Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Pemilik Gading Gajah Super Yang Harganya Fantasis.?

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 25 Juni 2024 - 18:31 WIB

502,023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Satreskrim Polres Gayo Lues kembali berhasil mengungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana sengaja memperniagakan, menyimpan, atau memiliki kulit atau Bagian – bagian lain Satwa yang dilindungi berupa Gading Gajah Sumatera.

Dalam Konferensi persnya, Kapolres Gayo Lues, AKBP, Setiyawan Eko Prasetiya SH SIK, Didampingi Kasatreskrim Iptu. Muhammad Abidinsyah SH dan Plt. Kasi Humas Polres Gayo Lues, Ipda. Andi Saragih, Pihak BKSDA Aceh dan Kepala TNGL Gayo Lues Selasa (25/06/2024) menerangkan, satu dari tiga Pelaku bernama Arpinsyah Bin Muhammad Amin yang berdomisili di Desa Ekan Kecamatan Pining telah diamankan oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebenarnya Kata Kapolres Gayo Lues ini, Modus Operandi sengaja menperdagangkan untuk mendapatkan keuntungan tersebut serta Penyelidikan perkara dugaan tindak pidana itu sudah berlangsung sejak Tanggal 12 – Juni – 2024 lalu, setelah petugas mendapatkan Informasi terkait adanya seorang Warga Kecamatan Pining yang sedang mencari pembeli Gading Gajah.

 

Dalam pelaksanaan rangkaian penyelidikan lanjut Eko, Petugas berhasil mempengaruhi terduga pelaku yang berinisial MA untuk menjual Gading Gajah tersebut sesuai harga yang diminta MA Sebesar Rp. 20 Juta Per Kg, yang mana transaksinya akan dilakukan Pada hari Sabtu Tanggal 22 – Juni – 2024, sekira Pukul 21.30 WIB bertempat di jembatan Pintu Rime Kecamatan Pining.

Baca Juga :  PJ. Bupati Alhudri: Lantik Anggota KIP Gayo Lues Priode 2023/2028

Pas pada Pukul 21.45 WIB, Petugas Satreskrim sudah terlebih dahulu berada disekitar lokasi yang dituju, sehingga petugas melihat Satu dari tiga Pelaku berjalan menghampiri Mobil Inova, sesuai Informan, sekitar 15 menit tiba dua orang laki – laki berboncengan sepeda motor membawa sesuatu barang sesuai Informan adalah Gading Gajah berhenti pengemudi ketika itu juga Team penindak yang menggunakan Mobil jenis Pick Up langsung bergerak cepat untuk mendekati seperti motor tersebut.

“Menyadari ada pihak lain yang datang, saat itu juga terduga pelaku berusaha melarikan diri dengan sepeda motor yang ketika itu juga petugas langsung bergerak cepat memepet sepeda motor dan pada akhirnya kedua Pelaku terjatuh dan Petugas berhasil meringkus satu dari tiga Pelaku bernama Arpinsyah,” Terang Kapolres Gayo Lues.

Sedangkan kedua pelaku lainya lanjut Setiyawan Eko Prasetiya, yang berinisial AD dan MA berhasil melarikan diri dengan melompat dari jembatan yang ketinggiannya mencapai lebih kurang 10 Meter.

“Setelah dilakukan penyisiran di lokasi tersebut kedua pelaku Petugas belum menemukan pelaku AD dan MA dan Pada akhir tersangka AS beserta barang bukti di bawa ke Polres Gayo Lues guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut dan tersangka diancam dengan hukuman paling lama 5 Tahun dan kepada kedua Pelaku yang berinisial MA dan AD yang kini masih DPO agar segera menyerahkan diri sebelum Polisi bertindak lebih tegas,” Tutupnya.

Baca Juga :  Dinas PUPR Lakukan Kegiatan Pembersihan Rumenja Di Jalur Dua Polres Gayo Lues Blangsere

Sementara, Pihak BKSDA Provinsi Aceh Taeng Lubis sedikit menjelaskan terkait Pembunuhan Gajah Jantan tersebut dan menurutnya, saat ini para pelaku terus mengincar dan membunuh Satwa yang dilindungi termasuk Gajah Jantan dan bahkan dagingnya ikut diambil.

Menurutnya, Akibat pembukaan lahan, efeknya jika Kita Membunuh Gajah berakibat pada perkembangan Gajah betina sehingga angka kelahiran anak Gajah akan menurun atau berkurang.

“Kita dari BKSDA menghimbau kepada Masyarakat melindungi Gajah yang merupakan Satwa Endemik Sumatera yang juga merupakan Warisan Dunia,” Tuturnya.

Menurutnya, Gading Gajah tersebut jika diperjualbelikan di pasaran bisa mencapai 2 Milyar hingga 3 Milyar jika dijual ke Luar Negeri.

“Untuk itu mari kita bersama – sama melindungi Gajah dan jangan dibunuh karena memang Gajah tersebut merupakan Satwa Endemik Sumatera yang dilindungi serta merupakan Warisan Dunia,” Tutupnya. []

Berita Terkait

Ketika Luka Alam Belum Mengering di Tanah Gayo Lues
Marak Penipuan Kartu Perdana Telkomsel di Facebook, Konsumen Gayo Lues Jadi Korban
Banjir Bandang Gayo Lues: Luka Alam yang Belum Sembuh, Kewaspadaan yang Tak Pernah Usai
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Kegiatan Bhakti Sosial Di Desa Pining, Berikut Videonya
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Pergantian Pasukan Bakti Sosial di Kampung
Lewat Program Polri Peduli, Sumur Bor Dibangun di Masjid Al Ikhlas Desa Rigeb
Jembatan Gantung Pepalan Putus Saat Hujan Deras, Dua Warga Dilaporkan Hanyut
Mendidik Dengan Hati: Pola Asuh Cerdas Era Digital Di Gayo Lues

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB