Sumbawa Besar, oposisinews86.com, (14 Juli 2026), – Respons cepat ditunjukkan Babinsa Desa Boak, Koramil 1607-01/Sumbawa, Serda Rustam, bersama perangkat desa dalam menangani seorang warga yang mengalami depresi berat dan diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Langkah cepat tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan pasien, keluarga, dan masyarakat sekitar.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 09.00 WITA di kediaman Sarifuddin, warga RT 08/RW 03, Dusun Boak Dalam, Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Desa Boak Serda Rustam, Kepala Dusun Boak Dalam Rion Chandra, Ketua RW 03 Ahim, serta keluarga pasien.
Berdasarkan laporan yang diterima Babinsa dari istri dan keluarga, selama kurang lebih sepekan terakhir Sarifuddin menunjukkan perubahan perilaku yang mengkhawatirkan. Ia disebut sering berbicara sendiri, melamun, serta diduga beberapa kali mengancam akan melukai bahkan membunuh istri dan anak-anaknya. Kondisi tersebut membuat keluarga merasa ketakutan dan tidak lagi merasa aman tinggal serumah dengannya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa bersama Kepala Dusun dan Ketua RW segera mendatangi rumah yang bersangkutan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi terbaik melalui musyawarah bersama keluarga.
Hasil musyawarah menyepakati agar Sarifuddin segera diamankan dan dibawa ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan medis secara intensif, sehingga dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Sekitar pukul 09.30 WITA, Babinsa bersama Kepala Dusun melakukan pendampingan dan pengamanan saat membawa pasien menuju Puskesmas Kerato guna memperoleh surat rujukan. Setelah administrasi selesai, pasien kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) Sering untuk mendapatkan penanganan di Poli Jiwa.
Rombongan tiba di Puskesmas Kerato sekitar pukul 10.00 WITA, kemudian melanjutkan perjalanan menuju RSMA Sering dan tiba sekitar pukul 11.50 WITA. Pasien langsung didaftarkan di Poli Jiwa untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut oleh tenaga medis.
Tanggapan Babinsa
Babinsa Desa Boak, Serda Rustam, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat sekaligus membantu pemerintah desa dalam menangani persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
“Kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman serta memberikan pendampingan kepada keluarga agar pasien bisa segera mendapatkan penanganan medis yang tepat. Keselamatan keluarga dan masyarakat menjadi prioritas kami,” ujar Serda Rustam.
Ia menegaskan bahwa langkah persuasif melalui musyawarah dengan keluarga menjadi pilihan utama sebelum pasien dibawa ke fasilitas kesehatan.
Imbauan Babinsa
Serda Rustam juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada aparat desa, Babinsa maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan warga yang mengalami gangguan kejiwaan atau perubahan perilaku yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Jangan menunggu sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika ada anggota keluarga atau warga yang mengalami gangguan kejiwaan atau diduga terpengaruh penyalahgunaan narkoba, segera laporkan agar bisa ditangani bersama oleh pemerintah desa, aparat keamanan, dan tenaga kesehatan,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkotika karena selain melanggar hukum, narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental, menghancurkan keharmonisan keluarga, bahkan mengancam keselamatan jiwa.
Hingga proses rujukan selesai, situasi berlangsung aman dan kondusif. Pasien kini telah berada dalam penanganan tim medis di RSMA Sering untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan lebih lanjut. (Af)




































