Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI, Ike Edwin : Tak Ada Kepala Daerah Berprestasi di Lampung, Saya Siap Uji Balonkada

REDAKSI 2

- Redaksi

Senin, 15 April 2024 - 16:58 WIB

50335 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung – Ketua Dewan Pembina Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Irjen Pol (purn) Ike Edwin Mengatakan tidak Ada Kepala Daerah Berprestasi dan patut dipertanyakan dedikasi dan prestasi para gubernur, wali kota, dan bupati 10 terakhir ini yang muncul di Lampung.

Dang Ike Edwin Panggilan Akrab Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI juga mengatakan siap jadi penguji calon pemimpin daerah yang akan datang agar publik melek mana yang paling pantas dan berkualitas.

“Calon-calon gubernur maupun bupati dan wali kota mana pengabdian dan prestasinya?” “Dang Ike siap jadi penguji mereka di depan publik dan media massa,” katanya pada Senin (15/4/2024).

Ketua Dewan Pembina PWDPI yang juga tokoh masyarakat Provinsi Lampung yang pernah jadi kapolda Lampung ini sepertinya “geregetan” karena para pemimpin daerah 10 tahun terakhir ini tak ada yang secara signifikan berhasil memajukan daerah dan mengsejahterakan rakyatnya.

“Mereka selama menjabat lima sampai 10 tahun terakhir ini hasilnya biasa-biasa saja, tak ada bukti yang signifikan lebih maju atau lebih baik dari sebelumnya,” ujar mantan Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri serta Waka Polda Sulawesi ini.

Menurutnya, apa yang dikatakannya adalah fakta dan dapat menjadi perhatian buat pilkada selanjutnya. “Masyarakat Lampung ini mengharapkan pemimpin luar biasa yang bisa menjadikan daerah lebih maju tiga kali lebih baik dari pemimpin sebelumnya.

Baca Juga :  Sekda Lamsel Lepas 89 Mahasiswa KKN STAI Yasba Kalianda

Menurut Dang Ike, target bupati, wali kota, dan gubernur yang akan datang bagaimana menjadikan daerah ini minimal lima provinsi terbaik di Indonesia . “Yang tidak mampu, tahu diri dan mundur sajalah,”Ujarnya.

Hingga Senin (15/4/2024), ada empat bakal calon kepala daerah yang telah menyatakan niatnya jadi gubernur Lampung, yakni Herman HN (Nadem), Hanan A Rozak (Golkar), Ahmad Muslimin (independen), dan Umar Ahmad (PDIP).

Calon lainnya sudah bergerak namun belum secara terbuka menyatakan pencalonannya. Mereka antara lain petahana Arinal Djunaidi, Mukhlis Basri, Putri Zulhas, Edwarsyah Pernong, Chusnunia Chalim, Rahmat Mirzani Djausal, M. Ridho Ficardo, dan masih banyak lagi nama-nama yang muncul. (Tim)

Berita Terkait

Pembangunan Jalan 2 Km Penghubung Dua Desa Program TMMD 122 Di Muara Satu Rampung 100 Persen
Ketum PWDPI M Nurullah RS Tuntut Hukuman Seberat-beratnya bagi Pelaku Penusukan Jurnalis
Ketum PWDPI, M Nurullah RS Minta Kejaksaan Agung RI Usut Keterlibatan Pejabat Tinggi Negara dalam Kasus Tambang Timah yang Rugikan Negara Rp 271 Triliun
Sebanyak 865 Personil Polri Gelar Pasukan, Untuk Pengamanan Selama Tahap Pungut Suara.
Sekda Lamsel Lepas 89 Mahasiswa KKN STAI Yasba Kalianda
Tekab 308 Polres Lamsel Ringkus Dua Pelaku Pencurian

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru