Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 17:24 WIB

50926 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Di tengah tradisi kental Tanah Rencong, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, secara simbolis memulai babak baru kepemimpinannya.

Ia bersama rombongan pengurus PWI Pusat menjalani prosesi adat ‘Peusijuk’ atau tepung tawar di Kantor PWI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (1 November 2025). Momen sakral ini dirangkai apik dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menyatukan kearifan lokal dengan semangat keagamaan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munir, yang juga menjabat Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, hadir didampingi Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama dan Kemitraan Amy Atmanto, serta Anggota Dewan Pakar Muhammad Amru. Kehadiran tiga tokoh asal Aceh dalam jajaran pengurus pusat ini menjadi penanda khusus bagi keluarga besar PWI Aceh.

Dalam sambutannya, Akhmad Munir tak hanya mengapresiasi sambutan hangat yang diterimanya, tetapi juga menyentil esensi mendalam dari tugas wartawan. Prosesi adat yang dikaitkan dengan Maulid Nabi, menurutnya, adalah simbol penguatan silaturahmi sekaligus penegasan kembali nilai-nilai luhur profesi.

Baca Juga :  PW IPNU Aceh Ucap Selamat Kepada Mualem - Dek Fadh.  Arifan : Paslon 01 Akhiri Opini Seakan Dizhalimi, di Curangi.

“Kini, PWI sudah bersatu kembali. Kami dipercaya menakhodai organisasi ini lima tahun ke depan. Doakan agar amanah yang diberikan dapat kami jalankan dengan baik,” ujar Munir di hadapan pengurus dan anggota PWI Aceh. Pengukuhan ini, yang dilakukan di Solo pada awal Oktober, menjadi titik balik rekonsiliasi organisasi pers tertua di Indonesia.

Namun, fokus utama Munir melampaui urusan struktural organisasi. Mengenang perayaan Maulid masa kecilnya, ia mengingatkan bahwa momentum ini adalah wahana peneladanan Rasulullah SAW, khususnya dalam ranah jurnalistik.

“Meneladani Rasulullah berarti memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Wartawan harus menjunjung tinggi kode etik, tidak berniat buruk, serta selalu tabayun untuk memastikan kebenaran informasi,” tegas Munir.

Pesan ini menjadi penekanan kuat di tengah arus deras informasi dan tantangan etika media, di mana akurasi dan niat baik sering tergerus oleh sensasi dan kecepatan. Baginya, jurnalisme harus menjadi barometer kebenaran, bukan penyebar fitnah.

Baca Juga :  Penyidik Polda Aceh Serahkan Tersangka Kasus Penyebaran Konten Asusila ke Jaksa.

Syukur dan Kebanggaan di Ujung Pesisir
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, mengungkapkan bahwa prosesi peusijuk ini adalah ungkapan rasa syukur atas terbentuknya kepengurusan baru PWI Pusat periode 2025–2030.

“Tradisi ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada tamu, tetapi juga tanda syukur atas lahirnya kepengurusan baru PWI. Apalagi, tiga di antara pengurus PWI Pusat yang hadir adalah putra daerah Aceh,” kata Nasir Nurdin, merujuk pada Zulmansyah Sekedang, Amy Atmanto, dan Muhammad Amru.

Acara yang berlangsung khidmat dan hangat itu ditutup dengan doa bersama. Doa tersebut dipanjatkan untuk kemajuan PWI dan seluruh insan pers Indonesia agar senantiasa teguh memegang prinsip kebenaran dan etika jurnalistik dalam menjalankan tugas mulia mereka.

Penegasan ini menggarisbawahi harapan agar kepengurusan baru PWI Pusat dapat membawa organisasi pers kembali ke khittahnya: menjaga kebenaran di ruang publik. []

Berita Terkait

H. Mirwan Hadiri Undangan Gubernur dalam RUPS Bank Aceh Syariah
Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen
Truk Tangki CPO Rusak Jalan Nasional, KPA Dorong Investasi Pelabuhan CPO untuk Solusi Jangka Panjang
Paskibraka Gayo Lues: Sebuah Langkah Taktis Menuju Cita-Cita

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:18 WIB

20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:53 WIB

Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kasus Sabu di Gayo Lues Kembali Terungkap, Tantangan Memutus Jaringan Masih Besar

Berita Terbaru