SMI Minta Kapolres Sumbawa Copot Kapolsek Sumbawa, Ini Alasannya!

REDAKSI NTB

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026 - 16:54 WIB

50533 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar|NTB, oposisinews86.com, (Minggu 5 April 2026)*-– Gelombang kritik keras menghantam institusi kepolisian di wilayah hukum Polsek Sumbawa. Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Cabang Sumbawa secara terbuka mendesak Kapolres Sumbawa untuk segera melakukan evaluasi total hingga mencopot Kapolsek Sumbawa, menyusul sejumlah persoalan serius yang dinilai mencederai kepercayaan publik.‎

‎Dalam wawancara eksklusif bersama awak media, Sabtu (4/4/2026) di kediamannya, Ketua SMI Cabang Sumbawa, Sirajuddin, yang akrab disapa Bul, angkat bicara dengan nada tegas dan penuh kekecewaan.

‎Ia menyebut kondisi keamanan dan pelayanan aparat saat ini jauh dari harapan masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Kami melihat ada jurang lebar antara harapan publik dengan kinerja aparat yang loyo. Jika tidak mampu bekerja maksimal, lebih baik dievaluasi atau diganti. Masyarakat butuh tindakan nyata, bukan sekadar janji,” tegas Bul.

‎Desakan ini dipicu oleh dua isu krusial yang tengah menjadi sorotan publik, isu viral terkait dugaan penimbunan ilegal BBM jenis solar di wilayah Kebayan, Kelurahan Brang Biji, menjadi perhatian serius. Aktivitas yang disebut telah berlangsung lama itu diduga dibekingi oknum Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga :  Kriminalisasi Jurnalis? Pengacara Muda Sebut Penetapan Tersangka A Cacat Hukum

‎SMI menyoroti pernyataan Kapolsek yang mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas ilegal tersebut. Bagi mereka, hal ini justru menunjukkan lemahnya pengawasan dan fungsi intelijen di lapangan.

‎“Tidak masuk akal jika praktik sebesar itu luput dari pantauan. Ini menimbulkan pertanyaan besar, ada apa sebenarnya di lapangan?” ujar Bul.

‎Keluhan warga Perumahan Green Hill, Desa Boak, terkait minimnya respons dari Bhabinkamtibmas setempat turut memperkeruh situasi. Aparat dinilai pasif dan gagal menjalankan fungsi pembinaan masyarakat secara optimal.

‎SMI menilai, lemahnya respons ini mencerminkan buruknya pelayanan di tingkat paling bawah yang seharusnya menjadi garda terdepan kepolisian.

‎Bul juga menyinggung keras jargon Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang menurutnya kini hanya menjadi slogan tanpa implementasi nyata.

‎“Jangan sampai slogan ‘Polri untuk masyarakat’ justru berbalik menjadi ‘masyarakat untuk Polri’,” sindirnya tajam.

‎SMI menegaskan bahwa lemahnya pengawasan di wilayah Brang Biji hingga dugaan praktik ilegal bisa berlangsung lama merupakan “alarm keras” bagi institusi kepolisian.

Baca Juga :  ‎Dukung Program MBG, Koramil Utan Hadiri Launching SPPG di Kecamatan Utan

‎Mereka meminta Kapolres Sumbawa tidak menutup mata dan segera mengambil langkah tegas, adapun Tuntutan SMI mengevaluasi total kinerja jajaran Polsek Sumbawa, Transparansi atas dugaan keterlibatan oknum dalam penimbunan BBM, Peningkatan kualitas pelayanan dan respons aparat di tingkat bawah, Penegakan hukum tanpa tebang pilih.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Sumbawa belum memberikan keterangan resmi terkait kritik dan desakan tersebut. Sikap bungkam ini justru dinilai memperburuk citra kepolisian di mata publik.

‎SMI pun memperingatkan, jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, mereka akan menggelar aksi massa besar-besaran sebagai bentuk protes.

‎“Ini bukan sekadar kritik, ini peringatan. Jika tidak ada perubahan, kami akan turun ke jalan,” tegas Bul.

‎Situasi ini menjadi ujian serius bagi Kapolres Sumbawa dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan institusi Polri tetap berdiri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat bukan sebaliknya. (Fr)

Berita Terkait

Meski Hadir Usai Acara Berlangsung, Kehadiran Kasat Lantas Polres Sumbawa Tetap Menjadi Kehormatan Besar bagi Keluarga Mempelai
Satlantas Polres Sumbawa Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas, Kapolres Bekali Pengemudi Ojek Online dengan Pelatihan PPGD dan Salurkan Bansos
‎Bupati Sumbawa Hentikan Tambang Emas Ilegal di Lantung, Green Bulaeng Desak Polisi Pasang Police Line dan Usut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Ayahwa Ketuk Pintu Kemensos, Desak Percepatan Pemulihan Banjir dan Akses Pendidikan di Aceh Utara
‎ ‎Sinergi Babinsa dan Pemerintah Desa Sampe Siapkan Perayaan HUT ke-81 RI ‎
Bupati Sumbawa Bersama Forkopimda Sidak Tambang Rakyat di Lantung, Tegaskan Tak Ada Lagi Aktivitas Tanpa Legalitas
Dituduh Tanpa Bukti Terkait Narkoba, IRT Klaim Diintimidasi Kades Kukin, Polisi Sebut Informasi Masih Sebatas Isu
Nomor Admin Di-Hack, Panca Sari Tours & Travel Imbau Pelanggan Sumbawa–Mataram Jangan Lagi Hubungi Nomor Lama

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:18 WIB

20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:53 WIB

Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kasus Sabu di Gayo Lues Kembali Terungkap, Tantangan Memutus Jaringan Masih Besar

Berita Terbaru