29 Desa Dapat SHU? Ketua Gempar NTB Soroti Kejanggalan Mekanisme Dan Logika kebijakan

REDAKSI NTB

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 19:47 WIB

50914 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar, oposisinews86.com, (Senin 17 November 2025),— Pernyataan tegas kembali dilontarkan Ketua LSM GEMPAR NTB, Rudini, S.P., merespons klaim Koperasi Tambang Selonong Bukit Lestari yang disebut telah menyalurkan Sisa Hasil Usaha (SHU) ke 29 desa sebagai bukti keberhasilan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) Lantung. Menurutnya, narasi yang di beritakan oleh beberapa media online dan televisi, bukan hanya menyesatkan, tetapi patut diragukan secara akademis, logis, maupun faktual.

Rudini menilai publik sedang disuguhi tontonan seremonial yang dibungkus seolah-olah sebagai pencapaian besar. Padahal, kata dia, keberhasilan IPR tidak dapat diukur dari panggung acara atau pembagian dana yang muncul tiba-tiba tanpa dasar data yang sahih.

“Terdapat indikator teknis, kontekstual, dan sosial-ekonomi yang justru tidak tampak sama sekali,” tegasnya,  saat di wawancarai awak media, Senin (17/11/2025) siang.

Ia membeberkan sederet kejanggalan mendasar yang masih mengelilingi IPR Lantung. Dokumen lingkungan seperti AMDAL atau UKL-UPL hingga kajian dampak sosial belum jelas keberadaannya. Proses sosialisasi dan pemetaan sosial—yang seharusnya menjadi prasyarat etis pembangunan berbasis masyarakat—pun disebut belum dilakukan secara menyeluruh.

“Data produksi tidak pernah dipublikasikan. Transparansi nol. Bahkan stakeholder teknis seperti ESDM maupun DLH tidak dilibatkan secara formal. Dengan kondisi demikian, dari mana sumber klaim keberhasilan itu?” ujarnya.

Menurut Rudini, sebuah program pertambangan rakyat hanya dapat dinilai sukses apabila seluruh tahapan dijalankan secara ilmiah, terukur, dan terbuka. Tanpa itu, klaim keberhasilan hanyalah ilusi.

Lebih jauh, ia menyoroti kejanggalan paling mencolok: pembagian SHU yang dilakukan hanya dalam rentang sekitar 2,5 bulan sejak kegiatan berjalan.

“Secara manajemen organisasi, itu tidak masuk akal. Tidak ada bisnis koperasi yang mampu menghasilkan surplus dalam waktu sesingkat itu, apalagi tanpa pemaparan baseline ekonomi, laporan produksi, maupun mekanisme transparansi. Formula pembagian SHU sama sekali tidak dijelaskan. Publik sedang diarahkan percaya pada sesuatu yang tidak dibangun dengan data,” kritiknya.

Baca Juga :  Danramil Lape-Lopok: TNI Siap Dukung Ketertiban Distribusi Pupuk Bersubsidi

Rudini juga memperingatkan potensi besar bahwa IPR Lantung tengah digiring menjadi instrumen pencitraan dan alat politik kelompok tertentu, bukan sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan warga sebagaimana mandat regulasinya.

“Jika IPR diseret masuk ke panggung kepentingan kelompok, maka yang paling awal menjadi korban adalah masyarakat sendiri. Aturan dilangkahi, data diabaikan, dan etika kebijakan dinafikan,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Rudini menyampaikan pesan keras yang sekaligus menjadi pengingat publik.

“IPR itu baik, kami mendukung. Tetapi jangan jadikan ini panggung skenario busuk. Semua harus dibuktikan dengan data, proses, dan akuntabilitas. Publik berhak melihat fakta, bukan fantasi,”tutupnya. (Af)

Berita Terkait

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya
Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga
Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam
Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa
Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah
Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial
Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!
Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru