik adanya “uang garansi.”

Pernyataan ini sangat disayangkan, mengingat isu uang garansi bukan lagi rahasia umum. Seorang warga Karimun yang ditemui di warung kopi dekat pelabuhan mengungkapkan, “Kalau soal gerenti ini sudah lama berjalan, dulu saya sewaktu bekerja di Malaysia juga sering diambil gerenti. Ini sangat merugikan calon pekerja, sebaiknya garansi ini dihapuskan.”

Baca Juga :  Rangkaian Bakti Adhyaksa: Membangun Fondasi Kemanusiaan di Karimun

Dugaan adanya kerja sama antara agen dan oknum petugas imigrasi pun mencuat, menambah keraguan masyarakat terhadap integritas pengawasan di pelabuhan. Saat dimintai konfirmasi terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid, sedang tidak berada di tempat dan belum memberikan tanggapan resmi.

Dengan terungkapnya praktik ini, APH diminta untuk segera bertindak tegas. Penertiban agen-agen nakal dan pengawasan ketat terhadap pelabuhan menjadi langkah mendesak untuk melindungi para calon pekerja dari pungutan liar yang merugikan. [SAJIRUN, S]

Berita Terkait

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu
APH di minta sikat rokok ilegal/ rokok tanpa pita cukai di tanjung batu.
Rokok Ilegal Diduga Kian Marak di Tanjung Batu, APH dan Bea Cukai Diminta Bongkar Jalur Distribusi hingga ke Akarnya
Rokok Tanpa Pita Cukai Diduga Marak di Tanjung Batu, Bea Cukai dan Aparat Diminta Telusuri Jalur Distribusi
“Dugaan Peredaran Ekstasi di Star Club Wiko Karimun Seolah Bebas, Aparat Dituntut Bertindak: Siapa yang Bertanggung Jawab?”
Dugaan peredaran narkoba jenis ekstasi  di Star club wiko semakin marak, di minta kapolda kepri  turunkan tim untuk memberantasnya.
Pertemuan di  rumah dinas bupati merupakan Tindak lanjut rapat dengar  pendapat umum ( RDPU ) bupati karimun dan dewan perwakilan daerah (DPD ) RI
Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi Kembali Marak di Star Club Wiko

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu

Senin, 2 Nov 2026 - 09:32 WIB