Geram “Anak Timur ” Kerap Jadi Sasaran, Pembina Flobamora Bali Minta APH Tangkap dan Proses Hukum Pelaku Onar

REDAKSI NTB

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 04:38 WIB

50127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Geram “Anak Timur” Kerap Jadi Sasaran, Pembina Flobamora Bali Minta APH Tangkap dan Proses Hukum Pelaku Onar

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oposisinews86..com-DENPASAR |
Ditengah suasana pemulihan pasca bencana banjir di Bali, akhir-akhir ini kembali viral anak-anak mabuk dan ugal-ugalan di jalan raya, yang justru membuat onar, berulah dan meresahkan masyarakat sekitarnya.

Menyikapi hal tersebut, Senior Diaspora NTT di Bali yang juga adalah Pembina Paguyuban Flobamora Bali, Yusdi Diaz, Freddy Billy dan Ardy Ganggas meminta Aparat Penegak Hukum (APH), seperti Polisi dan Satpol PP agar memproses secara hukum buat anak-anak bermasalah, dan berulah serta meresahkan yang disebutkan berasal dari Timur.

Baca Juga :  Karya Bakti Koramil 1607-06/Lape Lopok Pererat Kebersamaan TNI dan Rakyat

“Kami minta tangkap saja, lalu proses. Tidak usah di damaikan tapi kemudian di viralkan. Itu khan niatnya sudah tidak bagus Apalagi menyebut mereka sebagai oknum dari etnis tertentu, atau wilayah tertentu dengan tujuan viralisasi,” kata Yudi Diaz didampingi Freddy Billy dan Ardy Ganggas, saat diwawancarai awak media di Posko Bencana Banjir Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN), Jalan Tukad Musi I Nomor 5 Renon, Denpasar, Senin, 22 September 2025.

Baca Juga :  Korban Banjir Polda Bali Temukan 5 Orang MD dan 6 Orang Hilang

Menurutnya, siapapun orangnya berbuat onar langsung disebutkan nama dan alamatnya sendiri, baik maupun tempat asalnya, agar jelas dan tegas.

“Jangan digeneralisir yang bisa berdampak pada mereka yang baik dan tidak buat masalah, justru mereka dampaknya terimbas,” tegasnya.

Untuk itu, lanjutnya berhentilah menyebut anak berasal dari daerah Timur mengingat, istilah anak dari Timur itu luas terdiri dari beberapa provinsi di Indonesia, baik itu Papua, Maluku, Sulawesi dan lain sebagainya.

“Jika yang dimaksud itu NTT, sejatinya posisinya ditengah, Indonesia Tengah, bukan Indonesia Timur,” pungkasnya. (ace).

Berita Terkait

Warga Merasa Tenang, Koramil 1607-04/Alas Aktif Patroli Jaga Kamtibmas Wilayah
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bersama Pemerintah Desa Perkuat Kamtibmas di Lenangguar
‎Babinsa Sepukur Aktif Dampingi Pengecekan Mata Air untuk Empat Desa
Langkah Pembenahan Zulfahmy di Inspektorat Aceh Tenggara Meningkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
‎Koramil Moyo Hilir Bergerak di Malam Hari Demi Stabilitas Keamanan Wilayah
Kemanunggalan TNI dan Rakyat Nyata di Gontar, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Capai 30 Persen
Babinsa Desa Lebin Himbau Warga Tidak Gunakan Knalpot Racing
Babinsa Koramil Ropang Aktif Bangun Sinergi, Danramil Beri Penghargaan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:11 WIB

Babinsa Pulau Bungin Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Hari Ketiga Pencarian

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:06 WIB

‎89 Warga Desa Songkar Terima Bantuan Pangan, Babinsa Turut Lakukan Pendampingan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:45 WIB

‎TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Babinsa Ikuti Rapat Persiapan Idul Adha 1447 H

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:24 WIB

Operasi Senyap Satresnarkoba Polres Sumbawa Berhasil Bongkar Peredaran Sabu Antar Kabupaten

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:07 WIB

WAR ON DRUGS* *OTT Pengedar Sabu di Empang, Tim Gabungan TNI-Polri Amankan 70 Gram Sabu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:30 WIB

Kodim 1607/Sumbawa Tanam 9.000 Mangrove di Teluk Santong pada Hari Bakti Ke-69 Kodam IX/Udayana

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:27 WIB

‎Cegah Gangguan Kamtibmas, Koramil 1607-09/Utan Rhee Rutin Patroli Wilayah

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:53 WIB

‎Penuh Keakraban dan Kepedulian, Kodim 1607/Sumbawa Gelar Anjangsana Sosial di Panti Asuhan

Berita Terbaru