Viral di Medsos, LSM Sumbawa Kutuk Keras Ucapan AY: “Kami Bukan Preman!”

REDAKSI NTB

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 14:26 WIB

503,399 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar|NTB, (2 September 2025),– Pernyataan seorang pemuda berinisial AY di akun Facebook pribadinya menuai polemik dan menimbulkan reaksi keras dari sejumlah pegiat LSM atau NGO di Kabupaten Sumbawa. Dalam statusnya, AY menyebut adanya pihak-pihak yang dianggap sebagai “preman” dengan dalih menjaga kondusifitas daerah, yang dinilai menyudutkan tokoh masyarakat dan aktivis lokal.

Unggahan AY tersebut kemudian diposting ulang oleh akun Facebook milik Erman Hermawan, Owner SumbawaTV sekaligus pegiat media sosial dan tokoh media yang akrab disapa Bang Eman, Selasa (2/9/2025).

Ia menegaskan keberatannya dengan menuliskan kalimat, “Ada apa ini? Seorang pemuda mengatakan: Apakah semua orang yang menghimbau dan mengajak masyarakat menjaga Sumbawa aman dan kondusif termasuk golongan orang-orang preman? Contoh yang memberi himbauan Rektor UNSA, Ketua MUI Sumbawa, dan saya sendiri. Dinda AY saya harapkan dapat koreksi pernyataan tersebut.”

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bang Eman juga mengingatkan agar perbedaan pendapat tidak diarahkan pada hal-hal yang berpotensi memecah belah. Ia menegaskan, kebebasan berpendapat tetap dijamin konstitusi, namun harus dilakukan sesuai aturan dan tidak merusak fasilitas umum.

Menanggapi polemik tersebut, Welsukrianto selaku perwakilan pegiat LSM/NGO Sumbawa menyatakan sikap tegas. Ia menilai pernyataan AY tidak hanya keliru, namun juga menghina dan melukai perasaan para aktivis yang selama ini berkontribusi menjaga kondusifitas daerah.

Baca Juga :  TNI Hadir untuk Rakyat, Tradisi Ogoh-Ogoh di Lunyuk Berlangsung Aman dan Penuh Makna

“Kami sangat keberatan jika ada statement seperti itu. Kami ini punya niat baik, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan kedamaian di Sumbawa. Tapi dengan pernyataan tersebut, kami justru dianggap preman. Itu penghinaan berat bagi kami,” tegasnya.

Ia menambahkan, para pegiat LSM bukanlah pihak yang menghalangi aksi demonstrasi mahasiswa, melainkan berupaya agar penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan damai. Hal itu terbukti dari aksi mahasiswa yang berlangsung aman di depan Kantor DPRD Sumbawa, yang dihadiri langsung Ketua DPRD, Bupati, Kapolres, dan Dandim 1607 Sumbawa.

“Syukur alhamdulillah, aksi demo hari ini berjalan tertib, aman, dan kondusif. Aspirasi mahasiswa didengar langsung oleh pimpinan daerah. Tapi sangat disayangkan ada putra daerah yang justru menyebut kami preman. Ini membuat kami terpukul,” ujarnya.

Foto; Welsukrianto di ruang unit tipidter polres sumbawa (2/9).

Welsukrianto memastikan pihaknya bersama sejumlah pegiat LSM melaporkan pernyataan AY ke pihak kepolisian. Mereka menilai unggahan tersebut berpotensi memprovokasi dan menimbulkan kebencian di tengah masyarakat.

“Kami mengecam keras pernyataan itu dan akan menempuh jalur hukum. Status seperti ini bisa memicu kebencian dan mengadu domba. Kami serahkan sepenuhnya pada aparat penegak hukum untuk memproses,” tandasnya.

Baca Juga :  ‎Motivasi Alumni: Dandim 1607/Sumbawa Bangkitkan Semangat Wisudawan UMM

“Dan Kami sangat prihatin dengan TNI-POLRI yang selalu siaga bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat, mengajak dan memberi himbauan kepada segenap masyarakat mengajak kita semua bagaimana sumbawa intan bulaeng tetap aman dan kondusif,”tutupnya.

Dalam unggahannya, AY menuliskan status di akun Facebook pribadinya yang menyatakan, “Saya jadi tertantang untuk demo bersama rakyat jika pemerintah Kabupaten Sumbawa membenturkan rakyat dengan preman dengan dalih menjaga kondusifitas daerah.”

Ia bahkan menambahkan ungkapan dalam bahasa Sumbawa: “Apa kapasitas nene bua sate sama bungkam rakyat, sate ku to merua preman nene, yang kalau diartikan: apa kapasitas kalian untuk membungkam rakyat, saya ingin tahu sejauh mana preman kalian.”

Ungkapan tersebut lah yang membuat pegiat LSM merasa geram, tersinggung, sekaligus terhina.

Hingga berita ini diterbitkan, laporan resmi ke pihak kepolisian langsung dilakukan oleh Welsukrianto perwakilan LSM Sumbawa. Mereka berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti persoalan ini demi menjaga suasana kondusif di Kabupaten Sumbawa. (Af)

Berita Terkait

Mutya Gustina: “Viral Dulu Baru Bertindak?” Dugaan Kasus Anak Panti Asal KSB di Bali Jadi Alarm Keras Perlindungan Anak
Meski Hadir Usai Acara Berlangsung, Kehadiran Kasat Lantas Polres Sumbawa Tetap Menjadi Kehormatan Besar bagi Keluarga Mempelai
Satlantas Polres Sumbawa Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas, Kapolres Bekali Pengemudi Ojek Online dengan Pelatihan PPGD dan Salurkan Bansos
‎Bupati Sumbawa Hentikan Tambang Emas Ilegal di Lantung, Green Bulaeng Desak Polisi Pasang Police Line dan Usut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Ayahwa Ketuk Pintu Kemensos, Desak Percepatan Pemulihan Banjir dan Akses Pendidikan di Aceh Utara
‎ ‎Sinergi Babinsa dan Pemerintah Desa Sampe Siapkan Perayaan HUT ke-81 RI ‎
Bupati Sumbawa Bersama Forkopimda Sidak Tambang Rakyat di Lantung, Tegaskan Tak Ada Lagi Aktivitas Tanpa Legalitas
Dituduh Tanpa Bukti Terkait Narkoba, IRT Klaim Diintimidasi Kades Kukin, Polisi Sebut Informasi Masih Sebatas Isu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru