Lsm Ksatria Muda Gelar Aksi “Jumat Barokah” Tuntut Transparansi Dana KUR Dan CSR BSI Cabang Bima

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 17:19 WIB

50358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima|Ntb, oposisinews86.com (19 September 2025),– Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ksatria Muda menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Jumat Barokah” di depan kantor Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bima. Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan sekaligus protes keras terhadap dugaan korupsi dan penyelewengan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta ketertutupan pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) oleh pihak bank, Jumat (19/9/2025).

Indonesia sebagai negara hukum menjunjung tinggi asas transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan keuangan, khususnya dana yang bersumber dari negara maupun yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak. Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Kasus Dugaan Korupsi KUR BSI Cabang Bima saat ini menjadi sorotan publik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat indikasi kuat bahwa dana KUR yang seharusnya disalurkan untuk memberdayakan pelaku usaha mikro seperti peternak sapi, petani bawang, dan jagung, justru menjadi ladang korupsi oleh oknum tidak bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima, kasus ini telah masuk dalam tahap penyelidikan dengan sejumlah pihak telah diperiksa, termasuk beberapa nasabah dan pegawai BSI. Kejaksaan juga telah menyita uang sebesar Rp747.250.000 sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Wujud Sinergitas, Babinsa Usar Mapin dan BPBD Hadir untuk Korban Kebakaran

Lebih jauh, potensi kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Saat ini, proses hukum tengah menunggu hasil audit resmi dari Inspektorat Kabupaten Bima guna menentukan secara pasti besaran kerugian negara.

Selain dugaan korupsi KUR, LSM Ksatria Muda juga menyoroti minimnya keterbukaan pengelolaan dana CSR oleh BSI Cabang Bima. Padahal, dana CSR sejatinya diperuntukkan bagi pemberdayaan masyarakat, pembangunan berkelanjutan, serta kegiatan sosial di daerah.

“Selama ini masyarakat tidak pernah tahu dana CSR itu mengalir ke mana. Siapa penerimanya, untuk kegiatan apa, dan bagaimana dampaknya? Kami ingin ada kejelasan, bukan sekadar formalitas laporan tahunan,” tegas salah satu orator aksi.

Temuan terbaru yang diangkat oleh Ksatria Muda adalah terkait adanya setoran biaya awal perjalanan ibadah haji di BSI Cabang Bima yang diduga dilakukan tanpa mengikuti prosedur dan ketentuan dari BIPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji). Hal ini dinilai merugikan calon jamaah haji dan menyalahi aturan resmi yang berlaku.

Baca Juga :  Karya Bakti TMMD ke-125, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Buer

Dalam pernyataan sikapnya, LSM Ksatria Muda menyampaikan empat tuntutan utama kepada pihak BSI Cabang Bima:

• Segera lakukan transparansi dan pertanggungjawaban atas seluruh aliran dana KUR yang dikelola oleh BSI Cabang Bima.

• Buka dan jelaskan kepada publik secara rinci mengenai pengelolaan dana CSR yang selama ini dilakukan.

• Berikan klarifikasi resmi terkait dugaan penyimpangan biaya setoran awal ibadah haji yang tidak sesuai ketentuan BIPIH.

• Jika tuntutan ini tidak diindahkan, aksinya akan berlanjut tanpa henti, bahkan hingga waktu yang tak terbatas.

Aksi “Jumat Barokah” oleh Ksatria Muda adalah cerminan bahwa masyarakat kini semakin sadar dan berani menuntut haknya atas keterbukaan informasi publik, terutama yang menyangkut uang rakyat dan kepentingan umat.

“Kami tidak akan berhenti. Jika perlu, kami akan aksi tanpa spasi, sampai kiamat sekalipun!” pungkas orator aksi menutup pernyataannya. (Red)

Berita Terkait

Patroli Rutin Koramil 1607-02/Empang, Upaya Preventif Jaga Kondusivitas Wilayah
Anggota Kodim 1607/Sumbawa Turut Ambil Bagian dalam Kegiatan Donor Darah Hari Bakti Imigrasi ke-76
‎Koramil Tunjukkan Sinergi Kewilayahan pada Kirap Pataka
‎Humanis dan Preventif, Patroli Malam Koramil 1607-12/Moyo Hilir Sasar Remaja dan Pemukiman
Dandim 1607/Sumbawa Tegaskan Komitmen TNI AD dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Gontar
Danramil 1607-04/Alas Hadiri Upacara Serah Terima Panji Lambang Kabupaten Sumbawa
‎Semarak HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, Kodim 1607/Sumbawa Tunjukkan Kepedulian Sosial
‎Koramil 1607-09/Utan Pastikan Serah Terima Bendera Pataka Berjalan Aman dan Khidmat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB