Rusaknya Sumber Air, Akibat Penambang Pasir, Akibatnya Ratusan Petani Di 4 Kecamatan Demo.

KORWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 17:00 WIB

50196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR/JATIM – Warga 4 Kecamatan geruduk penambang pasir di lokasi penambangan di Kali Putih Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar meminta agar para penambang pasir hengkang dari lokasi penambangan. Karena menimbulkan debit air di sungai Kali Putih terganggu merugikan Petani.

Dengan adanya Demo ini bentuk kekesalan Warga Petani adanya aktifitas Tambang Pasir di Kali Putih tersebut Menurut warga sejak tambang Pasir beroperasi, sumber Air serta Irigasi yang mengalir ke Sawah Petani menjadi terganggu tidak bisa lancar.

Akibatnya tanaman petani tidak bisa tumbuh maksimal. Bahkan tanaman menjadi rusak akibat air sungai yang bercampur berbagai material kotoran tambang.

“Kami meminta agar tambang pasir ini Tutup sekarang juga, Pokoknya alat berat harus pergi dari sini hengkang dari sini sekarang juga”.Kata salah satu petani yang di temui Awak Media, Kamis. (13/03/2025).

Dengan adanya tambang pasir di Kali Putih ini membuat Warga resah, sebab setelah ada penambangan ini sumber air warga, serta Irigasi ke area petani menjadi terganggu.

Para petani sudah sangat muak juga enggan di ajak komunikasi dengan para penambang pasir. Yang jelas tuntutanya, Tambang Pasir di tutup sekarang juga Dan alat berat harus pergi dari aliran Lahar Gunung Kelud.

Baca Juga :  Bupati Gatut Sunu Lepas "Patriot" Tulungagung ke Porprov Jatim IX, Siap Guyur Bonus Pribadi!

“Karena ada penggalian pasir ini malah sangat merugikan Petani penggarap khususnya pengairan baik jumlah debit air juga sedimen sedimenya dan juga zat zat yang di timbulkan dari penggalian ini juga sangat merugikan Petani,” Jelasnya.

Ratusan Warga yang Demo dari 4 Kecamatan, Adalah Gandusari, Garum, Talun, Kanogoro Kabupaten Blitar. Warga mengancam akan melakukan aksi lagi yang lebih besar bila tambang pasir tetap saja beroperasi.

Para petani minta mulai Hari ini tambang pasir Tutup total.
Pihak pengelila tambang diminta untuk meninggalkan lokasi penambangan.

“Jika tidak di tanggapi kami tetap akan berjuang terus,” Pungkasnya. [MUJANI]

Berita Terkait

Belum dapat Lahan, 12 Kelurahan Tulungagung Belum Usulkan Pembangunan Koperasi Merah Putih
Polres Tulungagung Anugerahkan Tanda Kehormatan Pengabdian Kepada Personel
Paska Keracunan MBG,Kepala Dinas Ketahanan PanganTulungagung Lakukan Survei Epidemiologi ke Siswa SMK 3 Boyolangu
Kejari Tulungagung Musnahkan Barang Bukti 27 Perkara Pidana Umum
Proses Hukum Bus Harapan Jaya yang Tewaskan Dua Orang Dilimpahkan ke Kejaksaan
UMP 2026 Tulungagung Naik Signifikan,DPRD Ingatkan Resiko Tekanan Pada Pengusaha
Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo Melantik Pejabat Administrator dan Pengawas
Dinas PUPR Tulungagung “Giat Lakukan Perbaikan Aspal di Ruas jalan Ketanon- Simo”

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB