Sumbawa Besar, Oposisinews86.com, (17 Juli 2026),– Komandan Koramil (Danramil) 1607-12/Moyo Hilir, Kapten Cba Ruslan, menegaskan komitmennya untuk mendukung pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Dalam wawancara eksklusif bersama wartawan Oposisinews86.com pada Jumat (17/7/2026), Kapten Ruslan menyampaikan bahwa Koramil bersama aparat terkait terus memperkuat langkah pencegahan, patroli, serta sinergi dengan masyarakat guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
Kapten Ruslan mengakui bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Danramil Moyo Hilir pada awal Juli 2026, salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah kondisi keamanan di Desa Serading, yang belakangan kerap menjadi sorotan publik terkait dugaan peredaran narkoba.
“Waktu hari kedua saya menjabat, saya bersama Babinsa langsung turun ke Desa Serading untuk melihat kondisi di lapangan. Aktivitas masyarakat memang cukup ramai karena desa tersebut berada di jalur jalan provinsi,” ungkapnya.
Menurut Kapten Ruslan, pihaknya mengetahui adanya informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai dugaan peredaran narkoba di Desa Serading. Menyikapi hal tersebut, Koramil tidak tinggal diam.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan para Babinsa agar berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan melalui sistem keamanan lingkungan (Siskamling), ronda malam, serta patroli bersama.
“Kami sudah memberikan arahan kepada pemerintah desa agar mengimbau masyarakat menjauhi narkoba dan mengaktifkan kembali siskamling. Kami juga beberapa kali ikut turun langsung patroli bersama masyarakat melihat situasi di lapangan,” katanya.
Sejak mulai bertugas pada 2 Juli 2026, Kapten Ruslan juga mengaku langsung memberikan “jam komandan” kepada seluruh anggota Koramil, terutama para Babinsa, agar lebih aktif melakukan pembinaan wilayah.
Ia menginstruksikan agar setiap kepala desa terus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba serta mengaktifkan ronda malam di titik-titik yang dinilai rawan terhadap gangguan keamanan maupun dugaan aktivitas peredaran narkoba.
“Alhamdulillah, sampai saat ini aktivitas malam di wilayah yang sebelumnya dianggap rawan sudah mulai berkurang. Bahkan masyarakat sudah memasang portal di setiap gang mulai sekitar pukul 20.00 WITA sebagai bentuk kepedulian menjaga keamanan lingkungan,” jelasnya.
Perkuat Sinergi dengan Polsek, Pemerintah Kecamatan dan Tokoh Masyarakat
Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah, Kapten Ruslan menegaskan bahwa Koramil terus membangun koordinasi dengan Polsek Moyo Hilir, Pemerintah Kecamatan, pemerintah desa hingga tokoh masyarakat.
Menurutnya, pembentukan Satgas Kecamatan maupun Satgas Desa menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pengawasan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami sudah berkomunikasi dengan Kapolsek, Camat Moyo Hilir serta tokoh masyarakat. Semua pihak harus bersinergi agar upaya menjaga keamanan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
“Tidak Pandang Bulu”
Menjawab harapan masyarakat agar aparat tidak hanya sebatas memberikan imbauan, Kapten Ruslan menegaskan bahwa dirinya memiliki komitmen kuat mendukung penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba.
“Komitmen saya jelas, tidak pandang bulu. Siapa pun yang menjadi bandar maupun pengedar narkoba akan kami dukung proses pemberantasannya bersama aparat penegak hukum. Kami juga berharap masyarakat jangan takut melapor kepada TNI maupun Polri apabila mengetahui adanya aktivitas tersebut,” tegas Kapten Ruslan.
Tanggapi Isu Inisial “R”
Saat ditanya mengenai informasi yang beredar tentang seseorang berinisial R yang disebut-sebut pernah menjadi target operasi aparat, Kapten Ruslan mengaku telah mengetahui informasi tersebut.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, yang bersangkutan saat ini disebut tidak berada di kampung halamannya.
“Kami mengetahui informasi tersebut. Namun untuk aktivitas yang bersangkutan, informasi yang kami terima saat ini dia tidak berada di kampungnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila masih terdapat oknum yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba, Koramil akan tetap bekerja sesuai kewenangan dengan membantu aparat penegak hukum melalui penggalian informasi dan koordinasi.
“Kalau memang ada dugaan keterlibatan seseorang, kami bersama Polsek akan bekerja sama mencari serta menggali informasi terlebih dahulu sebelum dilakukan langkah sesuai kewenangan aparat penegak hukum,” katanya.
Minta Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi
Terkait munculnya berbagai spekulasi mengenai dugaan kebocoran informasi saat operasi penindakan, Kapten Ruslan mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kalau soal isu kebocoran informasi seperti yang berkembang di media, saya berharap masyarakat menyikapinya secara bijak. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.
Ajak Warga Aktif Melapor
Di akhir wawancara, Kapten Ruslan mengajak seluruh masyarakat Moyo Hilir untuk bersama-sama memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi muda.
“Narkoba adalah musuh bersama yang merusak generasi kita. Saya mengajak seluruh masyarakat apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing agar segera melaporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun aparat terkait sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” pesannya.
Menutup wawancara eksklusif tersebut, Kapten Ruslan kembali menegaskan komitmen Koramil 1607-12/Moyo Hilir.
“Kami berkomitmen bersama aparat penegak hukum untuk terus mendukung pemberantasan narkoba di wilayah Kecamatan Moyo Hilir. Keamanan wilayah adalah tanggung jawab kita bersama, dan kami siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (Af)




































