Lombok Timur, oposisinews86.com, (28 Agustus 2026),— Ada banyak cara untuk mengabadikan sebuah perjalanan, tetapi tidak semua perjalanan mampu meninggalkan kesan yang begitu mendalam. Salah satunya adalah momen kebersamaan di kaki Gunung Rinjani, Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Di tengah rangkaian kegiatan Apel Komandan Satuan (Dansat) Terpusat Jajaran Korem 162/Wira Bhakti Tahun Anggaran 2026, suasana penuh keakraban tercipta ketika sejumlah personel dan peserta mengabadikan momen bersama di hamparan alam Sembalun yang berada di kaki Gunung Rinjani.
Salah satu sosok yang turut berada dalam momen tersebut adalah Pasi Intel Kodim 1607/Sumbawa, Kapten Lalu Muhidin, bersama sejumlah anggota.
Bukan sekadar foto bersama, momen tersebut menjadi gambaran sederhana tentang arti persahabatan, kekompakan dan kebersamaan di tengah kesibukan menjalankan tugas.
Canda, tawa dan ekspresi penuh kegembiraan terlihat dalam foto-foto yang diabadikan. Dengan latar belakang hamparan perbukitan dan gagahnya Gunung Rinjani, suasana semakin terasa istimewa.
*Bukan Sekadar Foto, Tetapi Sebuah Kenangan*
Di balik seragam dan tugas yang melekat, setiap personel tetap memiliki sisi lain sebagai manusia yang membutuhkan ruang untuk bercengkerama, tertawa dan menikmati kebersamaan.
Hamparan alam Sembalun seolah menjadi saksi bahwa sebuah kebersamaan sederhana dapat berubah menjadi kenangan yang begitu berharga.
Kapten Lalu Muhidin bersama anggota tampak menikmati suasana tersebut dengan penuh keakraban. Tidak ada sekat, tidak ada formalitas berlebihan. Yang terlihat adalah wajah-wajah penuh kebahagiaan dalam satu bingkai kebersamaan.
“Momen seperti ini mungkin sederhana, tetapi justru menjadi kenangan yang tidak akan pernah terlupakan,” demikian gambaran suasana kebersamaan yang tercermin dari momen tersebut.
Gunung Rinjani dengan keindahan alamnya menjadi latar yang sempurna. Langit biru, hamparan rerumputan dan perbukitan Sembalun menyatu dengan tawa dan keceriaan mereka yang hadir.
*Sembalun, Tempat Kenangan Itu Disimpan*
Desa Sembalun memang bukan sekadar kawasan yang dikenal sebagai salah satu pintu menuju Gunung Rinjani. Bagi mereka yang pernah singgah, Sembalun juga mampu menghadirkan pengalaman dan cerita yang sulit dilupakan.
Bagi rombongan, kebersamaan di kaki Rinjani menjadi bagian tersendiri dari perjalanan kegiatan Apel Dansat Terpusat Korem 162/Wira Bhakti TA 2026.
Kelak, ketika kesibukan tugas kembali memanggil dan waktu terus berjalan, foto-foto tersebut akan menjadi pengingat bahwa pernah ada sebuah hari di kaki Rinjani ketika kebersamaan, persaudaraan dan tawa menyatu dalam satu cerita.
Sebuah foto mungkin hanya menangkap gambar dalam hitungan detik. Namun kenangan di baliknya bisa bertahan seumur hidup.
Di kaki Gunung Rinjani, Desa Sembalun, sebuah cerita kebersamaan pun terukir—indah, sederhana, dan menjadi kenangan yang takkan pernah terlupakan. (Af)




































