Pemerhati Sosial Aceh Minta Panitia PON XXI Aceh-Sumut Diaudit, Soroti Pelaksanaan yang Amburadul

REDAKSI 2

- Redaksi

Rabu, 18 September 2024 - 15:42 WIB

50225 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh – Rabu, 18 September 2024 – Pemerhati sosial dari Aceh, Dedi Saputra, S.H., mengungkapkan keprihatinannya terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, yang menurutnya penuh dengan berbagai ketidakberesan. Dalam pernyataannya kepada media, Dedi meminta agar pihak berwenang segera mengaudit dan memeriksa kinerja panitia penyelenggara yang diduga tidak profesional dalam melaksanakan tugas mereka.

“Banyak peserta PON yang kecewa dengan penyelenggaraan ini. Mulai dari kualitas makanan yang tidak layak hingga fasilitas yang tidak memadai. Hal ini banyak dibahas di media sosial, dan kita sebagai masyarakat Aceh merasa malu atas ketidaksiapan panitia,” ujar Dedi saat ditemui di salah satu kafe Banda Aceh kupi idi Rayeuk Aceh Timur, Rabu (18/9).

Ia menyoroti bahwa dengan anggaran yang awalnya disebut-sebut sebesar Rp800 miliar, bahkan akhirnya mencapai Rp3,94 triliun, seharusnya penyelenggaraan PON XXI dapat berjalan dengan lebih baik dan profesional. Namun, kenyataan di lapangan justru sebaliknya, banyak masalah yang mencoreng nama baik Aceh sebagai tuan rumah bersama Sumatera Utara.

“Dengan anggaran sebesar itu, sangat disayangkan bahwa pelaksanaan PON justru terkesan amburadul. Ini sangat memalukan bagi Aceh, dan saya yakin masyarakat Aceh lain juga merasakan hal yang sama,” tambahnya.

Baca Juga :  Kapolda Bersama Wakapolda Aceh Sambut Kedatangan Tim Pusdokkes Polri

Dedi Saputra mendesak pihak terkait untuk segera melakukan audit mendalam terkait penggunaan anggaran dan mengusut dugaan ketidaksiapan panitia dalam mengelola acara sebesar PON XXI. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas harus dijunjung tinggi agar tidak terjadi penyimpangan yang merugikan negara dan masyarakat.

PON XXI Aceh-Sumut merupakan ajang olahraga terbesar di Indonesia, dan sebagai tuan rumah, Aceh diharapkan dapat menampilkan penyelenggaraan yang terbaik. Namun, dengan berbagai keluhan yang muncul, Dedi Saputra menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh perlu dilakukan demi perbaikan di masa mendatang.(tim)

Berita Terkait

H. Mirwan Hadiri Undangan Gubernur dalam RUPS Bank Aceh Syariah
Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen
Truk Tangki CPO Rusak Jalan Nasional, KPA Dorong Investasi Pelabuhan CPO untuk Solusi Jangka Panjang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:18 WIB

20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:53 WIB

Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kasus Sabu di Gayo Lues Kembali Terungkap, Tantangan Memutus Jaringan Masih Besar

Berita Terbaru