Presidium ITK dan Pedagang Blok C Seketeng Nyalakan Alarm Perlawanan: Tolak Proyek Pembangunan Kios yang Dianggap Tidak Pro Rakyat Kecil

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 13:04 WIB

50347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar, oposisinews86.com —Aroma perlawanan mulai menyeruak dari jantung perdagangan rakyat, Pasar Seketeng, Kabupaten Sumbawa. Melalui wawancara eksklusif bersama media ini, Jum’at (7/11/2025), Wakil Ketua Lembaga Integritas Transformasi Kebijakan (ITK), Iswanto—yang akrab disapa Sadam— menegaskan sikap tegas lembaganya bersama para pedagang bakulan Blok C untuk menolak rencana proyek pembangunan kios baru yang dinilai tidak berpihak pada pedagang kecil.

“Kami, presidium ITK bersama pedagang bakulan Blok C, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap proyek pembangunan kios yang akan dilakukan di area Blok C. Aspirasi ini kami sampaikan langsung melalui surat resmi kepada Bupati Sumbawa serta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (KoprinDAG),” tegas Sadam dalam nada yang penuh keyakinan.

Menurut Sadam, langkah tersebut bukan bentuk penentangan tanpa dasar, melainkan hasil musyawarah dan pertimbangan matang dari para pedagang yang setiap hari menggantungkan hidup di lokasi itu. Ia menilai, proyek pembangunan kios yang direncanakan justru berpotensi menimbulkan masalah sosial dan ekonomi baru di tubuh komunitas pedagang.

Sadam mengurai sejumlah alasan yang menjadi dasar kuat penolakan tersebut. Pertama, katanya, pembangunan kios akan mengurangi ruang berjualan yang selama ini menjadi tumpuan hidup pedagang bakulan yang membutuhkan area luas untuk menata barang dagangan mereka.

Kedua, proyek ini dikhawatirkan akan menimbulkan potensi konflik antar pedagang, terutama dalam perebutan lokasi strategis yang kerap menjadi sumber gesekan di lapangan.

Dan ketiga, lanjutnya, ada kecurigaan kuat bahwa proyek kios ini lebih menguntungkan kepentingan segelintir individu atau kelompok tertentu, bukan kepentingan umum para pedagang Blok C.

“Pembangunan semestinya memihak pada rakyat kecil, bukan malah meminggirkan mereka dari ruang nafkahnya,” sindir Sadam dengan tajam.

Lebih jauh, Sadam menegaskan bahwa ITK dan para pedagang tidak menolak pembangunan secara membabi buta, melainkan mendorong agar proyek pemerintah lebih tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan nyata.

Pihaknya mengusulkan agar fokus pembangunan diarahkan pada urugan tanah untuk meninggikan lantai Blok C, guna mengatasi banjir dan genangan air yang selalu menghantui para pedagang saat musim hujan.

Baca Juga :  Kasdim 1607/Sumbawa Hadiri Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Sumbawa 2025

Selain itu, mereka juga meminta pembangunan saluran drainase baru yang lebih memadai, serta pembuatan jembatan penghubung antara Blok A dan Blok C demi memperlancar akses pedagang dan pembeli di kawasan pasar tradisional tersebut.

“Kalau tujuannya memperbaiki kondisi pasar, kami sangat mendukung. Tapi jangan sampai atas nama pembangunan, pedagang kecil justru tersingkir,” ujar Sadam menambahkan.

Menutup keterangannya, Sadam menegaskan bahwa ITK bersama para pedagang Blok C akan terus bersatu dalam satu barisan perjuangan jika aspirasi mereka tidak diindahkan. Ia bahkan menyebut momentum ini sebagai “alarm perlawanan rakyat pasar” terhadap kebijakan yang dianggap tak berpihak.

“Kami siap berdialog, tapi kami juga siap melawan jika kepentingan rakyat kecil diabaikan. Solidaritas adalah kekuatan kami, dan kami akan berdiri tegak menjaga hak pedagang Blok C,” pungkasnya lantang.

Suara dari Blok C kini telah menggema ke telinga pemerintah daerah. Tinggal menunggu—apakah aspirasi pedagang ini akan direspons dengan kebijakan yang bijak, atau justru diabaikan hingga menjadi bara sosial di tengah denyut ekonomi rakyat?. (Sdm)

Berita Terkait

‎Dari Jalan ke Permukiman, Koramil Utan Patroli Malam Jaga Ketertiban Wilayah
Babinsa Pernek Laksanakan Komsos, Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Waspada Hoaks
‎TNI Hadir di Tengah Warga, Babinsa Dampingi Perbaikan Jalan Lintas Lenangguar–Lunyuk
Tak Kenal Waktu, Koramil 1607-07/Lunyuk Rutin Patroli Malam Wilayah Binaan
‎Babinsa Desa Luk Ingatkan Warga Tetap Rukun dan Waspada Terhadap Provokasi ‎
Warga Apresiasi Patroli Aparat yang Jaga Stabilitas Keamanan Daerah
Babinsa Sertu Suratman Ajak Warga Gotong Royong Sambut Kunjungan Pejabat di Desa Dalam
Kasdim 1607/Sumbawa Hadir di Safari Ramadhan Masjid Agung Nurul Huda

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:05 WIB

Kapolres Gayo Lues dan Forkopimda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:01 WIB

Residivis Pencuri Drum BBM Bantuan Bencana Ditangkap, Polisi Tegaskan Tidak Ada Toleransi terhadap Kejahatan yang Merugikan Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:05 WIB

Stok BBM di Gayo Lues Dipastikan Aman, Polisi Imbau Warga Tidak Terpengaruh Isu Kelangkaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:50 WIB

Khianati Kepercayaan Majikan, Karyawan Toko Perabot di Gayo Lues Ringkus Polisi Usai Aksi Pencurian Lintas Kabupaten Terbongkar

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:08 WIB

Operasi Pasar Murah Digelar di 11 Kecamatan, Pemkab Gayo Lues Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:12 WIB

Warga Padati Pusat Kota Jelang Berbuka, Arus Lalu Lintas Blangkejeren Direkayasa

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:16 WIB

Pemkab Gayo Lues Pastikan Bantuan Sapi Meugang Tepat Sasaran dan Terbuka

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:33 WIB

Sinergi Polisi dan Jurnalis Menguat di Tengah Bencana Hidrometeorologi Gayo Lues

Berita Terbaru

BANGKA SELATAN

Tawa Anak-Anak di Serambi Masjid, Isyarat Tumbuhnya Harapan Generasi

Minggu, 8 Mar 2026 - 14:00 WIB