116 Pangkalan Gas LPG 3 Kg Geruduk Kantor Pemda Sumbawa, Desak Pemerintah dan Pertamina Atasi Kelangkaan

REDAKSI NTB

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 10:26 WIB

501,457 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar|NTB,— Sebanyak 116 agen pangkalan gas LPG 3 kilogram yang berada di bawah naungan PT. Bahan Migas Bersaudara melakukan aksi mendatangi Kantor Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Senin (14/7/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kelangkaan gas LPG 3 kg bersubsidi yang telah berlangsung selama lebih dari tiga minggu.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para agen menuntut kejelasan distribusi yang menurut mereka tersendat dari pihak agen dan Pertamina, sehingga berdampak langsung kepada masyarakat dan kredibilitas pangkalan.

“Kami sudah tiga minggu tidak menerima distribusi gas LPG 3 kg. Akibatnya kami difitnah oleh masyarakat. Mereka menduga kami menyelewengkan distribusi, menjual ke tempat lain, bahkan dituduh tidak membayar ke agen. Padahal kami hanya korban,” ujar salah satu perwakilan agen saat menyampaikan aspirasi di depan kantor pemda.

Baca Juga :  Data Warga Diminta Mendadak, SHU Tak Merata: Kades Aimual Angkat Suara

Pihak pangkalan menegaskan bahwa seluruh kewajiban administratif, termasuk pelaporan data pelanggan dan NIK, telah mereka penuhi kepada pihak agen. Namun, hingga saat ini mereka belum mendapatkan kejelasan, selain informasi bahwa terdapat persoalan internal antara pihak agen dan Pertamina.

Distribusi gas yang selama ini mereka terima bervariasi, tergantung jumlah penduduk di wilayah pangkalan masing-masing, mulai dari 40 hingga 200 tabung per pangkalan. Ketidakterpenuhan pasokan ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Harapan kami, Pertamina dan agen bisa segera menyalurkan kembali gas LPG minggu ini. Kalau tidak, kami bersama masyarakat akan turun langsung melakukan aksi di kantor bupati,” tegasnya.

Baca Juga :  KSOP Bima Disorot, Penjadwalan Kapal Diduga Tak Adil dan Untungkan Kelompok Tertentu

Menanggapi aksi ini, Kepala Bagian Ekonomi Setda Sumbawa, H. Khaeruddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjadwalkan rapat dengan para pangkalan serta akan memanggil pihak agen dan PT terkait.

“Sekda sudah memerintahkan rapat hari ini jam 2 siang. Kami akan dengarkan semua keluhan pangkalan dan cari solusi secepatnya. Jika perlu, distribusi akan kami alihkan sementara ke delapan agen lain yang siap mendistribusikan gas sesuai kebutuhan masyarakat. Jika pihak agen tidak hadir, kami akan datangi langsung kantornya,” ujar H. Khaeruddin.

Pihak pemerintah berharap dengan adanya dialog ini, distribusi gas LPG 3 kg bisa kembali normal demi menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat Sumbawa yang selama ini bergantung pada gas bersubsidi tersebut. (Af)

Berita Terkait

Patroli Rutin Koramil 1607-02/Empang, Upaya Preventif Jaga Kondusivitas Wilayah
Anggota Kodim 1607/Sumbawa Turut Ambil Bagian dalam Kegiatan Donor Darah Hari Bakti Imigrasi ke-76
‎Koramil Tunjukkan Sinergi Kewilayahan pada Kirap Pataka
‎Humanis dan Preventif, Patroli Malam Koramil 1607-12/Moyo Hilir Sasar Remaja dan Pemukiman
Dandim 1607/Sumbawa Tegaskan Komitmen TNI AD dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Gontar
Danramil 1607-04/Alas Hadiri Upacara Serah Terima Panji Lambang Kabupaten Sumbawa
‎Semarak HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, Kodim 1607/Sumbawa Tunjukkan Kepedulian Sosial
‎Koramil 1607-09/Utan Pastikan Serah Terima Bendera Pataka Berjalan Aman dan Khidmat

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB