TNI Turut Edukasi Masyarakat Lunyuk Rea Tentang Bahaya Perambahan Hutan Lindung

REDAKSI NTB

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:09 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTB – Sumbawa, Bertempat di Dusun Plara, Desa Lunyuk Rea, Kecamatan Lunyuk, telah dilaksanakan kegiatan rapat sosialisasi mengenai larangan perambahan hutan produktif yang berada di zona lindung, Selasa (29/07/2025). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung upaya konservasi hutan di wilayah Kecamatan Lunyuk.

 

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan perangkat desa, serta melibatkan aparat teritorial. Danramil 1607-07/Lunyuk diwakili oleh Babinsa Serka Sahrudin yang hadir untuk memberikan dukungan sekaligus menyampaikan pesan penting terkait peran TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan.

 

Dalam penyampaiannya, Serka Sahrudin menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga hutan lindung. “Perambahan hutan secara ilegal tidak hanya merusak alam, tetapi juga berdampak pada kehidupan generasi mendatang. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

 

Selain itu, disampaikan juga bahwa hutan lindung memiliki fungsi vital sebagai penyangga ekosistem, sumber air bersih, dan pengendali bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, segala bentuk perambahan maupun pembukaan lahan secara ilegal di kawasan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi pidana.

Baca Juga :  ‎mempererat Komunikasi dan Kepedulian, Babinsa Ropang Hadir untuk Keamanan Masyarakat

 

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan hutan dan mendorong partisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Lunyuk. (Pendim Sumbawa)

Berita Terkait

Mutya Gustina: “Viral Dulu Baru Bertindak?” Dugaan Kasus Anak Panti Asal KSB di Bali Jadi Alarm Keras Perlindungan Anak
Meski Hadir Usai Acara Berlangsung, Kehadiran Kasat Lantas Polres Sumbawa Tetap Menjadi Kehormatan Besar bagi Keluarga Mempelai
Satlantas Polres Sumbawa Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas, Kapolres Bekali Pengemudi Ojek Online dengan Pelatihan PPGD dan Salurkan Bansos
‎Bupati Sumbawa Hentikan Tambang Emas Ilegal di Lantung, Green Bulaeng Desak Polisi Pasang Police Line dan Usut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Ayahwa Ketuk Pintu Kemensos, Desak Percepatan Pemulihan Banjir dan Akses Pendidikan di Aceh Utara
Bupati Sumbawa Bersama Forkopimda Sidak Tambang Rakyat di Lantung, Tegaskan Tak Ada Lagi Aktivitas Tanpa Legalitas
Dituduh Tanpa Bukti Terkait Narkoba, IRT Klaim Diintimidasi Kades Kukin, Polisi Sebut Informasi Masih Sebatas Isu
Nomor Admin Di-Hack, Panca Sari Tours & Travel Imbau Pelanggan Sumbawa–Mataram Jangan Lagi Hubungi Nomor Lama

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru