Puncak Lokakarya 7, BBGP Aceh Selenggarakan Program PGP Angkatan 11 Di Subulussalam

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Kamis, 5 Desember 2024 - 12:07 WIB

50484 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, 5 Desember 2024 – Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 11 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Aceh mencapai puncaknya dengan diadakan acara Festival Panen Hasil Belajar. Acara yang berlangsung meriah di Gedung Aula Pendopo Walikota Subulussalam ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan, termasuk pengawas sekolah, MKKS, K3S, perwakilan komunitas guru, Bank Aceh, dan Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Subulussalam.

Dua tokoh penting turut hadir dalam acara ini, yakni Sufriati, M.Si, yang mewakili Kepala BBGP Aceh, dan Antoni Berampu, S.Pd, M.Pd, yang hadir atas nama Wali Kota Subulussalam serta mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Singkil-Subulussalam.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Festival Panen Hasil Belajar” menjadi ajang untuk menampilkan hasil karya para guru penggerak setelah menjalani serangkaian tahapan pembelajaran intensif dalam program ini. Lokakarya ini bertujuan untuk menunjukkan implementasi praktik baik yang telah dirancang dan diterapkan oleh para guru di sekolah masing-masing, mulai dari strategi pembelajaran inovatif hingga pendekatan kepemimpinan berbasis kolaborasi.

Baca Juga :  Temu Ramah Cawagub Aceh Nomor Urut 1 Dengan Relawan Se Kota Subulussalam

Sufriati, M.Si, dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap dedikasi para guru penggerak yang telah menginspirasi perubahan dalam pendidikan, khususnya di Subulussalam. “Guru penggerak adalah motor perubahan yang membawa semangat Merdeka Belajar ke dalam kelas dan komunitas. Hasil belajar ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama untuk menciptakan pendidikan yang lebih inklusif dan relevan,” ungkap Sufriati.

Antoni Berampu, S.Pd, M.Pd, menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam mendukung keberhasilan program ini. “Kita membutuhkan sinergi antara pemerintah, komunitas guru, hingga sektor swasta, seperti yang telah ditunjukkan melalui dukungan Bank Aceh dan MPD. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Subulussalam,” jelasnya.

Acara Festival Panen Hasil Belajar diisi dengan berbagai kegiatan menarik, di antaranya:

Baca Juga :  Masyarakat dan Ketua LP Tipikor Nusantara Datangi Pos PT Lotbangko, Desak Jalan Umum Dibuka

Pameran Praktik Baik: Para guru penggerak memamerkan hasil inovasi yang telah diterapkan di sekolah masing-masing.

Panel Diskusi: Diskusi interaktif dengan pengawas sekolah dan komunitas pendidikan untuk membahas tantangan serta solusi dalam implementasi hasil belajar.

Melalui kegiatan ini, program Pendidikan Guru Penggerak diharapkan tidak hanya menghasilkan inovasi di tingkat sekolah, tetapi juga dapat menginspirasi perubahan sistemik di seluruh Aceh. Semangat transformasi yang dibawa oleh para guru penggerak diharapkan dapat terus berlanjut, membentuk generasi penerus yang unggul dan berdaya saing.

“Panen hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju pendidikan yang lebih baik. Dengan semangat kolaborasi, kami yakin perubahan besar akan terwujud,” tutup Antoni Berampu.

Acara ini memberikan kesan mendalam dan menjadi bukti bahwa pendidikan yang berfokus pada siswa dan komunitas dapat tercapai melalui sinergi serta kerja keras semua pihak. [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Sita 63 Gram Ganja, Pria 61 Tahun Diamankan di Dabun Gelang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:16 WIB

PWI Aceh Diuji: Anggota Barsela Tagih Perubahan, Bukan Sekadar Janji

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:33 WIB

HUT ke-62 Golkar di Aceh Utara, dari Ziarah Makam Sultan hingga Santunan Anak Yatim: Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Donor Darah Warnai HUT ke-75 Humas Polri, Polres Gayo Lues Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Puluhan Miliar di RSUD M Sani Karimun Jadi Sorotan, Publik Menanti Penjelasan Realisasi Kegiatan 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Bantah Isu Kolusi, Kepsek TK Negeri Pembina Bangka Jaya: Pemilihan Komite Baru atas Usulan Wali Murid

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Santriwati di Bawah Umur di Gayo Lues, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Bupati Gayo Lues Tinjau Persiapan Kebun Kopi Rakyat di Ume Lah, Dialog Bersama Warga Bahas Pengembangan Ekonomi Petani

Berita Terbaru

DAERAH

Hoe Internationale Casinomarkten Nederland Transformeren

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:17 WIB