Kolaborasi Strategis TNI dan Satgas Swasembada Pangan di Aceh

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:54 WIB

50352 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., mengadakan pertemuan strategis dengan Satuan Tugas (Satgas) Swasembada Pangan di Markas Kodam IM pada Kamis, 14 Agustus 2025. Audiensi ini menandai komitmen kuat TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Aceh.

Momen Penting Penguatan Sinergi
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga berfungsi sebagai platform untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait.

Dalam pertemuan ini, Pangdam Niko Fahrizal menyambut baik kehadiran Kolonel Inf. Muhammad Ridha, S.S., S.I.P., M.I.Pol., M.Han., seorang perwira dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) yang ditugaskan sebagai Perwira Pendamping Satgas Swasembada Pangan di Aceh.

Penugasan Kolonel Ridha diharapkan dapat mengintensifkan koordinasi dan pendampingan di lapangan.

Tujuannya adalah mempercepat pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) dan optimasi lahan di seluruh wilayah Aceh.
Komitmen Kodam IM untuk Ketahanan Pangan.

Dalam sambutannya, Pangdam IM menekankan bahwa sektor pertanian adalah pilar utama yang menjaga stabilitas dan kedaulatan bangsa.

Ia menegaskan, program swasembada pangan bukan sekadar upaya meningkatkan hasil pertanian, melainkan juga bagian dari strategi nasional untuk menghadapi tantangan global terkait ketahanan pangan.
“Kodam IM siap memberikan dukungan penuh terhadap setiap langkah yang diambil Satgas bersama pemerintah daerah,” ujar Mayjen TNI Niko Fahrizal.

Baca Juga :  Teuku M. Husni Sebut, Kepemimpinan Muzakir Manaf Dan Fathullah Cerminkan Harapan Rakyat, Wujudkan Aceh Emas.

Ia menambahkan, tujuan utama adalah memastikan bahwa target LTT dan optimasi lahan tercapai dengan tepat sasaran, sehingga Aceh dapat berkontribusi signifikan pada ketahanan pangan nasional.

Pangdam juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Aceh di sektor pertanian. Dengan pengelolaan yang optimal dan kolaborasi yang solid antara semua pihak—pemerintah, TNI, dan masyarakat. Aceh memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penopang utama dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia. []

Berita Terkait

Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen
Truk Tangki CPO Rusak Jalan Nasional, KPA Dorong Investasi Pelabuhan CPO untuk Solusi Jangka Panjang
Paskibraka Gayo Lues: Sebuah Langkah Taktis Menuju Cita-Cita

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:39 WIB

Konferensi PWI Aceh Utara Pecah, LPJ Ketua Ditolak, Dana Organisasi Dipersoalkan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:55 WIB

R3P Diserahkan, Pemulihan Aceh Utara Diuji: Jangan Berhenti di Meja Birokrasi

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Berita Terbaru