MATARAM, oposisinews86.com, ( Senin 9 Februari 2026),– Informasi pemeriksaan terhadap Kapolres Sumbawa Barat dan sejumlah perwira Reserse Kriminal (Reskrim) oleh Markas Besar (Mabes) Polri, semakin menggelinding.
Penelusuran media dari sumber anonim kembali mengungkap dugaan fakta yang mencengangkan. Oknum mantan Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres setempat, diketahui ikut menyeret nama Kapolres dalam perintah pemerasan terhadap sejumlah pejabat Kepala Dinas (Kadis) Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Kabupaten Sumbawa Barat, NTB.
“Bos besarnya (Kapolres,red) diperiksa di Mabes ada juga perwira. Semuanya di Mabes. Yang lain diperiksa di Polda. Kasatnya gak mau jadi korban sendiri, dia ikut menyeret nama Kapolres dalam pemeriksaan di Propam Polri,” kata, sumber anonim media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mabes Polri dilaporkan telah memeriksa sejumlah Pejabat Utama (PJU) di Mapolres Sumbawa Barat. Pemeriksaan itu ditangani oleh penyidik Direktorat Propam (Dit Propam) Polri, di Jakarta.

Informasi yang berhasil dihimpun mendia menyebutkan, pemeriksaan oleh Dit Propam Polri masih berlangsung sejak satu bulan terakhir hingga kini. Tidak hanya PJU Polres Sumbawa Barat, ada juga sejumlah pejabat Kadis Pemda setempat turut dimintai keterangan di ruang penyidik Dit Propam Mabes Polri.
Informasi lain yang dikantongi wartawan, menyebutkan pemeriksaan terhadap PJU Polres KSB kembali di jadwalkan pekan ini oleh Dit Propam Mabes Polri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi baik dari Devisi Humas Polri, Kabid Humas Polda NTB dan Kapolres Sumbawa Barat sendiri.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Muhammad Kholid, belum menanggapi konfirmasi wartawan via nomor whatsaapnya. Begitu juga Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Zulkarnaen juga enggan menanggapi konfirmasi wartawan. Nomor Whatsaap aktif tapi tidak membalas. Dikontak via telepon pun tidak diangkat. (Af)









































