Rusaknya Sumber Air, Akibat Penambang Pasir, Akibatnya Ratusan Petani Di 4 Kecamatan Demo.

KORWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 17:00 WIB

50224 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR/JATIM – Warga 4 Kecamatan geruduk penambang pasir di lokasi penambangan di Kali Putih Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar meminta agar para penambang pasir hengkang dari lokasi penambangan. Karena menimbulkan debit air di sungai Kali Putih terganggu merugikan Petani.

Dengan adanya Demo ini bentuk kekesalan Warga Petani adanya aktifitas Tambang Pasir di Kali Putih tersebut Menurut warga sejak tambang Pasir beroperasi, sumber Air serta Irigasi yang mengalir ke Sawah Petani menjadi terganggu tidak bisa lancar.

Akibatnya tanaman petani tidak bisa tumbuh maksimal. Bahkan tanaman menjadi rusak akibat air sungai yang bercampur berbagai material kotoran tambang.

“Kami meminta agar tambang pasir ini Tutup sekarang juga, Pokoknya alat berat harus pergi dari sini hengkang dari sini sekarang juga”.Kata salah satu petani yang di temui Awak Media, Kamis. (13/03/2025).

Dengan adanya tambang pasir di Kali Putih ini membuat Warga resah, sebab setelah ada penambangan ini sumber air warga, serta Irigasi ke area petani menjadi terganggu.

Para petani sudah sangat muak juga enggan di ajak komunikasi dengan para penambang pasir. Yang jelas tuntutanya, Tambang Pasir di tutup sekarang juga Dan alat berat harus pergi dari aliran Lahar Gunung Kelud.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Blitar Menghadapi Kendala Serius Dalam Realisasi Anggaran Tahun 2025.

“Karena ada penggalian pasir ini malah sangat merugikan Petani penggarap khususnya pengairan baik jumlah debit air juga sedimen sedimenya dan juga zat zat yang di timbulkan dari penggalian ini juga sangat merugikan Petani,” Jelasnya.

Ratusan Warga yang Demo dari 4 Kecamatan, Adalah Gandusari, Garum, Talun, Kanogoro Kabupaten Blitar. Warga mengancam akan melakukan aksi lagi yang lebih besar bila tambang pasir tetap saja beroperasi.

Para petani minta mulai Hari ini tambang pasir Tutup total.
Pihak pengelila tambang diminta untuk meninggalkan lokasi penambangan.

“Jika tidak di tanggapi kami tetap akan berjuang terus,” Pungkasnya. [MUJANI]

Berita Terkait

OTT Di Tulungagung: Ketika Kekuasaan Daerah Kembali Diuji Oleh Hukum
Tetap Masuk Kantor, Kepala Dinas di Tulungagung Dilarang Lakukan WFH
Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Pangan 2.991 Ton Beras, Bupati Pastikan Tepat Sasaran
UPZ Desa Majan Salurkan Zakat dan Santunan Warga, Perkuat Kepedulian Sosial di Tahun 1447 H
Siltap Perangkat Desa Tulungagung Tiga Bulan Cair
Respon Cepat RSUD dr.Iskak Tulungagung Menjaga Kepercayaan Publik
Berkah Ramadhan”Oposisi News 86″ bersama LP-KPK Berbagi Takjil
Belum dapat Lahan, 12 Kelurahan Tulungagung Belum Usulkan Pembangunan Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:25 WIB

Pengukuhan Urang Tue Kampung Porang Periode 2025–2031 Diharapkan Perkuat Tata Kelola Adat dan Pemerintahan Kampung

Kamis, 2 April 2026 - 13:58 WIB

Silaturahmi Lebaran Menguatkan Etos Kerja dan Disiplin Aparatur

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:22 WIB

Halalbihalal di Kampung Jawa Perkuat Jalinan Silaturahmi dan Persaudaraan Warga

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:10 WIB

Jembatan Ambruk, Negara Absen: Nyawa Warga Dipertaruhkan di Pining

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:55 WIB

Jembatan Ambruk, Negara Absen: Nyawa Warga Dipertaruhkan di Pining

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:02 WIB

Polres Gayo Lues Ungkap Curas Berujung Maut, Pelaku Ditangkap Kurang dari 2×24 Jam

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:11 WIB

Pengungkapan Jaringan Sabu di Gayo Lues, Aparat Amankan Pengedar, Kurir, dan Pengguna

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:26 WIB

Lagu “Pongot Gayo Bencana”, Upaya Mengabadikan Luka dan Mengingatkan Sejarah di Gayo Lues

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bupati Karimun  Hadiri Halal Bihalal di Kantor BP Kawasan

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:17 WIB