FAKSI : Sebaiknya Panwaslih Dibubarkan Saja !

REDAKSI 2

- Redaksi

Kamis, 1 Februari 2024 - 11:53 WIB

50549 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny H, kembali melontarkan kritik tajam soal kinerja panwaslih di Aceh, khususnya di Aceh Timur, yang dinilai tidak becus mengantisipasi terjadinya dugaan praktek kotor politik uang serangan fajar dari tahun ke tahun. Nyatanya tidak ada hal berarti yang dilakukan pihak panwaslih untuk menciptakan pemilu yang adil dan bersih secara nyata.

Aktivis HAM itu bahkan berpendapat agar sebaiknya panwaslih dihapuskan atau dibubarkan saja, karena dinilai tidak efektif dan keberadaannya hanya menghambur – hamburkan uang negara. Selanjutnya fungsi pengawasan pemilu mungkin bisa dilakukan oleh unsur independen lainnya, yang lebih bertanggungjawab.

” Kami menilai keberadaan panwaslih tidak efektif untuk menciptakan pemilu damai, bersih dan berkeadilan, buktinya terkesan terjadi pembiaran terhadap praktek kotor politik uang di Aceh Timur pada pileg 2024 ini, tanpa ada upaya pencegahan apa pun yang efektif dari panwaslih ini, sedangkan anggaran untuk mereka lumayan besar, bahkan nama mereka panitia pengawas, tapi hanya menganga saja,” kata Ronny, Kamis 1 Febuari 2024.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan aktivis cadas itu bukan tak beralasan, hal itu disebabkan makin maraknya isu terjadinya politik uang di tengah masyarakat Aceh Timur yang dinilai sangat meresahkan, diduga akibat lemahnya pengawasan dan tindakan dari pihak panwaslih Aceh Timur, dan pihak terkait lainnya, yang seolah tidak memiliki rasa tanggungjawab moral apapun terkait persoalan itu.

” Praktek kotor politik uang ini kesannya sudah dianggap biasa dan dibiarkan begitu saja terjadi, bahkan diduga makin parah dengan adanya upaya pengumpulan KTP masyarakat dari pihak – pihak tertentu diduga untuk dilakukan serangan fajar, ini kan sudah parah kerusakan moral yang terjadi di tengah masyarakat, tapi kesannya panwas membiarkannya seperti tak ada kejadian apa – apa, bahkan seolah dibebaskan,” ketus Ronny.

Baca Juga :  Korban Pengeroyokan Di jambo Lubok Aceh Timur, Minta Penegak Hukum Tangkap Para Pelaku

” Jadi omong kosong itu slogan – slogan pemilu damai pemilu bersih, yang spanduk dan kegiatan – kegiatannya dibuat dengan menghambur -hamburkan uang negara, bahkan kegiatan di hotel megah, tapi nol besar hasilnya, tak ada tindakan apa pun di lapangan untuk mengantisipasi dan menindak itu semua, jadi panwaslih ini pun patut dicurigai melakukan pembiaran politik uang, “ketus Ronny.

Dia mendesak agar Panwaslih Aceh Timur sampai ke tingkat terbawahnya diaudit dan diusut tuntas, agar lebih transparan dan penggunaan anggarannya benar – benar berbasis kinerja dan semuanya dapat dipertanggungjawabkan.

” Kami mendesak pihak terkait dan penegak hukum, mengaudit dan meungusut panwas ini sampai ke akar – akarnya, apa kerja mereka sebenarnya, dan apakah sudah sesuai secara administratif dan penggunaan anggaran di dalamnya, kenapa seolah seperti tidak ada panwaslih, buktinya gelagat terjadinya politik uang oleh para kontestan semakin merebak seolah tanpa pencegahan dan tindakan tegas dari mereka, tidak ada sosialisasi dan kampanye anti politik uang yang memadai, padahal itu sangat penting untuk menyelamatkan masa depan bangsa, ada apa dengan mereka ini, patut diselidiki,” ungkap Ronny.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Aceh Timur Cek SPBU Cegah Kecurangan dan Penyalahgunaan BBM

Padahal ungkapnya serangan fajar atau politik uang itu jelas – jelas melanggar hukum dan sangat melanggar norma agama, terlebih Aceh sebagai negeri syariat yang digembar -gemborkan penuh kemuliaan dan martabat di luar sana.

” Anehnya, padahal jelas praktek kotor serangan fajar itu politik uang jelas melanggar hukum, dan secara agama para ulama Aceh pun sudah mengatakannya itu haram, tapi terkesan makin merebak dan merajalela saja, bahkan pake modus kumpulkan KTP lagi untuk bagi – bagi uang haram? padahal ini negeri syariat, apa syariatnya sekarang sudah tinggal topeng belaka? Sedangkan memakan yang haram sudah dilakukan secara terang – terangan? lalu hanya tersisa pencitraan saja ke negeri luar, sedangkan para pemimpinnya dipilih dengan cara – cara kotor dan haram? anehnya lagi panwaslih ini malah melempem aja menyaksikan kerusakan parah ini terus terjadi, “ketus Putera Idi Rayeuk itu.

Ronny mengungkapkan pihaknya akan fokus mengungkap apa yang terjadi di tubuh penyelenggara pemilu hingga nantinya pemilu berakhir.

“Kami akan ungkap nanti semuanya, bahkan setelah pemilu, jika ada temuan atau kejanggalan dan keanehan di tubuh para penyelenggara pemilu ini, apa pun itu dan siapa pun dia kami tidak peduli, jika dirasa nantinya ada yang janggal bahkan tidak berkeadilan kami akan bongkar habis seperti kasus -kasus lainnya selama ini, ” Pungkas alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya.

[Tri Nugroho Pengabean]

Berita Terkait

Proyek Tanggap Darurat, Diduga Tanpa Pengawasan; BNPB Vs Pemkab Aceh Timur Saling Lempar Tanggung Jawab
Dugaan Kejanggalan Proyek Sumur Bor BNPB di Aceh Timur, Metode Geolistrik Dipertanyakan
Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Soroti Pembangunan Huntara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi
Rombongan Kafilah Aceh Timur Disambut Hangat di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Siap Mengikuti MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Bersinar di MTQ ke-37 Provinsi Aceh, Ini Kata Bupati
Kafilah Aceh Timur Tunjukkan Prestasi Gemilang di MTQ Aceh XXXVII
Spanduk Utama Di Lapangan Upacara Perayaan Hari Santri di Aceh Timur, Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru