‎Aliansi LSM Menggugat Blokade Jalan, Desak PT Intam Ganti Rugi Lahan Dituntaskan: Camat Lantung Siap Temui Bupati Sumbawa

REDAKSI NTB

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 14:04 WIB

50484 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa|NTB, oposisinews86.com, (6 Juni 2026),– Gelombang protes terhadap aktivitas PT Intam kembali mencuat. Aliansi LSM Menggugat yang terdiri dari LSM Lingkar Hijau, LSM Garda bersama sejumlah warga menggelar aksi demonstrasi di persimpangan jalan Desa Padesa, Kecamatan Lantung, Senin (6/7/2026).

‎Aksi yang dipimpin Ketua LSM Lingkar Hijau sekaligus Koordinator Umum (Kordum) aksi, Muhammad Taufan atau yang akrab disapa Bung Tofan, bersama Hermanto Ketua LSM Garda, yang akrab di sapa bung vicktor selaku Koordinator Lapangan (Korlap), berlangsung dengan orasi lantang yang menuntut penyelesaian dugaan persoalan kompensasi lahan yang hingga kini dinilai belum memperoleh kepastian dari pihak perusahaan.

‎Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi LSM Menggugat menyampaikan lima tuntutan utama kepada PT Intam dan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Pertama, mereka mendesak PT Intam agar segera memberikan kompensasi kepada pemilik lahan sesuai rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa yang telah dihasilkan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP).

‎Kedua, Aliansi meminta Pemerintah Kecamatan Lantung dan Kecamatan Ropang untuk tidak memberikan akses jalan operasional kepada PT Intam selama persoalan kompensasi kepada pemilik lahan belum diselesaikan.

‎Ketiga, mereka mendorong penyelesaian sengketa secara musyawarah dan mufakat dengan melibatkan pemerintah Kecamatan Ropang, pemerintah Kecamatan Lantung, Kepala Desa Lebin, Kepala Desa Lantung, serta pihak-pihak terkait guna menghindari potensi konflik sosial yang lebih luas.‎

‎Keempat, Aliansi meminta Pemerintah Kecamatan Ropang melakukan peninjauan kembali terhadap izin operasional PT Intam di wilayah Kecamatan Lantung dan Ropang.

Baca Juga :  Pertemuan dengan Kapolda NTB Melebar, GEMPAR NTB Bongkar Kejanggalan IPR Lantung dan Pembagian SHU

‎Kelima, massa aksi mendesak PT Intam agar lebih memprioritaskan pemberdayaan masyarakat lokal dalam setiap aktivitas perusahaan.

‎Dalam orasinya, Bung Tofan menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap belum adanya penyelesaian konkret terkait kompensasi lahan yang dinilai telah berlarut-larut.

‎Massa juga menilai penyelesaian yang direkomendasikan DPRD Kabupaten Sumbawa harus segera direalisasikan agar persoalan tidak terus memicu ketegangan di tengah masyarakat.

‎Sementara itu, Camat Lantung, H. Safrudin, S.Pt., yang ditemui usai aksi membenarkan bahwa demonstrasi tersebut merupakan penyampaian aspirasi dari Aliansi LSM Menggugat yang terdiri dari LSM Lingkar Hijau, LSM Garda, serta sejumlah warga terkait operasional PT Intam di wilayah Talemir, Desa Lebin.

‎Menurutnya, sebelum aksi berlangsung sebenarnya telah dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Sumbawa yang menghasilkan kesepakatan agar persoalan antara pemilik lahan dan PT Intam diselesaikan melalui komunikasi kedua belah pihak.

‎”Sudah ada keputusan hearing sebenarnya, yaitu menyelesaikan persoalan antara pemilik lahan dengan pihak PT Intam. Bahkan sudah ada komunikasi antara pemilik tanah saudara Dodo dengan pihak perusahaan. Hanya saja, sepertinya ada kendala pada nominal kompensasi yang belum menemukan kejelasan,” ungkap Safrudin.

‎Ia menjelaskan, setelah hearing juga telah dilakukan pertemuan lanjutan antara pemilik lahan yang didampingi Aliansi LSM Menggugat dengan pihak PT Intam. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan karena persoalan besaran kompensasi belum mendapatkan respons yang diharapkan.

Baca Juga :  ‎Kerja Bakti Massal di Lenangguar, Wujud Nyata Semangat Gotong Royong Menyambut Kemerdekaan RI

‎”Karena belum ada titik temu, akhirnya teman-teman Aliansi LSM melakukan aksi hari ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap PT Intam. Padahal persoalan ini sebenarnya sederhana, apabila PT Intam bersedia memberikan kompensasi kepada pemilik lahan,” ujarnya.

‎Safrudin juga menyoroti minimnya sosialisasi perusahaan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Lantung. Menurutnya, hal tersebut memunculkan kesan bahwa masyarakat Lantung diabaikan, terlebih beredar informasi bahwa akses operasional PT Intam akan dialihkan melalui Desa Lamurung dan Desa Ledang di Kecamatan Lenangguar, bukan melalui wilayah Lantung.

‎”Ini yang menjadi persoalan bagi kami sebagai pemerintah. Seolah-olah Lantung ini diabaikan. Padahal masyarakat berharap ada komunikasi yang baik dan keterbukaan dari perusahaan,” katanya.

‎Ia berharap seluruh pihak dapat duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan secara damai dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, PT Intam, masyarakat, serta pemilik lahan yang merasa dirugikan.

‎”Saya yakin persoalan ini akan selesai apabila semua pihak duduk bersama. Besok pagi saya akan menemui langsung Bapak Bupati Sumbawa untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya agar beliau mengetahui persoalan ini secara utuh sehingga dapat segera dicarikan solusi yang terbaik,” tegas Safrudin.

‎Aksi demonstrasi berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Massa berharap tuntutan mereka segera mendapat respons nyata dari PT Intam maupun Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar polemik kompensasi lahan tidak terus berlarut dan berpotensi memicu konflik sosial yang lebih besar di tengah masyarakat. (Fr)

Berita Terkait

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎
Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia
‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla
Jaga Ketertiban Pawai Ta’aruf, Babinsa Plampang Hadir di Tengah Warga
Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran
‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎
Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras
Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru