Terkesan Pemborosan, Sudah Hampir 1 Tahun KMP Selat Gelam Belum Di Operasikan, Apa Penyebabnya

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Rabu, 25 September 2024 - 12:36 WIB

50594 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun/Kepri – Dinas perhubungan Kabupaten Karimun di tahun 2023 mengangarkan pembelian sebuah kapal Roro mini, persisnya KMP Selat gelam dengan anggaran Rp. 9.584.592.480, dengan PT. Cahaya Anggum segara (CAS ) sebagai perusahaan pengadaanya seperti yang disampaikan Syahimi Sulaiman Pelaksana tugas ( PLT ) kepala dinas perhubungan melalui WhatsAps, Selasa (24/09/2024).

Namun sangat di sayangkan, sampai saat ini belum bisa beroperasi di sebabkan belum siap pelabuhanya, walaupun sudah hampir 1 tahun kapal tersebut ada di karimun.

Baca Juga :  Penyeludupan Benih Lobster Senilai 15 ,1 Miliar Digagalkan Atas Kerjasama Kanwil BC Dan Bareskrim Polri Dan Lantamal IV

Dari informasi yang berhasil kita himpun , KMP Selat Gelam akan di peruntukkan untuk pelayanan penyeberangan dari pulau Karimun ke Pulau Parit nantinya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait permasalahan di atas Arman Suandi SH ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jaringan Aspirasi Rakyat (JARAK) Kabupaten Karimun, menyampaikan, sepatutnya Pemda Karimun membangun infrastruktur sarana dan prasarana terlebih dahulu , bukan melakukan pengadaan barang baru melakukan pembangunan dermaga.

Baca Juga :  BLT Dana Desa Sungai Buluh Tahap 1 Dan II Tahun 2025, Kepada 29 KPM Telah Di Salurkan

Masih menurut Arman, Menurut kita perencanaan dan pengadaan kapal Roro ini terkesan dipaksakan sudah hampir satu tahun belum beroperasi juga.

“Ini kita Duga adalah pemborosan dan terkesan dipaksakan untuk mencari keuntungan,” Tegas Arman Mengahiri.

[SAJIRUN S]

Berita Terkait

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu
APH di minta sikat rokok ilegal/ rokok tanpa pita cukai di tanjung batu.
Rokok Ilegal Diduga Kian Marak di Tanjung Batu, APH dan Bea Cukai Diminta Bongkar Jalur Distribusi hingga ke Akarnya
Rokok Tanpa Pita Cukai Diduga Marak di Tanjung Batu, Bea Cukai dan Aparat Diminta Telusuri Jalur Distribusi
“Dugaan Peredaran Ekstasi di Star Club Wiko Karimun Seolah Bebas, Aparat Dituntut Bertindak: Siapa yang Bertanggung Jawab?”
Dugaan peredaran narkoba jenis ekstasi  di Star club wiko semakin marak, di minta kapolda kepri  turunkan tim untuk memberantasnya.
Pertemuan di  rumah dinas bupati merupakan Tindak lanjut rapat dengar  pendapat umum ( RDPU ) bupati karimun dan dewan perwakilan daerah (DPD ) RI
Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi Kembali Marak di Star Club Wiko

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu

Senin, 2 Nov 2026 - 09:32 WIB