KKB Ilaga Kembali Terang-Terangan Dalam Melakukan Aksinya

REDAKSI 2

- Redaksi

Selasa, 6 Februari 2024 - 16:21 WIB

50287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILAGA – Penyerangan terhadap Aparat Keamanan TNI-Polri Kembali terjadi ditengah upaya untuk menjaga stabilitas keamanan masyarakat di Kabupaten Puncak Distrik Ilaga. Selasa (6/2/2024).

Terekam jelas dalam monitoring kegiatan masyarakat yang dilakukan menggunakan Drone oleh jajaran Apkam TNI Polri Distriki Ilaga, bahwa pada saat pagi hari sekitar Pukul 10.30 WIT terlihat masyarakat di Distrik Omukia berbondong-bondong meninggalkan Distrik yang menjadi tempat tinggal mereka.

Hal yang tidak biasa ini tentunya menjadi pemicu kepada Apkam TNI-Polri untuk menghampiri masyarakat dan memintai keterangan akan hal apa yang terjadi di Distrik Omukia tersebut. Dari komunikasi yang dilakukan, ditemukan fakta bahwa masyarakat yang meninggalkan Distrik tersebut disebabkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berupaya untuk masuk ke daerah tempat tinggal mereka dan ingin melakakukan aksi dengan merusak Puskesmas Omukia dan Jembatan penghubung antara Distrik Ilaga dan Distrik Omukia.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami su (sudah) kosongkan kampung karena tidak mau terlibat dengan dorang (mereka KKB), dorang tadi masuk ke kampung kemudian mau kasih rusak Puskesmas dan Jembatan, dorang juga pegang besi (Senjata) jadi kita semua takut” ujar Bapak Nopi Kogoya selaku salah satu masyarakat yang dimintai keterangan pada saat kejadian.

Baca Juga :  Amnesti untuk Separatis Papua: Jalan Damai atau Ancaman Disintegrasi Bangsa?

Aksi pembakaran dan pengrusakan fasilitas umum ini memang sudah menjadi hal yang acap kali dilakukan oleh KKB, tercatat sudah beberapa kali aksi pembakaran dan pengrusakan yang dilakukan. Mulai dari pembakaran bangunan SMAN 1 Ilaga, Pembakaran Tower BTS Ilaga, pembakaran bangunan RSUD Ilaga, pembakaran Honai (tempat tinggal adat Papua) masyarakat, pemutusan jalan utama di Distrik Gome dan masih banyak lagi aksi pembakaran dan pengrusakan yang dilakukan.

Tidak ingin pembakaran maupun pengrusakan yang sama terjadi kembali dan sebagai antisipasi awal guna tetap menjaga stabilitas keamanan, jajaran Apkam TNI-Polri pun menggelar operasi bersama dimana kegiatan yang dilaksanakan adalah Patroli Gabungan. Tentunya kegiatan patroli ini semakin efektif dan lebih aman dikarenakan kondisi Distrik Omukia pada saat itu sudah dikosongkan sepenuhnya oleh masyarakat, sehingga dapat dipastikan bahwa yang masih ada didalam Distrik tersebut hanyalah KKB yang akan melakukan aksinya.

Tidak berselang lama sekitar 30 menit setelah Patroli Gabungan dilaksanakan, tim Patroli menerima sejumlah tembakan yang mengarah terhadap tim, sehingga kontak tembak yang tidak terelakan pun terjadi kurang lebih selama 5 jam. Dari kontak tembak tersebut, Apkam TNI Polri berhasil mengamankan 2 orang yang merupakan anggota KKB pimpinan Jacky Murib yang terpisah oleh kelompoknya dikarenakan terjatuh dan terluka saat dilakukan pengejaran.

Baca Juga :  Jaga Keamanan dan Tangkal Informasi Provokatif, Koramil 1607-07/Lunyuk Aktif Sambangi Warga di Malam Hari

Tidak cukup sampai disitu, Apkam TNI Polri juga berhasil menewaskan 1 KKB a.n Warinus Murib (DPO Polres Kab. Puncak) yang pada saat itu memegang 1 Pucuk Senjata Api Aktif jenis Mouser Kaliber 7,62 mm, sehingga jenazah DPO Warinus Murib dan 1 Pucuk Senjata Api beserta sejumlah 17 butir munisi aktif berhasil diamankan.

Pada malam hari pasca kejadian kontak tembak, dikarenakan KKB merasa tidak terima dengan operasi yang dilakukan oleh Apkam TNI-Polri sehingga para KKB melakukan pembakaran terhadap Honai-honai yang berada cukup jauh dari lokasi kejadian dan tidak mungkin terjangkau oleh Apkam TNI-Polri.

Hingga saat ini kondisi di Wilayah Kabupaten Puncak khususnya di Distrik Omukia terpantau aman, masyarakat juga sudah kembali ke rumahnya masing-masing dan sangat berterimakasih kepada Apkam TNI-Polri yang sudah berhasil mengusir para KKB dari kampung tempat tinggalnya.

Sumber: Autentikasi : Yonif Raider 300 Siliwangi.

Berita Terkait

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bicara di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI 2026
‎Gotong Royong Bersihkan Pantai Ai Limung, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat ‎
Perkuat Pelayanan Air Bersih, Dandim 1607/Sumbawa Dukung Kebijakan Penyesuaian Tarif Perumda Batulanteh
Tim Inafis Turun Tangan Usai Penemuan ABK Meninggal di Perairan Gilimas
Kodim 1607/Sumbawa Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Penyiapan Satuan Perbantuan Triwulan II TA 2026
Kasdim 1607/Sumbawa: Data Akurat Kunci Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Nasional
‎Kebersamaan TNI dan Rakyat Terwujud dalam Pembangunan Masjid Baiturrahman
Anggota Posramil 02/Plampang Gelar Patroli Malam Demi Jaga Keamanan Wilayah

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru