Mengaku Geng Penguasa Jalan Raya (PJL) Tiga Pelajar di Lhokseumawe Diamankan Polisi

REDAKSI 2

- Redaksi

Minggu, 21 April 2024 - 17:18 WIB

50617 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LHOKSEUMAWE – Polsek Muara dua berhasil mengamankan tiga remaja karna diduga akan terlibat dalam aksi kenakalan remaja di Desa Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe Pada Sabtu malam (21/4/2024) sekitar pukul 23.45 WIB.

Saat ini ketiga remaja tersebut di serahkan ke Satpol PP-WH guna proses hukum dan pembinaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada awak media, minggu (21/4/2024), Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, S.I.K melalui Kapolsek Muara dua IPDA Roni mengatakan, mereka diamankan oleh warga setempat setelah diketahui membawa berbagai barang bukti, termasuk senjata tajam seperti celurit dan parang, serta sebuah stik baseball. Selain itu, sebuah sepeda motor juga turut diamankan.

Baca Juga :  Pelayanan RSUCM kacau Balau, Haji Uma Kecewa Pj.Bupati Salah Tempatkan Orang sebagai PLT direktur RSUCM

Lanjutnya, ketiga remaja yang diamankan adalah Muhammad Alfian Akbar (16 tahun), pelajar dari Desa Blang Kabu, Sultan Farsi (16 tahun), pelajar dari Desa Uteun Bayi, dan Irvan (15 tahun), juga pelajar dari Desa Uteun Bayi.

Berdasarkan keterangan warga setempat, sebut Kapolsek, ketiga remaja ini terlihat melaju dengan kecepatan tinggi menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam. Warga yang melihatnya segera mengejar mereka, dan salah satu dari mereka akhirnya terjatuh setelah menabrak gundukan tanah.

Mendapat informasi tersebut, Kata Kapolsek, personel Polsek Muara dua segera turun ke lokasi kejadian untuk mengamankan ketiga remaja tersebut dan mencegah amukan massa. Salah satu dari mereka, yakni Irvan, saat ini sedang dirawat di IGD RS Cut Meutia karena membutuhkan pertolongan medis.

Baca Juga :  Fokus Pengerjaan Program Pembangunan Jalan, Petugas TMMD Kerahkan Alat Berat

Dari pengakuan ketiga remaja ini, ujar Kapolsek, diketahui bahwa mereka tergabung dalam sebuah geng yang dikenal sebagai PJR (Penguasa Jalan Raya). Mereka datang ke lokasi tawuran karena salah satu teman mereka telah dipukul di tempat tersebut sebelumnya.

Ketiga remaja ini selanjutnya diserahkan ke Satpol PP-WH guna proses hukum dan pembinaan lebih lanjut, pungkasnya.  (Saiful TB)

Berita Terkait

Sayuti Achmad Dikukuhkan Kembali Pimpin PWI Lhokseumawe Secara Aklamasi
2,3 Miliar Modal Dua BUMG Di Kecamatan Sawang Diduga Jadi Ajang Korupsi
TNI Gelar Karya Bakti Bersihkan Masjid Jelang Ramadhan di Lhokseumawe
Akademisi dan Tokoh Masyarakat Dukung Prof. Husni Mubarak Calon Rektor IAIN Lhokseumawe
Pererat Kemitraan, Polres Lhokseumawe Jalin Silaturahmi dengan Insan Pers
Satlantas Polres Lhokseumawe Pasang Spanduk Peringatan di Daerah Rawan Laka
HUT Persit ke-79, Kodim Aceh Utara Gelar Turnamen Bola Voli
Ambulance RSU Bunda Lhokseumawe Diduga Bertarif 7 Ribu Rupiah Per KM

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru