Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

50196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. (C) Jamaluddin,S.Sos,M.Pd. Plt.Sekda Aceh. (Foto,Doc,Rasyidin/SR).

ACEH UTARA — Di tengah sisa-sisa dampak banjir yang belum sepenuhnya pulih, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali mengumumkan kabar baik: perekonomian daerah disebut tetap berada di jalur aman. Hingga akhir Januari 2026, tekanan inflasi diklaim terkendali dan harga kebutuhan pokok relatif stabil.

Pernyataan optimistis itu disampaikan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara, Dr. (C) Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., usai mengikuti agenda nasional pengendalian inflasi yang digelar pemerintah pusat secara virtual, Selasa, 27 Januari 2026, dari kantor Setdakab Aceh Utara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jamaluddin mengatakan, hasil pemantauan harga di pasar-pasar tradisional belum menunjukkan gejolak berarti. Pemerintah daerah menilai distribusi logistik mulai pulih setelah sempat terganggu akibat banjir yang merendam sejumlah kecamatan.
“Distribusi barang kembali berjalan normal. Pasokan mencukupi dan aktivitas ekonomi masyarakat mulai bergerak stabil,” ujar Jamaluddin.

Baca Juga :  Panwaslih Aceh Serta Panwaslih Aceh Utara Monev Tahapan Rekrutmen PTPS Di Nibong

Ia merujuk data Indeks Perkembangan Harga (IPH) pekan terakhir Januari 2026 yang, menurut pemerintah, mencerminkan tekanan inflasi rendah. Salah satu komoditas yang disebut memberi sinyal positif adalah cabai merah keriting, yang sebelumnya sempat melonjak akibat terputusnya akses distribusi saat banjir.

Meski demikian, klaim stabilitas ekonomi itu datang bersamaan dengan proses pemulihan yang masih berlangsung di lapangan. Sejumlah warga terdampak banjir masih berupaya memulihkan aktivitas usaha dan sumber penghidupan mereka.

Pemerintah daerah menyatakan tidak ingin berhenti pada pengendalian harga jangka pendek. Jamaluddin menegaskan Pemkab Aceh Utara tengah menyiapkan langkah pemulihan ekonomi berkelanjutan dengan mendorong kembali sektor-sektor produktif masyarakat.

Baca Juga :  PPA :Pileg Di Aceh Utara Penuh Dengan Kecurangan

“Kami mendorong pemanfaatan lahan yang relatif aman dari banjir, penguatan sektor pertanian dan perkebunan, serta percepatan pemulihan UMKM agar pendapatan masyarakat bisa kembali meningkat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menjaga ketersediaan bahan pangan, terutama menjelang periode rawan inflasi seperti meugang dan hari besar keagamaan yang kerap memicu lonjakan harga.

“Stabilitas ekonomi harus terus dijaga agar masyarakat merasa aman memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Jamaluddin.

Pemerintah daerah memastikan pemantauan harga dan distribusi pangan akan terus dilakukan. Namun, efektivitas klaim stabilitas ekonomi itu pada akhirnya akan diuji oleh kondisi riil di pasar dan daya beli masyarakat pascabanjir. (SR)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru