Kericuhan Pemilihan Ketua BEM Unimal Berujung Kekerasan, Tiga Mahasiswa Jadi Korban

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2024 - 18:15 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LHOKSEUMAWE – Kericuhan antar mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) terjadi di halaman Gedung Fakultas Ekonomi, Kampus Bukit Indah, Kamis (5/12/2024) sore.

Insiden ini diduga dipicu oleh hasil Sidang Sengketa Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2025-2026.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada awak media, Jum’at (6/12/2024) pagi, Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Yudha Prasatya, S.H., mengungkapkan bahwa laporan dari korban sudah diterima dan pada saat ini terhadap laporan tersebut sedang dilakukan proses penyelidikan awal yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan bukti awal terkait dugaan peristiwa pidana yang dilaporkan oleh korban tersebut.

Baca Juga :  Pesan Kamtibmas dan Himbauan para pengunjung Wisata di Hari Libur Lebaran Aidil Fitri 1445 H

Sebelumnya diinformasikan, kericuhan terjadi setelah sidang di Gedung Sekretariat Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) memutuskan pasangan calon Muhammad Illal Sinaga (01) sebagai pemenang. Tim sukses paslon Zulheri (02) yang kalah tidak terima dengan hasil tersebut, memicu provokasi dan penyerangan terhadap pendukung paslon 01.

Ketegangan meningkat sekitar pukul 18.00 WIB, ketika pendukung paslon 02 menghadang pendukung paslon 01 di pintu gerbang kampus, menghalangi sebagian pendukung paslon 01 untuk meninggalkan area. Aparat keamanan dari Polsek Muara Satu dan Polres Lhokseumawe yang tiba di lokasi berhasil meredakan kericuhan dan kedua kubu membubarkan diri pada pukul 19.30 WIB.

Baca Juga :  Sambut Idul Fitri 1445 H, Kapolres Lhokseumawe dan Ketua Bhayangkari Anjangsana Ke Warakawuri

Tiga mahasiswa menjadi korban dalam insiden ini: Irfan Hakim Ali Siregar (21), Rifi Afrianda Silitonga (23), dan Aqmal (21). Mereka telah melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lhokseumawe untuk diproses lebih lanjut.

Saat ini, situasi di Kampus Unimal telah kondusif setelah dilakukan mediasi. Insiden ini mengingatkan akan pentingnya penyelesaian konflik dengan cara damai demi menjaga keharmonisan di lingkungan akademik. (Red)

Berita Terkait

Sayuti Achmad Dikukuhkan Kembali Pimpin PWI Lhokseumawe Secara Aklamasi
2,3 Miliar Modal Dua BUMG Di Kecamatan Sawang Diduga Jadi Ajang Korupsi
TNI Gelar Karya Bakti Bersihkan Masjid Jelang Ramadhan di Lhokseumawe
Akademisi dan Tokoh Masyarakat Dukung Prof. Husni Mubarak Calon Rektor IAIN Lhokseumawe
Pererat Kemitraan, Polres Lhokseumawe Jalin Silaturahmi dengan Insan Pers
Satlantas Polres Lhokseumawe Pasang Spanduk Peringatan di Daerah Rawan Laka
HUT Persit ke-79, Kodim Aceh Utara Gelar Turnamen Bola Voli
Ambulance RSU Bunda Lhokseumawe Diduga Bertarif 7 Ribu Rupiah Per KM

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru