Ditpolairud Polda NTB Salurkan Paket Sembako, Dana Hasil Program “Sedekah Rp1.000 Per Hari”

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 20:09 WIB

50105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram|NTB, – Di tengah padatnya tugas menjaga keamanan wilayah perairan dan pesisir, Direktorat Polairud Polda NTB menunjukkan sisi kepedulian sosialnya. Jumat (8/8/2025), personel Polairud menyambangi warga kurang mampu di pesisir Dusun Puyuhan, Desa Lembar selatan, Kabupaten Lombok Barat untuk menyalurkan paket sembako.

Yang menarik, bantuan tersebut tidak berasal dari anggaran khusus, melainkan dari inisiatif para personel sendiri melalui program Sedekah Rp1.000 Per Hari. Program ini digagas oleh Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, SIK, sejak dirinya memimpin satuan kerja tersebut.

Baca Juga :  ‎HUT ke-80 Persit KCK Jadi Momentum Berbagi bagi Anak Panti dan Warakawuri

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, hari ini kami bersama personel Polairud Polda NTB bisa berbagi dengan masyarakat pesisir. Paket sembako ini merupakan hasil dari sumbangan sukarela personel, yang kami kumpulkan setiap hari dengan penuh keikhlasan,” ujar Kombes Boyke usai kegiatan.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya bertujuan membantu meringankan beban warga, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur di kalangan anggota Polairud. “Dengan berbagi, kami ingin menanamkan semangat bahwa kebahagiaan bukan hanya saat menerima, tetapi juga ketika memberi,” ucapnya.

Baca Juga :  Jaga Silaturahmi, Dandim 1607/Sumbawa Beri Pesan Hangat kepada Perwira yang Pindah Tugas

Warga penerima bantuan pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka mengaku terbantu, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Ditpolairud Polda NTB berencana menjadikan program Sedekah Rp1.000 Per Hari ini sebagai kegiatan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat di pesisir Nusa Tenggara Barat. (*)

Berita Terkait

Mutya Gustina: “Viral Dulu Baru Bertindak?” Dugaan Kasus Anak Panti Asal KSB di Bali Jadi Alarm Keras Perlindungan Anak
Meski Hadir Usai Acara Berlangsung, Kehadiran Kasat Lantas Polres Sumbawa Tetap Menjadi Kehormatan Besar bagi Keluarga Mempelai
Satlantas Polres Sumbawa Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas, Kapolres Bekali Pengemudi Ojek Online dengan Pelatihan PPGD dan Salurkan Bansos
‎Bupati Sumbawa Hentikan Tambang Emas Ilegal di Lantung, Green Bulaeng Desak Polisi Pasang Police Line dan Usut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Ayahwa Ketuk Pintu Kemensos, Desak Percepatan Pemulihan Banjir dan Akses Pendidikan di Aceh Utara
‎ ‎Sinergi Babinsa dan Pemerintah Desa Sampe Siapkan Perayaan HUT ke-81 RI ‎
Bupati Sumbawa Bersama Forkopimda Sidak Tambang Rakyat di Lantung, Tegaskan Tak Ada Lagi Aktivitas Tanpa Legalitas
Dituduh Tanpa Bukti Terkait Narkoba, IRT Klaim Diintimidasi Kades Kukin, Polisi Sebut Informasi Masih Sebatas Isu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru