SUMBAWA, OposisiNews86.com (Kamis, 26 Maret 2026) – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dijadwalkan berlangsung pada 5 April 2026, dinamika politik internal PKB di Kabupaten Sumbawa mulai menunjukkan geliat yang cukup kuat. Sejumlah kader dari tingkat kecamatan hingga unsur partai mulai mendorong lahirnya figur muda untuk memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sumbawa ke depan.
Dorongan tersebut mencuat sebagai bagian dari semangat regenerasi kepemimpinan yang selama ini menjadi salah satu arah perjuangan dan pembenahan organisasi di tubuh PKB. Para kader menilai, momentum Muscab kali ini bukan sekadar agenda rutin partai, melainkan juga menjadi titik penentu arah baru bagi masa depan PKB di Kabupaten Sumbawa.
Ketua DPAC PKB Kecamatan rhee, Jahuddin Dhenis, Saat diwawancarai oleh wartawan OposisiNews86.com pada Kamis (26/3/2026), menjelaskan, sejumlah kader menegaskan bahwa PKB Sumbawa membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki loyalitas terhadap partai, tetapi juga mampu menghadirkan energi baru, gagasan segar, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman.
Salah satu dorongan kuat datang dari Ketua DPAC PKB Kecamatan Rhee, yang sebelumnya secara terbuka mengusulkan agar kepemimpinan DPC PKB ke depan diisi oleh kalangan muda yang dinilai memiliki semangat kerja tinggi, inovatif, serta lebih responsif terhadap tantangan politik modern.
Menurutnya, regenerasi bukan hanya kebutuhan organisasi, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya membangun partai yang lebih progresif, inklusif, dan dekat dengan generasi muda serta masyarakat akar rumput.
“PKB ke depan membutuhkan sosok pemimpin muda yang energik, punya visi, dan mampu membawa warna baru dalam membesarkan partai. Kita butuh pembaruan agar partai semakin adaptif dan kuat menghadapi tantangan politik ke depan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan,”sejalan dengan meningkatnya persentase pemilih pemula dalam kontestasi politik. Sejumlah kader menilai bahwa pemilih pemula, yang didominasi generasi muda, kini menjadi kekuatan signifikan dalam menentukan arah politik, termasuk di Kabupaten Sumbawa,”tambahnya.

Senada dengan itu, Ismail yang akrab di sapa bang Cing, Ketua DPAC PKB Kecamatan Unter Iwes juga menyampaikan pandangannya bahwa figur Ketua DPC yang akan datang idealnya berasal dari unsur Fraksi PKB. Hal ini dinilai penting karena kader yang berada di fraksi telah teruji dalam praktik politik, memahami dinamika kebijakan publik, serta memiliki pengalaman dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui jalur legislatif.
Menurutnya, kombinasi antara usia muda dan pengalaman politik dari fraksi merupakan formula yang tepat untuk membawa PKB Sumbawa ke arah yang lebih solid dan kompetitif.
“Kalau bisa, sosok muda itu juga berasal dari unsur fraksi. Itu akan menjadi kombinasi ideal, karena selain membawa semangat baru, juga sudah memahami medan perjuangan politik dan kebijakan publik,” ujarnya.
Munculnya aspirasi dari sejumlah kader tersebut menunjukkan bahwa Muscab PKB Sumbawa 2026 dipandang sebagai forum strategis yang sangat penting. Bukan hanya untuk memilih ketua baru, tetapi juga untuk memperkuat konsolidasi internal partai, mempererat struktur organisasi dari tingkat DPC hingga DPAC, serta membangun kesiapan menghadapi agenda-agenda politik ke depan.
Sejumlah kader menilai, kepemimpinan DPC yang akan lahir dari Muscab nanti harus mampu menjadi jembatan antara aspirasi kader, kepentingan masyarakat, dan garis perjuangan partai. Karena itu, proses pemilihan Ketua DPC diharapkan berlangsung secara demokratis, sehat, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dalam keluarga besar PKB.
Di tengah menguatnya dorongan terhadap figur muda yang selaras dengan semangat pembaruan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, kontestasi menuju kursi Ketua DPC PKB Sumbawa diprediksi akan berlangsung dinamis, menarik, dan penuh warna.
Muscab mendatang pun diyakini akan menjadi panggung penting regenerasi politik di internal PKB Sumbawa, sekaligus penentu siapa figur yang dianggap paling layak membawa partai ini semakin kuat, solid, dan relevan di tengah perkembangan politik daerah yang terus bergerak.
Dengan demikian, publik kini menaruh perhatian terhadap siapa sosok yang nantinya akan tampil sebagai pemimpin baru PKB Sumbawa—apakah benar figur muda akan menjadi pilihan utama, atau justru akan muncul kejutan politik lain dalam forum Muscab yang tinggal menghitung hari tersebut. (Red)









































