Ketua YARA Langsa Desak Gakkumdu Proses Hukum Pelaku Money Politik Yang Terjadi Di Kota Langsa Jelang Pilkada

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 30 November 2024 - 11:03 WIB

50402 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh ( YARA) Langsa H Muthallib Ibrahim, SE,.SH,. M.Si,.M.Kn, mendesak Gakkumdu agar proses hukum pelaku dugaan money politik yang berhasil di tangkap di beberapa lokasi di wilayah hukum polres Langsa.

Diduga, kasus pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Langsa atau Money Politic kembali menjadi sorotan Organisasi Kepemudaan (OKP) Aceh untuk segera diusut tuntas.

Desakan itu datang dari Ketua YARA Langsa H A Muthallib Ibrahim, “kita meminta Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pemko Langsa, segara mengambil langkah penegakan hukum” Ujar H A Muthallib kepada sejumlah Wartawan Sabtu (30/11/2024) di Langsa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita sangat menyadari Praktik Politik uang kemarin terjadi hampir seluruh pelosok desa di pemko Langsa , tentu hal ini menjadi catatan merah dan mencoreng kualitas demokrasi Pemko Langsa.

Lebih lanjut H Thallib yang juga Dosen FH Unsam mengatakan, Praktik praktik ini, jika dibiarkan akan berdampak pada runtuhnya harapan dan kepercayaan masyarakat kepada institusi negara yang diberikan kewenangan dalam menangani persoalan itu.

Baca Juga :  Walikota Langsa Kukuhkan Pengurus Mesjid Agung Darul Falah Kota Langsa Masa Bakti 2025-2030.

“Gakkumdu itu punya tanggung jawab besar, harus segera menindak pelaku Money Politic dan mengusut tuntas mafia oknum paslon tersebut” Sebut H. Thalib lagi.

Sebagai Negara Hukum, kita mempunyai tanggung jawab moral yang sama dimata Hukum guna memberikan kepastian dan keadilan Hukum bagi semua pihak, “Termasuk pemberantasan dalang Money Politic, pada Pilkada” Ujar mantan Ketua Panwaslu Aceh Timur.

H. Thalib mencoba mempertegas situasi kebangsaan saat ini, termasuk menegakkan dan mengembalikan nilai-nilai dasar dalam berdemokrasi, dan itu kuncinya ada pada Gakkumdu.

Agar kualitas demokrasi kita kedepan berjalan sesuai dengan cita-cita dan harapan bersama.

Selain itu, dirinya meminta Netralitas Aparat Penegak Hukum (APH) dalam mengawal tahapan penghitungan suara yang masih berjalan di Kecamatan-Kecamatan.

“Kita juga berharap agar APH konsisten pada Netralitasnya dalam pengawalan penghitungan suara, pengawalan ketat dan memastikan semua berjalan sesuai dengan prosedur merupakan bentuk Netralitas APH” pungkas mantan pengawas pemilu itu.

Baca Juga :  PT PEMA Diduga Tak Laksanakan Temuan Gakkum Terkait Sulfur

Untuk diketahui, Praktik Money Politic di Pemko Langsa, menjalang hari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemko Langsa gencar dilakukan oleh oknum Tim pemenangan beberapa Paslon, kalau di Pemko Langsa ada sekitar 5 Paslon.

Beberapa Video penangkapan Money Politic viral dan menghebohkan warga dunia maya, menjelang pencoblosan.

Pilkada ini tanggung jawab penuh baik Gakkumdo dan Panwaslih di Kota Langsa, sekarang masyarakat Pemko Langsa, sedang menonton apa yang terjadi pada saat pilkada pemilihan kepala Daerah di Pemko Langsa.

“Apakah kasus ini akan berlanjut ke jalur Hukum atau hanya sebagai sandiwara belaka, atau seperti anak anak yang sedang menonton Film si Unyil, sampai jumpa lagi” Tutup H Thallib. [N. Pangabean]

Berita Terkait

Pemko Langsa Gelar Tausiah Akbar Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H
Walikota Langsa Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Rumah salah satu wartawan di Teror DPD PWO Kota Langsa “Kecam Keras”
Klarifikasi RA Al-Azhar Langsa : Tidak Benar Kami Ada Pungut Dana Komite
Pemko Langsa Gelar Sosialisasi Pelatihan Gratis Wujudkan Program Langsa Juara
Walikota Langsa Kukuhkan Pengurus Mesjid Agung Darul Falah Kota Langsa Masa Bakti 2025-2030.
Roti Gembong Gembul hadir di Kota Langsa
Pelantikan Sekretaris Daerah Kota Langsa, Walikota Jeffry Sentana Beri Pesan Khusus

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB