Jenazah Nelayan Pencari Ikan Hilang Di Sungai Brantas Di Temukan.

KORWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Minggu, 8 Desember 2024 - 14:02 WIB

50464 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belitar – Tim Sar enam hari pencarian jenasah pencari ikan yang tetsetet arus di sungai brantas di temukan lebih kurang 10 Kilo meter dari lokasi pertama.

Jenasah Mukit { 60 ) pencari ikan yang hanyut di aliran Sungai Bratas di temukan Jum’at 6/12/2024 pada pukul 16.00. WIB di Desa Kunir Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar sekitar 10 Meter dari kejadian awal di Desa Tuliskriyo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar.

“Korban sudah ditemukan Tim Sar langsung di larikan ke RSUD Srengat,kami serahkan ke Keluarga untuk proses Pemakaman.
Ungkap Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Styo Pambudi Sukarno.

Untuk pencaian Jenasah Mukit yang melibatkan Tem Sar gabungan dari TNI, POLRI, BPBD, Serta Relawan setempat.

Enam Hari pencarian Tim menyisuri sungai menggunakan Perahu Karet.
Suatu tantangan besar dalam pencatian dengan menelusuri air deras arus Sungai Brantas.

Kami memperkuas area pencarian menelusuri Sung.ai hingga sampai Wilayah Kabupaten Tulungagung.
Saat Jenasah di temukan di Evakuasi secepanya karena untuk medan yang selalu berat.

Adanya peristiwa ini bermula pada Minggu 1/12/2024 waktu itu Mukit Pamit pada Keluarganya untuk mencari ikan di Sungai Brantas dengan menggunakan alat Tradisional berupa sayap, nanun hingga malam tidak kembali ke rumah, kekawatiran Keluarga mulai curiga ketika Mukit tidak bisa di hubungi,

Baca Juga :  Diduga Korupsi Dana Desa Rp 235 Juta, Kades dan Bendahara Umbuldamar Ditahan

Pada psgi hari pihak Keluarga melaporkan ke pihak yang Berwajib. Tim secepatnya di kerahkan ke lokasi kejadian di Desa Tuliskriyo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar.

Pencari pertsma kedua belum membuahkan hasil, hingga penelusuran di perluas hinga sampai beberapa wilayah aliranSungai Brantas.

“Kami menghimbau Masyarakat selalu menggunakan alat pelampung di saat ber aktivitas di Singai Brantas terutama di musim hujan” Imbuhnya. [MUJANI]

Berita Terkait

Belum dapat Lahan, 12 Kelurahan Tulungagung Belum Usulkan Pembangunan Koperasi Merah Putih
Polres Tulungagung Anugerahkan Tanda Kehormatan Pengabdian Kepada Personel
Paska Keracunan MBG,Kepala Dinas Ketahanan PanganTulungagung Lakukan Survei Epidemiologi ke Siswa SMK 3 Boyolangu
Kejari Tulungagung Musnahkan Barang Bukti 27 Perkara Pidana Umum
Proses Hukum Bus Harapan Jaya yang Tewaskan Dua Orang Dilimpahkan ke Kejaksaan
UMP 2026 Tulungagung Naik Signifikan,DPRD Ingatkan Resiko Tekanan Pada Pengusaha
Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo Melantik Pejabat Administrator dan Pengawas
Dinas PUPR Tulungagung “Giat Lakukan Perbaikan Aspal di Ruas jalan Ketanon- Simo”

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB