Mengulik Strategi Pembangunan Kabupaten Blitar di Bawah Nakhoda Rijanto

KORWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 20:07 WIB

50174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar – Dalam sorotan perayaan hari jadinya yang ke-701, Kabupaten Blitar tidak hanya merayakan sejarah, tetapi juga menatap masa depan dengan visi yang terstruktur.

Bupati Blitar, Rijanto, melalui pidato ‘pisowanan agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Selasa (05/08/2025) memaparkan strategi ambisius yang dirancang untuk mewujudkan visi ‘Blitar Berdaya dan Berjaya’, sejalan dengan agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Analisis ini menyoroti pilar-pilar utama dari rencana pembangunan tersebut, mengupasnya dari sudut pandang yang lebih ilmiah dan investigatif.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Catur Dharma: Empat Pilar Strategis dalam RPJMD 2025-2029

Rijanto memperkenalkan konsep Catur Dharma sebagai kerangka kerja utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Empat pilar ini, yang dirancang untuk menyelesaikan masalah-masalah struktural sekaligus mengadaptasi diri dengan program-program pemerintah pusat dan provinsi, meliputi:

– Pembangunan Infrastruktur dan Layanan Dasar: Prioritas diberikan pada pendidikan dan kesehatan. Peningkatan kualitas Sekolah Dasar Negeri (SDN) serta layanan kesehatan yang merata menjadi fondasi untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Ini mencerminkan pemahaman bahwa investasi di sektor ini adalah prasyarat untuk kemajuan jangka panjang.

– Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Lokal: Strategi ini berfokus pada pemberdayaan UMKM dan kewirausahaan. Dengan mengoptimalkan potensi lokal, program ini bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat. Pendekatan ini merupakan upaya untuk mengurangi ketergantungan pada sektor ekonomi eksternal dan memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Tulungagung Ungkap Pengedar Narkoba 5,5 Ons Sabu, Dan Amankan 87 Tersangka dalam 9 Bulan.

– Optimalisasi Pelayanan Publik dan Digitalisasi: Inisiatif ini menekankan pada perluasan akses internet gratis. Langkah ini bukan sekadar modernisasi, tetapi juga upaya strategis untuk mempersempit kesenjangan digital, membuka akses informasi dan peluang ekonomi baru bagi seluruh lapisan masyarakat, serta meningkatkan efisiensi birokrasi.

– Jaminan Ketenteraman Umum: Stabilitas sosial dan keamanan merupakan prasyarat mutlak bagi keberhasilan program pembangunan. Pilar ini memastikan bahwa lingkungan yang kondusif dan aman terus terjaga, memungkinkan implementasi program-program lainnya berjalan tanpa hambatan.

Peran Krusial Koperasi Merah Putih dalam Ekonomi Lokal

Sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi, Rijanto menyoroti potensi besar Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, yang baru diresmikan oleh Presiden RI. Dengan 248 koperasi yang sudah terbentuk di Blitar, entitas ini diproyeksikan sebagai harapan baru ekonomi lokal.

Fokus utamanya adalah memperkuat sektor pertanian, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Blitar.

Baca Juga :  Tersangka Simpangkan DD, Kejaksaan Negeri Tulungagung Tetapkan Kades Tambakrejo.

Komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan pendampingan tata kelola dan penguatan sumber daya manusia (SDM) menunjukkan keseriusan dalam menjadikan koperasi sebagai “motor penggerak ketahanan pangan antar daerah”.

Ini adalah pendekatan yang terstruktur, menggabungkan kebijakan top-down dengan inisiatif bottom-up, untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Bukti Kinerja dan Pengakuan
Sebagai penutup, Rijanto memaparkan sederet prestasi yang menunjukkan efektivitas kebijakan pemerintahannya.

Capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama sembilan tahun berturut-turut menunjukkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, perolehan 19 medali emas di ajang Porprov Jawa Timur 2025 menjadi bukti keberhasilan dalam pembinaan talenta muda di bidang olahraga.

Prestasi-prestasi ini, baik di bidang administrasi maupun non-administrasi, memberikan landasan empiris terhadap klaim keberhasilan program-program yang telah berjalan.

Secara keseluruhan, strategi yang dipaparkan oleh Bupati Rijanto menunjukkan sebuah pendekatan holistik dan terintegrasi untuk pembangunan daerah.

Dengan mengacu pada kerangka kerja nasional dan regional, serta memanfaatkan potensi lokal, Kabupaten Blitar tampaknya berada pada jalur yang tepat untuk mewujudkan visinya sebagai daerah yang ‘Berdaya dan Berjaya’ di tengah tantangan menuju Indonesia Emas 2045. [MUJANI]

Berita Terkait

Belum dapat Lahan, 12 Kelurahan Tulungagung Belum Usulkan Pembangunan Koperasi Merah Putih
Polres Tulungagung Anugerahkan Tanda Kehormatan Pengabdian Kepada Personel
Paska Keracunan MBG,Kepala Dinas Ketahanan PanganTulungagung Lakukan Survei Epidemiologi ke Siswa SMK 3 Boyolangu
Kejari Tulungagung Musnahkan Barang Bukti 27 Perkara Pidana Umum
Proses Hukum Bus Harapan Jaya yang Tewaskan Dua Orang Dilimpahkan ke Kejaksaan
UMP 2026 Tulungagung Naik Signifikan,DPRD Ingatkan Resiko Tekanan Pada Pengusaha
Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo Melantik Pejabat Administrator dan Pengawas
Dinas PUPR Tulungagung “Giat Lakukan Perbaikan Aspal di Ruas jalan Ketanon- Simo”

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB