‎Upaya Bersama Jaga Ekosistem, Kodim Sumbawa Turun ke Lapangan ‎

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 12:19 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTB – Sumbawa, 4 September 2025 — Kodim 1607/Sumbawa bersama Satgas Perlindungan Hutan Kabupaten Sumbawa melaksanakan patroli pengamanan hutan di kawasan RTK 61 Kelompok Hutan Batu Lanteh, wilayah administrasi Desa Luk, Kecamatan Rhee. Kegiatan ini diikuti oleh 25 personel gabungan yang terdiri dari Balai KPH Batu Lanteh, Kodim 1607/Sumbawa, Polres Sumbawa, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

‎Patroli dimulai sejak pukul 08.30 WITA dengan melakukan pemantauan dan menindaklanjuti laporan adanya aktivitas illegal logging di sejumlah titik, antara lain Unter Sengkrek, Sampar Kubir, Batu Takat, dan Sanola. Setelah melalui apel persiapan yang dipimpin Kepala Balai KPH Batu Lanteh, tim bergerak ke lokasi prioritas, yaitu Batu Takat. Lokasi ini sebelumnya pernah dilakukan pengecekan dan diketahui rawan aktivitas perambahan hutan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Hasil pengecekan lapangan menemukan adanya tanda-tanda aktivitas baru berupa pembersihan tanaman bawah dan pembuatan lorong sejauh 445 meter mendekati kawasan hutan. Meski masih berada di luar kawasan hutan, lokasi ini berpotensi menjadi titik awal perambahan. Tim kemudian melaksanakan diskusi bersama perangkat desa untuk menentukan langkah terbaik.

Baca Juga :  Kapolri Pastikan Siap Amankan Kepulangan Kepala Negara dan Delegasi KTT ASEAN

‎Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa lokasi Batu Takat memiliki peran vital sebagai sumber mata air dan lahan pertanian warga. Beberapa tahun sebelumnya, masyarakat sepakat melindungi area tersebut, namun masih ada kelompok kecil sekitar yang tetap melakukan aktivitas perambahan. Informasi dari Sekdes Luk juga menyebutkan bahwa lahan tersebut tidak memiliki alas hak kepemilikan dan berdasarkan pengecekan locus GIS, masih berada di luar kawasan hutan namun dianggap APL oleh masyarakat.

‎Pjs. Perwira Seksi Operasional (Pasi Ops) Kodim 1607/Sumbawa, Kapten Inf Triono Budi Waskito, menyampaikan bahwa keterlibatan Kodim dalam kegiatan patroli ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung perlindungan kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Aliansi LSM Bongkar Ratusan Aset Tanah Pemkab Sumbawa Belum Bersertifikat, BKAD Sumbawa Janji Percepat Sertifikasi

‎“Kodim 1607/Sumbawa mendukung penuh upaya bersama menjaga kawasan hutan dari ancaman perambahan yang dapat merusak ekosistem, termasuk sumber mata air masyarakat. TNI akan selalu bersinergi dengan KPH, Polres, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mencari solusi terbaik, sehingga upaya perlindungan hutan berjalan seimbang dengan kepentingan warga,” tegas Kapten Inf Triono.

‎Beliau juga menambahkan, kesadaran dan peran aktif masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjaga hutan tetap lestari. Kodim mengimbau agar semua pihak menghormati kesepakatan yang telah dibuat, demi keberlangsungan lingkungan dan kesejahteraan generasi mendatang.

‎Seluruh rangkaian patroli pengamanan hutan selesai pada pukul 18.30 WITA dalam keadaan aman dan tertib. Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mencegah aktivitas perambahan hutan di wilayah Kabupaten Sumbawa.

‎(Pendim 1607/Sumbawa)

Berita Terkait

Patroli Rutin Koramil 1607-02/Empang, Upaya Preventif Jaga Kondusivitas Wilayah
Anggota Kodim 1607/Sumbawa Turut Ambil Bagian dalam Kegiatan Donor Darah Hari Bakti Imigrasi ke-76
‎Koramil Tunjukkan Sinergi Kewilayahan pada Kirap Pataka
‎Humanis dan Preventif, Patroli Malam Koramil 1607-12/Moyo Hilir Sasar Remaja dan Pemukiman
Dandim 1607/Sumbawa Tegaskan Komitmen TNI AD dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Gontar
Danramil 1607-04/Alas Hadiri Upacara Serah Terima Panji Lambang Kabupaten Sumbawa
‎Semarak HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, Kodim 1607/Sumbawa Tunjukkan Kepedulian Sosial
‎Koramil 1607-09/Utan Pastikan Serah Terima Bendera Pataka Berjalan Aman dan Khidmat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB