Moyo Hilir, Sumbawa — Sebagai bagian dari tugas pembinaan wilayah, Danramil 1607-12/Moyo Hilir Kapten Cba Ruslan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Jami Faturrahman, Desa Berare, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Jumat (04/09/2026).
Kehadiran Danramil dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kedekatan aparat kewilayahan dengan masyarakat. Selain mempererat tali silaturahmi, momentum Maulid Nabi juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi serta membangun kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW turut dihadiri Camat Moyo Hilir Widodo, S.ST., M.Si., Kapolsek Moyo Hilir Iptu Totok Suwondo, S.IK., Kepala Desa Berare Ulul Asmi, S.Pd. beserta staf, Babinsa Desa Berare Serka Lalu Agus Darmawansyah, Bhabinkamtibmas Brigadir Nurjayanto, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Desa Berare.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Berzanji dan Kalam Ilahi. Selanjutnya, masyarakat mendapatkan tausiah keagamaan yang disampaikan Nasrullah, S.Sos., M.Si., dengan tema “Hijrah Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah.”
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk mengambil keteladanan dari perjalanan hijrah Rasulullah SAW, terutama dalam membangun kehidupan yang lebih baik, memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Danramil Moyo Hilir Kapten Cba Ruslan memanfaatkan momentum tersebut untuk terus membangun komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan sekaligus menjadi ruang bersama untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada generasi muda.
“Momentum Maulid Nabi hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat persaudaraan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapten Cba Ruslan.
Dalam kesempatan tersebut, unsur pemerintah dan kepolisian juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat, khususnya terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, potensi bentrokan antarpemuda serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.
Masyarakat juga diingatkan agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman maupun persoalan yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat.
Sebagai aparat kewilayahan, Danramil Moyo Hilir menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.
Kehadiran Danramil bersama unsur Forkopimcam dan aparat kewilayahan di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat hubungan antara aparat dan warga, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, harmonis dan penuh kebersamaan.
(Pendim 1607/Sumbawa)


































