Paska Keracunan MBG,Kepala Dinas Ketahanan PanganTulungagung Lakukan Survei Epidemiologi ke Siswa SMK 3 Boyolangu

HARTANTO

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:10 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Tim Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) KabupatenTulungagung bersama Dinas Kesehatan,Dinas Ketahanan Pangan,serta Puskesmas Boyolangu dan Puskesmas Beji,melaksanakan Survei Epidemiologi (SE) terhadap ribuan siswa, Rabu (21/1/2026).

Survei ini dilakukan untuk menganalisis keluhan dan gejala kesehatan yang dialami siswa pasca konsumsi makanan dalam kegiatan sebelumnya,sekaligus sebagai langkah deteksi dini dan kewaspadaan kesehatan.

Pelaksanaan SE dilakukan dengan metode kuesioner berbasis barcode,di mana para siswa diminta mengisi sejumlah pertanyaan terkait keluhan yang dirasakan,riwayat konsumsi makanan,hingga perubahan bau,rasa,maupun bentuk makanan yang dikonsumsi.”Survei ini bertujuan untuk mendata dan meminimalisir kemungkinan terburuk dari dampak konsumsi makanan kemarin. Kami berupaya mengumpulkan data sebanyak-banyaknya terkait keluhan pasca konsumsi,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan KabupatenTulungagung, Sony Welly Ahmadi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melibatkan 51 Kelas, Sasar 2.000 Siswa,Survei Epidemiologi ini menyasar seluruh siswa dari 51 kelas, dengan total sekitar 2.000 responden. Dari jumlah tersebut, tercatat sekitar 70 hingga 75 siswa tidak masuk sekolah pada hari pelaksanaan survei.”Sebagian besar siswa sudah masuk dan secara visual tampak sehat.Namun tetap kami lakukan deteksi dini. Bagi yang masih merasa sakit,kami arahkan untuk berobat kePuskesmas Boyolangu maupun Puskesmas Beji,” jelasnya.

Baca Juga :  TRC PPA Apresiasi Bupati Tulungagung dalam Penanganan Korban Bullying

Sementara itu, bagi siswa yang tidak hadir tim tetap melakukan pendataan melalui kontak telepon,guna memastikan seluruh sasaran tetap terjangkau meski berada dirumah.

Keluhan beragam hingga saat ini masih belum ada ditemukan kasus rawat inap akibat kejadian tersebut. Beberapa siswa sempat menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan,termasuk praktik mandiri,namun diperbolehkan pulang setelah diperiksa.”Keluhan yang muncul beragam dan berbeda-beda.Ada yang sudah membaik, ada pula yang masih dalam pemantauan.

Baca Juga :  Tersangka Simpangkan DD, Kejaksaan Negeri Tulungagung Tetapkan Kades Tambakrejo.

Bahkan ditemukan laporan bintik merah pada kulit, sehingga perlu dipastikan apakah berkaitan dengan konsumsi makanan atau penyakit lain,”tambahnya.Tim menegaskan bahwa tidak semua siswa yang sakit akibat konsumsi makanan, sehingga klarifikasi terus dilakukan melalui SE dan pemeriksaan lanjutan.

Kami mendukung penuh langkah Survei Epidemiologi ini. Keamanan pangan adalah prioritas utama kami.Dinas Ketahanan Pangan akan terus melakukan pengawasan,evaluasi,serta berkoordinasi dengan pihak dapur penyedia makanan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Sony.

Beliau juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi,serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada tim yang berwenang.”Semua langkah yang dilakukan bertujuan melindungi kesehatan anak-anak.

Kami berharap seluruh siswa yang sempat mengalami keluhan segera pulih dan bisa beraktivitas kembali seperti biasa. [Hartanto]

Berita Terkait

Belum dapat Lahan, 12 Kelurahan Tulungagung Belum Usulkan Pembangunan Koperasi Merah Putih
Polres Tulungagung Anugerahkan Tanda Kehormatan Pengabdian Kepada Personel
Kejari Tulungagung Musnahkan Barang Bukti 27 Perkara Pidana Umum
Proses Hukum Bus Harapan Jaya yang Tewaskan Dua Orang Dilimpahkan ke Kejaksaan
UMP 2026 Tulungagung Naik Signifikan,DPRD Ingatkan Resiko Tekanan Pada Pengusaha
Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo Melantik Pejabat Administrator dan Pengawas
Dinas PUPR Tulungagung “Giat Lakukan Perbaikan Aspal di Ruas jalan Ketanon- Simo”
Desa Ngrance Jadi Percontohan “Desa Pintar Perlindungan Perempuan dan Anak”

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB