Aksi Akbar Aliansi PPS Siap Guncang Sumbawa, Tuntut Dukungan Pemerintah Pusat hingga Presiden

REDAKSI NTB

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 20:46 WIB

50222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar|NTB, (4 September 2025),– Gelombang perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) kian menguat. Aliansi PPS secara resmi telah melayangkan surat pemberitahuan kepada aparat terkait mengenai rencana Aksi Akbar yang akan digelar pada 22–25 September 2025 mendatang.

Aksi tersebut disebut bakal menjadi pertemuan besar lintas elemen masyarakat, melibatkan tokoh agama, pemuda, organisasi masyarakat, akademisi, hingga rakyat dari seluruh penjuru Pulau Sumbawa. Dalam surat resminya, Aliansi PPS bahkan mengundang jajaran pemerintah desa, BPD, camat, DPRD, bupati, Mendagri, gubernur NTB, hingga Presiden RI untuk hadir langsung memberikan dukungan.

Koordinator Aksi Aliansi PPS, Sirojuddin, Jahuddin Dhenis, Syaifullah yang didampingi Korlap Rudini, Sugianto dan Ismail Cing, dalam keterangan siaran pers, Kamis (4/9/2025), menegaskan bahwa pembentukan PPS sudah tidak bisa lagi ditunda. Menurutnya, Daerah Otonomi Baru (DOB) harus segera direalisasikan, meski tanpa bantuan anggaran pemerintah pusat sekalipun.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun sejumlah tuntutan strategis yang akan disuarakan dalam Aksi Akbar tersebut, antara lain:

1. Melakukan aksi di Polres Sumbawa.

Baca Juga :  Baru 2 Minggu Menjabat, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Bongkar Mafia LPG Oplosan

2.  DPRD dan Bupati Sumbawa segera mengeluarkan pernyataan dukungan resmi, membentuk Pansus PPS, dan mengkomunikasikan aspirasi ke pusat.

3. DPRD dan Bupati se-Pulau Sumbawa diminta menandatangani kembali Piagam Komitmen PPS.

4. DPRD Provinsi NTB harus mengeluarkan pernyataan dukungan resmi serta memperjuangkan PPS di tingkat pusat.

5. Mendagri dan Presiden RI diminta membuka moratorium DOB, menerbitkan regulasi percepatan PPS, dan menjadikan PPS prioritas nasional dalam RAPBN 2026.

6. Dana Bagi Hasil (DBH) SDA dan pajak perusahaan besar di Pulau Sumbawa ditahan sementara di daerah hingga PPS terbentuk.

7. Seluruh kegiatan berskala nasional di Kabupaten Sumbawa dihentikan sementara sebelum PPS diwujudkan.

Aliansi PPS menegaskan, apabila tuntutan ini tidak segera direspons, maka pihaknya bersama seluruh masyarakat Pulau Sumbawa siap menggerakkan Gerakan Rakyat (People Power).

“PPS adalah harga mati,” tegas pernyataan resmi Aliansi. “Ini demi percepatan pembangunan, kemandirian dalam mengelola sumber daya, mendekatkan pelayanan publik, serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi rakyat Pulau Sumbawa.”

Baca Juga :  Berkah Ganda, HUT PJI ke-28,Jerison Togelang Sah Pimpin PJI Kaltim

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi PPS, Rindu Permata, memberikan tanggapan keras terkait aksi dan tuntutan yang telah dilayangkan.

“Jangan sekali-kali main-main dengan aspirasi rakyat Pulau Sumbawa. PPS bukan sekadar wacana, tapi kebutuhan mendesak demi keadilan dan pemerataan pembangunan. Jika pemerintah pusat terus mengabaikan, maka rakyat akan turun langsung menuntut haknya,” ujar Rindu Permata dengan nada tegas.

Ia menambahkan, PPS lahir dari semangat kolektif seluruh masyarakat Pulau Sumbawa yang selama ini merasa termarjinalkan dalam pembangunan di NTB.

“Sudah terlalu lama Sumbawa hanya jadi penonton. SDA kita melimpah, tapi tidak kembali pada rakyat. Dengan PPS, kami ingin berdiri di kaki sendiri, mengatur rumah tangga daerah kami sendiri,” pungkasnya.

Aksi akbar pada 22–25 September nanti diyakini akan menjadi salah satu momentum terbesar dalam sejarah perjuangan pemekaran daerah di Pulau Sumbawa. Semua mata kini tertuju pada respons pemerintah daerah, DPRD, hingga pemerintah pusat: Apakah aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa akan dijawab, atau justru dibiarkan bergejolak?. (Af)

Berita Terkait

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Optimalisasi Irigasi Mamak-Kakiang
Sinergi TNI dan PKK Jadi Pilar Penguatan Keluarga dalam Mewujudkan Sumbawa Sejahtera
Babinsa Koramil Lape-Lopok Ajak Warga Tangkal Hoaks dan Jaga Kebersihan
Dukung Kesejahteraan Warga, Serma Sukardi Ikuti Sosialisasi Kebijakan Desil di Moyo Utara
Boost Your Casino Loyalty: Strategies for Keeping Players Engaged
Odkrijte Skrivnosti Uspeha v Svetu iger na Sankra.si
As Histórias Incríveis dos Campeões que Mudaram o Poker para Sempre
Criptovalute nei Casinò Online: Opportunità e Difficoltà da Affrontare

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kades Cup II Desa Labuhan Kuris Jadi Momentum Mempererat Persatuan dan Menumbuhkan Sportivitas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Babinsa Hadiri Musrenbangdes Pamanto, Kawal Aspirasi Warga untuk Pembangunan Desa Tahun 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas, Babinsa Turut Kawal Upaya Pencegahan Stunting di Desa Bunga Eja

Berita Terbaru