Moyo Hilir, Sumbawa – Babinsa Desa Moyo Mekar, Koramil 1607-12/Moyo Hilir, Sertu Made Sugiarta menghadiri kegiatan sosialisasi verifikasi dan penggunaan aplikasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang berlangsung di Aula Kantor Desa Moyo Mekar, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Iwan Sofiyan; Kasi Pemerintahan Kecamatan Moyo Hilir, Suhardiman; Kepala Desa Moyo Mekar, Sagirudin, S.P.; Babinsa Desa Moyo Mekar, Sertu Made Sugiarta; Bhabinkamtibmas Desa Moyo Mekar, Aiptu Muslihun Iman; Ketua BPD Desa Moyo Mekar, Suprianto; para kepala dusun se-Desa Moyo Mekar; serta masyarakat setempat.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pemerintah desa dan masyarakat mengenai proses verifikasi serta penggunaan aplikasi DTSEN guna mendukung tersedianya data sosial ekonomi yang akurat dan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Moyo Mekar, Kasi Pemerintahan Kecamatan Moyo Hilir, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada peserta menyampaikan pertanyaan serta memperoleh penjelasan terkait proses verifikasi dan penggunaan aplikasi DTSEN.
Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah serta memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Sertu Made Sugiarta dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran program pemerintah sekaligus wujud pelaksanaan pembinaan teritorial di wilayah binaannya.
Melalui koordinasi dan komunikasi yang baik bersama pemerintah desa, aparat kepolisian, serta masyarakat, Babinsa turut mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif. Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu pelaksanaan program pemerintah agar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pemerintah desa dan masyarakat semakin memahami pentingnya verifikasi dan pemutakhiran data sosial ekonomi sehingga pelaksanaan program pemerintah dapat didukung oleh data yang akurat dan tepat sasaran.
(Pendim 1607/Sumbawa).




































