LHOKSUKON/Oposisi News 86 — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengikuti rapat koordinasi nasional yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Senin, 9 Maret 2026.
Pertemuan tersebut memfokuskan pembahasan pada kesiapan daerah menghadapi Idul Fitri 1447 Hijriah serta evaluasi pelaksanaan Program 3 Juta Rumah.
Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM (Ayah Wa) diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara, H. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd. Rapat diikuti dari Ruang Rapat Bupati Aceh Utara.
Jamaluddin hadir bersama Asisten I Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Utara, Dr. Fauzan, S.STP., M.P.A., serta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Dalam forum tersebut, pemerintah daerah diminta memastikan stabilitas harga dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Plt Sekda menegaskan pengendalian inflasi menjadi prioritas agar lonjakan harga tidak membebani masyarakat saat memasuki puncak konsumsi tahunan.
Selain isu ekonomi, pertemuan juga mengevaluasi implementasi Program 3 Juta Rumah yang menjadi agenda strategis pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, kata Jamaluddin, terus memperkuat pendataan dan verifikasi agar pembangunan hunian layak benar-benar menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.
Percepatan pembangunan rumah dinilai penting bagi Aceh Utara yang masih memulihkan diri dari dampak banjir bandang dan longsor pada November 2025 lalu.
“Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah harus berjalan efektif, terutama dalam menjaga daya beli warga sekaligus mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat,” ujarnya.
Rapat ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Lebaran sekaligus memastikan target pembangunan perumahan nasional berjalan sesuai rencana. (SR)
Suber: Diskominfo Aceh Utara









































