Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., mengadakan pertemuan strategis dengan Satuan Tugas (Satgas) Swasembada Pangan di Markas Kodam IM pada Kamis, 14 Agustus 2025. Audiensi ini menandai komitmen kuat TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Aceh.
Momen Penting Penguatan Sinergi
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga berfungsi sebagai platform untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait.
Dalam pertemuan ini, Pangdam Niko Fahrizal menyambut baik kehadiran Kolonel Inf. Muhammad Ridha, S.S., S.I.P., M.I.Pol., M.Han., seorang perwira dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) yang ditugaskan sebagai Perwira Pendamping Satgas Swasembada Pangan di Aceh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penugasan Kolonel Ridha diharapkan dapat mengintensifkan koordinasi dan pendampingan di lapangan.
Tujuannya adalah mempercepat pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) dan optimasi lahan di seluruh wilayah Aceh.
Komitmen Kodam IM untuk Ketahanan Pangan.
Dalam sambutannya, Pangdam IM menekankan bahwa sektor pertanian adalah pilar utama yang menjaga stabilitas dan kedaulatan bangsa.
Ia menegaskan, program swasembada pangan bukan sekadar upaya meningkatkan hasil pertanian, melainkan juga bagian dari strategi nasional untuk menghadapi tantangan global terkait ketahanan pangan.
“Kodam IM siap memberikan dukungan penuh terhadap setiap langkah yang diambil Satgas bersama pemerintah daerah,” ujar Mayjen TNI Niko Fahrizal.
Ia menambahkan, tujuan utama adalah memastikan bahwa target LTT dan optimasi lahan tercapai dengan tepat sasaran, sehingga Aceh dapat berkontribusi signifikan pada ketahanan pangan nasional.
Pangdam juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Aceh di sektor pertanian. Dengan pengelolaan yang optimal dan kolaborasi yang solid antara semua pihak—pemerintah, TNI, dan masyarakat. Aceh memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penopang utama dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia. []




































