Penyelamatan Generasi: Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba Bernilai Fantastis

alba

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 20:28 WIB

50320 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan komitmen tak tergoyahkan dalam memerangi kejahatan narkotika.
Dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin pada Selasa, 16 September 2025, terungkap pengungkapan kasus-kasus narkotika menonjol selama periode Agustus hingga pertengahan September 2025.
Operasi Dua Bulan yang Luas
Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan ini, Polda Kepri berhasil menindak 30 kasus narkotika dengan menangkap 39 tersangka.
Barang bukti yang disita tidak main-main, meliputi ribuan gram sabu, puluhan ribu butir ekstasi, hingga penggerebekan mini laboratorium narkotika yang menjadi bukti bahwa jaringan narkoba kini tak hanya beroperasi sebagai pengedar, tetapi juga produsen.
Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes. Pol. Anggoro Wicaksono menjelaskan, pengungkapan di bulan Agustus 2025 saja mencakup 21 kasus dengan 27 tersangka. Penyelidikan ini juga mencakup limpahan kasus dari Bea Cukai Batam. Beberapa barang bukti yang berhasil disita antara lain:
 * 877,81 gram sabu
 * 1.313 butir ekstasi
 * 663 butir happy five
 * 11 paket sinte gorila
 * 9 butir etomidate
Sementara itu, pada periode 1 hingga 16 September 2025, pengungkapan kembali dilanjutkan dengan 9 kasus dan 12 tersangka baru. Barang bukti yang disita pada periode ini bahkan lebih besar, yakni 7.499,30 gram sabu, 43 butir ekstasi, dan 556,3 gram serbuk ekstasi.
Kasus-Kasus Paling Menonjol
Beberapa kasus yang mencuri perhatian publik di antaranya:
 * Penyelundupan di Bandara Hang Nadim: Pengungkapan penyelundupan narkotika yang memanfaatkan jalur penerbangan sipil.
 * Jaringan Pengedar Lintas Wilayah: Penangkapan tiga tersangka berinisial AA, H, dan RD di Batam dengan barang bukti lebih dari 1,8 kilogram sabu.
 * Mini Laboratorium Narkotika di Tanjung Piayu: Penggerebekan ini menjadi penemuan paling signifikan. Di lokasi tersebut, polisi menyita 5,5 kilogram sabu, 556,3 gram serbuk ekstasi, serta peralatan dan bahan kimia yang digunakan untuk produksi narkoba. Penemuan ini mengindikasikan bahwa Batam tak lagi sekadar menjadi pintu masuk narkoba, tetapi juga pusat produksinya.
Dampak dan Langkah Lanjutan
Secara keseluruhan, sepanjang tahun 2025 hingga pertengahan September, Ditresnarkoba Polda Kepri telah berhasil mengungkap 216 kasus dengan 298 tersangka.
Jumlah ini merupakan bukti kerja keras tanpa henti dalam menjaga keamanan masyarakat. Barang bukti yang disita juga sangat masif, mencapai puluhan hingga ratusan kilogram/gram untuk beberapa jenis narkotika.
Berdasarkan perhitungan kepolisian, dari seluruh barang bukti yang diamankan, negara telah berhasil menyelamatkan lebih dari 853.040 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, menegaskan bahwa penyelidikan akan terus dikembangkan hingga ke akarnya. Pihak kepolisian akan berupaya membongkar siapa otak di balik produksi dan distribusi, termasuk siapa yang mengajarkan cara pembuatan narkotika.
“Meskipun mereka mengaku baru sekali melakukan, kami akan terus mendalaminya,” tegas Kapolda.
Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba). Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan terwujud lingkungan yang bersih dari narkoba demi melindungi generasi muda dan masa depan bangsa. [ALBAB]
Baca Juga :  GAWAT!!! "PARMAN" Diduga kebal Hukum Pelaku Galian C Cut And Fill Penambangan Tanpa Izin Merajalela di Teluk mata ikan berdekatan di POLDA Instansi Terkait Harus Menindak Tegas..!!

Berita Terkait

SKANDAL DUGAAN TAMBANG PASIR LAUT DI KARIMUN! ABDUL RAHMAN, S.H., M.H.: APH DAN MINTA APH BESERTA KEMENTERIAN ESDM JANGAN TUTUP MATA
GEJOLAK GELPER BATAM! 10 Lokasi Di SURATI  ALIANSI LSM ORMAS PEDULI KEPRI INGATKAN RESIKO HUKUM
Mawar Putih
Lima Tersangka Kasus Blackout Batam-Bintan, Tanggung Jawab Manajemen PLN Batam Dipertanyakan
Misteri Blackout Batam Terungkap! IPJI Kepri Tantang Bareskrim Bongkar Fakta
Respons Cepat Laporan Pengeroyokan di Bengkong Batam, Polisi Sudah Periksa 4 Saksi
Polda Kepri Tindak Lokasi Penyalahgunaan Narkotika Di Kota Batam, Dorong Pemulihan Kawasan.
Kasus Dugaan Korupsi PLN Batam: Transfaransi Dipertanyakan, KPK Ditantang Turun Tangan?

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB

NASIONAL

Babinsa Ajak Perkuat Kebersamaan Sambut Penilaian Posyandu

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:33 WIB