KKB Ilaga Kembali Terang-Terangan Dalam Melakukan Aksinya

REDAKSI 2

- Redaksi

Selasa, 6 Februari 2024 - 16:21 WIB

50248 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILAGA – Penyerangan terhadap Aparat Keamanan TNI-Polri Kembali terjadi ditengah upaya untuk menjaga stabilitas keamanan masyarakat di Kabupaten Puncak Distrik Ilaga. Selasa (6/2/2024).

Terekam jelas dalam monitoring kegiatan masyarakat yang dilakukan menggunakan Drone oleh jajaran Apkam TNI Polri Distriki Ilaga, bahwa pada saat pagi hari sekitar Pukul 10.30 WIT terlihat masyarakat di Distrik Omukia berbondong-bondong meninggalkan Distrik yang menjadi tempat tinggal mereka.

Hal yang tidak biasa ini tentunya menjadi pemicu kepada Apkam TNI-Polri untuk menghampiri masyarakat dan memintai keterangan akan hal apa yang terjadi di Distrik Omukia tersebut. Dari komunikasi yang dilakukan, ditemukan fakta bahwa masyarakat yang meninggalkan Distrik tersebut disebabkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berupaya untuk masuk ke daerah tempat tinggal mereka dan ingin melakakukan aksi dengan merusak Puskesmas Omukia dan Jembatan penghubung antara Distrik Ilaga dan Distrik Omukia.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami su (sudah) kosongkan kampung karena tidak mau terlibat dengan dorang (mereka KKB), dorang tadi masuk ke kampung kemudian mau kasih rusak Puskesmas dan Jembatan, dorang juga pegang besi (Senjata) jadi kita semua takut” ujar Bapak Nopi Kogoya selaku salah satu masyarakat yang dimintai keterangan pada saat kejadian.

Baca Juga :  Korban Banjir Polda Bali Temukan 5 Orang MD dan 6 Orang Hilang

Aksi pembakaran dan pengrusakan fasilitas umum ini memang sudah menjadi hal yang acap kali dilakukan oleh KKB, tercatat sudah beberapa kali aksi pembakaran dan pengrusakan yang dilakukan. Mulai dari pembakaran bangunan SMAN 1 Ilaga, Pembakaran Tower BTS Ilaga, pembakaran bangunan RSUD Ilaga, pembakaran Honai (tempat tinggal adat Papua) masyarakat, pemutusan jalan utama di Distrik Gome dan masih banyak lagi aksi pembakaran dan pengrusakan yang dilakukan.

Tidak ingin pembakaran maupun pengrusakan yang sama terjadi kembali dan sebagai antisipasi awal guna tetap menjaga stabilitas keamanan, jajaran Apkam TNI-Polri pun menggelar operasi bersama dimana kegiatan yang dilaksanakan adalah Patroli Gabungan. Tentunya kegiatan patroli ini semakin efektif dan lebih aman dikarenakan kondisi Distrik Omukia pada saat itu sudah dikosongkan sepenuhnya oleh masyarakat, sehingga dapat dipastikan bahwa yang masih ada didalam Distrik tersebut hanyalah KKB yang akan melakukan aksinya.

Tidak berselang lama sekitar 30 menit setelah Patroli Gabungan dilaksanakan, tim Patroli menerima sejumlah tembakan yang mengarah terhadap tim, sehingga kontak tembak yang tidak terelakan pun terjadi kurang lebih selama 5 jam. Dari kontak tembak tersebut, Apkam TNI Polri berhasil mengamankan 2 orang yang merupakan anggota KKB pimpinan Jacky Murib yang terpisah oleh kelompoknya dikarenakan terjatuh dan terluka saat dilakukan pengejaran.

Baca Juga :  Cegah Kriminalitas Curanmor. Polsek Bengkong Himbau Warga Pasang Kunci Ganda Motor Dan CCTV Di Rumah 

Tidak cukup sampai disitu, Apkam TNI Polri juga berhasil menewaskan 1 KKB a.n Warinus Murib (DPO Polres Kab. Puncak) yang pada saat itu memegang 1 Pucuk Senjata Api Aktif jenis Mouser Kaliber 7,62 mm, sehingga jenazah DPO Warinus Murib dan 1 Pucuk Senjata Api beserta sejumlah 17 butir munisi aktif berhasil diamankan.

Pada malam hari pasca kejadian kontak tembak, dikarenakan KKB merasa tidak terima dengan operasi yang dilakukan oleh Apkam TNI-Polri sehingga para KKB melakukan pembakaran terhadap Honai-honai yang berada cukup jauh dari lokasi kejadian dan tidak mungkin terjangkau oleh Apkam TNI-Polri.

Hingga saat ini kondisi di Wilayah Kabupaten Puncak khususnya di Distrik Omukia terpantau aman, masyarakat juga sudah kembali ke rumahnya masing-masing dan sangat berterimakasih kepada Apkam TNI-Polri yang sudah berhasil mengusir para KKB dari kampung tempat tinggalnya.

Sumber: Autentikasi : Yonif Raider 300 Siliwangi.

Berita Terkait

Bersinergi Pulihkan Negeri, TNI–Polri dan Warga Ulim Gotong Royong Pascabencana Banjir
Data Warga Diminta Mendadak, SHU Tak Merata: Kades Aimual Angkat Suara
DPC PJI Bojonegoro Tasyakuran 27 Tahun PJI dan HUT ke 1 DPC Bojonegoro
Ironis!! Dituduh Curi Dokumen di Hotel Miliknya, Pasutri Pemilik Hotel Menjerit Cari Keadilan
Kapolres Badung Ajak Lapisan Masyarakat Manfaatkan Layanan SIM di Satpas Badung
Pengabdian dan Prestasi, Dandim 1607/Sumbawa Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan Purna Tugas
DARAH PENGKHIANAT G30S/PKI, DALAM LUKA KOLEKTIF DAN TANTANGAN GENERASI MUDA
Selamat Menempuh Hidup Baru, Do,a Terbaik Untuk Kedua Mempelai Semoga Terpilih Menjadi Pasangan yang Bahagia

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB