Ketua Bhayangkari Lombok Utara: Perempuan Adalah Motor Penggerak Ekonomi Keluarga

REDAKSI NTB

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:06 WIB

50310 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Utara|NTB, – Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas organisasi dalam memperkuat peran perempuan melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal itu disampaikannya usai menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Lombok Utara masa bakti 2025–2030, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Senin (25/8).

“Kehadiran saya di sini adalah untuk memberikan ucapan selamat sekaligus dukungan penuh kepada Ketua dan Pengurus IWAPI yang baru. Bhayangkari siap berkolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan dan UMKM,” ujar Ny. Heny.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, kerja sama Bhayangkari dan IWAPI memiliki peluang besar dalam membangun ekonomi keluarga melalui optimalisasi wirausaha perempuan. Dukungan organisasi perempuan, menurutnya, harus hadir secara moral, spiritual, maupun material agar setiap perempuan dapat berkarya tanpa batas.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi perempuan dalam dunia usaha, mulai dari stigma keterbatasan dibanding laki-laki, anggapan bahwa berwirausaha membutuhkan modal besar, hingga pandangan bahwa menjadi anggota IWAPI hanya untuk pelaku usaha mapan.

Baca Juga :  Aksi Hearing Bersejarah: Pemuda Desa Lito Siap Blokade Jalan, Kades Sepakat Tahan Aktivitas Tambang

“Stigma ini perlu digeser. Siapa pun bisa memulai usaha, dan modal utama adalah mental enterpreneur. Memulai lebih awal lebih baik, karena setiap proses akan mengajarkan pengalaman berharga,” katanya.

Lebih jauh, Ny. Heny menekankan peran strategis perempuan, khususnya ibu, dalam keluarga. Ia menyebut rumah sebagai sekolah pertama bagi anak, tempat nilai-nilai empati, simpati, sikap saling menghormati, dan keberanian mengemukakan pendapat ditanamkan sejak dini.

“Ibu adalah guru kehidupan. Ia bisa menjadi ahli masak, ahli keuangan, psikolog, bahkan tenaga kesehatan bagi anaknya. Karena itu perempuan harus terus melengkapi diri dengan ilmu pengetahuan agar mampu mendampingi generasi penerus dengan tepat,” ujarnya menambahkan.

Kepada para perempuan yang ingin memulai usaha, Ny. Heny berpesan agar tidak takut mencoba hal baru dan menghargai setiap proses yang dijalani. Ia mencontohkan kisah pendiri KFC yang baru sukses di usia 70-an setelah berulang kali gagal.

“Bangkitlah dari ketidaksempurnaan, teruslah berproses, berdoa, dan jalani usaha dengan gembira. Dukungan keluarga sangat penting karena menjadi energi besar bagi mereka yang sedang berusaha,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua IWAPI Lombok Utara, Hj. Aryani Rahmawati, menegaskan bahwa IWAPI berkomitmen mendukung peran perempuan dalam memperkuat perekonomian keluarga yang mandiri sekaligus meningkatkan kontribusi UMKM menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Ketua LSM Lingkar Hijau, Bung Taufan: “Aroma Rekayasa Semakin Menyengat, IPR Koperasi SBL Harus Dicabut!”

“Program kami terutama adalah mendorong produk UMKM yang belum memiliki izin BPOM agar segera mengurus perizinan. Sementara produk yang sudah berizin akan kami dorong agar bisa berkembang, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Itu target utama IWAPI Lombok Utara,” tegas Hj. Aryani.

Ia menambahkan, IWAPI Lombok Utara akan memanfaatkan momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IWAPI sebagai ajang memperkenalkan produk unggulan lokal di tingkat nasional. Salah satu fokus utamanya adalah mengangkat kembali kopi khas Lombok Utara yang dinilai masih kurang mendapat perhatian.

“Selain kopi, kami juga akan memperkuat berbagai produk dari anggota IWAPI yang mayoritas merupakan pelaku UMKM, seperti usaha kuliner, pakaian, dan produk kerajinan lainnya,” tambahnya.

Baik Bhayangkari maupun IWAPI menekankan bahwa kemajuan daerah tidak dapat dikerjakan sendiri, melainkan melalui sinergi antara pemerintah, organisasi perempuan, sektor swasta, dan masyarakat. Kolaborasi itu diharapkan mampu membuka ruang-ruang diskusi produktif untuk mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus menguatkan kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah. (*)

Berita Terkait

TNI & Bea Cukai Sumbawa Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal
‎Pengabdian Tanpa Batas, Koramil Moyo Hilir Menjaga di Waktu Malam
‎Langkah Bersama Babinsa dan Warga, Songkar Bangun Desa Tangguh Bencana
Audit Lapangan Itdam IX/Udayana, Jembatan Gantung Sumbawa Dipastikan Dukung Ekonomi dan Pendidikan
‎Babinsa Koramil 03/Ropang Perkuat Peran Teritorial dalam Sosialisasi IKD
‎Lewat Jam Komandan, Babinsa Didorong Lebih Aktif dan Responsif di Wilayah Binaan
Hadir di Tengah Sunyi, Koramil Lunyuk Jaga Stabilitas Lingkungan
Babinsa Brang Kolong Turut Sukseskan Penanaman Mangrove di Dusun Lab. Ujung

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:21 WIB

SPBU Nelayan Milik KNTI Aceh Selatan diresmikan 2 kementerian

Selasa, 28 April 2026 - 19:17 WIB

SPPG Yayasan Ammar Aceh Madani Genjot Peran UD. Alfarisi Sebagai Mitra Strategis

Senin, 27 April 2026 - 13:41 WIB

Penyegaran Birokrasi, H. Mirwan Lantik 24 Pejabat Administrator

Jumat, 24 April 2026 - 20:17 WIB

Izin Operasional Mati, Manajemen RSUD Yuliddin Away Buka Suara

Kamis, 23 April 2026 - 17:19 WIB

Sat Resnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Satu Pelaku Diamankan

Rabu, 22 April 2026 - 16:17 WIB

Kejari Aceh Selatan Eksekusi Barang Bukti

Senin, 20 April 2026 - 20:52 WIB

Breaking News,Kolaborasi Disdukcapil dengan Baitul Mal Hadirkan SIM-MAS TERPADU

Sabtu, 18 April 2026 - 15:53 WIB

Heriyanda Fetra Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PGRI Cabang Meukek

Berita Terbaru

NASIONAL

TNI & Bea Cukai Sumbawa Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal

Rabu, 29 Apr 2026 - 22:35 WIB