Pangdam IX/Udayana dan Kajati Pimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan, Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Bali Nusra

REDAKSI NTB

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025 - 20:23 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Pangdam IX/Udayana dan Kajati Pimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan, Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Bali Nusra*

 

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oposisinews86.com – Denpasar | Dalam rangka memperkuat sinergi antar-lembaga negara demi menciptakan penegakan hukum yang aman dan berintegritas sebagai implementasi konkret dari Nota Kesepahaman antara TNI dan Kejaksaan RI, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., Kajati NTB Wahyudi, S.H., M.H., dan Kajati NTT Zet Tadung Allo, S.H., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dalam rangka Kesiapan Perbantuan TNI pada Pengamanan Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di Wilayah Bali Nusra, yang berlangsung di Lapangan Upacara Kejati Bali, Renon, Denpasar, pada Senin 28 Juli 2025.

Apel gelar Kesiapan Pengamanan Kejaksaan wilayah Bali Nusra melibatkan ratusan personel dari TNI dan Kejaksaan. Turut hadir secara langsung Pejabat Utama Kodam IX/Udayana seperti Kasdam, Irdam, para Danrem, Para Asisten, LO AU, LO AL, serta para Dan/Kabalakdam IX/Udayana. Dari unsur kejaksaan, hadir PJU Kejati Bali dan Kajari se-Bali, serta diikuti secara virtual oleh seluruh PJU Kejati dan Kajari se-Nusa Tenggara dan Kodim Jajaran Kodam IX/Udyana.

Baca Juga :  Pimpinan TNI-Polri di Aceh Utara Padukan Olahraga dan Silaturahmi Ramadhan

Selain apel gelar pasukan, kegiatan ini juga menampilkan kendaraan operasional dari Kejaksaan dan kendaraan taktis dari satuan jajaran Kodam IX/Udayana sebagai bentuk kesiapsiagaan mendukung stabilitas hukum dan keamanan di wilayah Bali, NTB dan NTT.

Dalam amanatnya, Pangdam IX/Udayana menekankan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi konkret dari Nota Kesepahaman antara TNI dan Kejaksaan RI. “Peran TNI bersifat mendukung secara terbatas dalam pengamanan institusi kejaksaan, baik dari sisi objek, personel, maupun jika diperlukan dalam operasi terpadu,” tegas Pangdam.

Pangdam juga menginstruksikan kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam tugas perbantuan agar memahami tugas secara mendetail, menjunjung tinggi profesionalisme, netralitas, dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Pangdam juga meminta agar koordinasi dilakukan secara intensif sesuai MoU dan surat tugas, serta menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan hukum dan keamanan.

“Sinergi berkelanjutan ini penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang aman, bersih, dan adil bagi masyarakat di wilayah Bali Nusra,” ujar Pangdam menutup amanatnya.

Sementara itu, Kajati Bali menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan ini merupakan wujud nyata sinergi kelembagaan antara TNI dan Kejaksaan. Ia menegaskan bahwa keberadaan prajurit TNI yang ditempatkan di institusi kejaksaan sebagai bagian organik dari Asisten Pidana Militer (Aspidmil) bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan tugas penegakan hukum di bawah koridor hukum yang berlaku. Hal ini sesuai dengan Perpres No. 15 Tahun 2021 serta Peraturan Jaksa Agung No. PER-006/A/JA/07/2017.

Baca Juga :  Catatan Untuk Apologet (Bagian II)

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kejati Bali, NTB, NTT dengan Pangdam IX/Udayana. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kerja sama operasional antara kedua institusi dalam mendukung tugas pokok masing-masing, khususnya di bidang pengamanan dan penegakan hukum.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama antara TNI dan Kejaksaan dalam menjaga independensi lembaga penegak hukum sekaligus menegaskan pelaksanaan Nota Kesepahaman Nomor 4 Tahun 2003 dan Nomor NK/6/IV/2023/TNI, serta tindak lanjut dari Perpres No. 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara terhadap Jaksa dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Dengan kolaborasi yang solid, TNI dan Kejaksaan siap menjadi garda terdepan dalam menciptakan rasa aman dan kepastian hukum bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di wilayah Bali, NTB dan NTT. (Pendam IX/Udy)

Berita Terkait

Bersinergi Pulihkan Negeri, TNI–Polri dan Warga Ulim Gotong Royong Pascabencana Banjir
Data Warga Diminta Mendadak, SHU Tak Merata: Kades Aimual Angkat Suara
DPC PJI Bojonegoro Tasyakuran 27 Tahun PJI dan HUT ke 1 DPC Bojonegoro
Ironis!! Dituduh Curi Dokumen di Hotel Miliknya, Pasutri Pemilik Hotel Menjerit Cari Keadilan
Kapolres Badung Ajak Lapisan Masyarakat Manfaatkan Layanan SIM di Satpas Badung
Pengabdian dan Prestasi, Dandim 1607/Sumbawa Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan Purna Tugas
DARAH PENGKHIANAT G30S/PKI, DALAM LUKA KOLEKTIF DAN TANTANGAN GENERASI MUDA
Selamat Menempuh Hidup Baru, Do,a Terbaik Untuk Kedua Mempelai Semoga Terpilih Menjadi Pasangan yang Bahagia

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB