Polres Malang Bongkar Produsen Minyak Goreng ‘Minyak Kita’ Diduga Palsu Beromzet Ratusan Juta Rupiah.

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:07 WIB

50305 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Kaperwil Oposisi-News86 Provinsi Jawa Timur, Hartanto.

MALANG – Polres Malang berhasil mengungkap kasus peredaran minyak goreng ‘Minyak Kita’ palsu yang dioperasikan oleh dua orang tersangka di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.
Kedua tersangka, MZ (36) dan MY (47), membeli minyak goreng curah dan mengemasnya kembali dengan label ‘Minyak Kita’. Minyak goreng palsu tersebut kemudian diedarkan di wilayah Kabupaten Malang, Sidoarjo, dan Surabaya, Rabu (12/06/2024) Kemaren.

Para tersangka membeli minyak goreng curah dengan harga Rp 11.500 per liter dan mengemasnya kembali dengan label ‘Minyak Kita’. Minyak goreng palsu tersebut kemudian dijual dengan harga Rp 14.500 per liter, sehingga mereka mendapatkan keuntungan ratusan juta rupiah per bulan.

Selain itu, para tersangka juga mengurangi takaran minyak goreng dalam kemasan. Satu liter minyak goreng seharusnya berisi 1 liter, namun para tersangka hanya mengisi sekitar 764 mL per kemasan.

Polisi menyita 7.836 botol minyak goreng kemasan, ratusan botol plastik polos, ribuan tutup botol warna kuning, stiker merk ‘Minyak Kita’, satu unit truk, dan satu mobil pikap yang digunakan untuk memasok minyak goreng.
Tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait UU Perlindungan Konsumen, UU Industri, dan UU Perdagangan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda 5 miliar rupiah.

Baca Juga :  DPRD Tulungagung Gelar Paripurna Pengumuman Penetapan Paslon Pemenang Pilkada 2024

Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat membeli minyak goreng dan melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum membeli. Konsumen dapat mengecek keaslian produk dengan memasukkan kode register produk melalui laman resmi BPOM.[]

Berita Terkait

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh
Anggota DPRD Tulungagung Sutomo Mengundurkan Diri, Proses PAW Menuju Penggantian oleh Peraih Suara Terbanyak Kedua
Segenap keluarga besar Media Oposisi News 86 Provinsi Jawa Timur serta seluruh mitra kerja mengucapkan:
Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 
Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.
Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.
PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru