Gayo Lues Gaet Investor Malaysia! Peluang Emas Kakao Lokal Melaju ke Pasar Internasional

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 29 Juni 2025 - 13:20 WIB

50336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Harapan baru membumbung tinggi bagi petani kakao di Gayo Lues! Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, yang terus berupaya mendongkrak perekonomian rakyat, kembali menyambut kedatangan investor kakao, kali ini dari Negeri Jiran, Malaysia.

Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor Bupati Gayo Lues pada Minggu, 29 Juni 2025, membuka babak baru bagi komoditas unggulan daerah.

Investor kakao asal Malaysia ini tidak datang dengan tangan kosong. Mereka menawarkan kerja sama yang komprehensif, menjanjikan beragam keuntungan yang akan langsung dirasakan petani.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari kursus dan seminar intensif yang bertujuan meningkatkan sumber daya petani kakao, hingga pelatihan yang berorientasi pada perawatan dan pengolahan kakao sesuai standar internasional.

Ini adalah lompatan besar agar produk kakao Gayo Lues mampu bersaing di kancah global.

Baca Juga :  Kapolres Gayo Lues Diwakili Oleh Kabag Ops Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023

 

 

Wakil Bupati Gayo Lues,H. Maliki,saat berbincang dengan investor Asing asal Malaysia di Ruang Wakil Bupati.

Tak hanya itu, investor juga siap menghadirkan teknologi mutakhir di bidang pemrosesan kakao. Dengan sentuhan teknologi ini, diharapkan harga kakao dari Gayo Lues dapat bersaing langsung dengan harga pasar internasional, baik untuk penjualan antardaerah maupun ekspor ke luar negeri.

Tentu saja, tawaran menggiurkan ini disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE.,M.Ap, beserta jajaran pemerintah daerah menyatakan kesiapan mereka untuk menerima kerja sama ini dengan tangan terbuka.

Namun, setiap detail kerja sama akan dirancang secara matang demi memastikan peningkatan perekonomian masyarakat Gayo Lues dapat terwujud secara maksimal. Pihak calon investor juga akan melakukan survei ulang terhadap tanaman kakao di Gayo Lues untuk memastikan kesiapan lahan dan tanaman.

Baca Juga :  Akhirnya Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Pembunuhan Di Pegunungan Desa Leme

Wakil Bupati H. Maliki, SE.,M.Ap menyadari bahwa setiap kebijakan baru, apalagi yang melibatkan investasi asing, mungkin akan menuai beragam respons dari masyarakat. Namun, ia dengan tegas meminta jajaran pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk tidak gentar.

“Jangan langsung mundur jika banyak penolakan, buktikan dulu manfaatnya. Baru nanti akan banyak yang berbondong-bondong ikut serta,” ujar H. Maliki. Ia menekankan pentingnya mengedukasi masyarakat secara transparan, menjelaskan secara rinci “berapa keuntungan dan lain sebagainya” yang bisa mereka peroleh dari kerja sama ini.

Langkah maju ini menunjukkan komitmen serius Pemkab Gayo Lues dalam memajukan sektor pertanian, khususnya kakao. Dengan masuknya investor dan teknologi baru, Gayo Lues berpotensi besar untuk menjadi pemain penting di pasar kakao internasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal. []

Berita Terkait

Ketika Luka Alam Belum Mengering di Tanah Gayo Lues
Marak Penipuan Kartu Perdana Telkomsel di Facebook, Konsumen Gayo Lues Jadi Korban
Banjir Bandang Gayo Lues: Luka Alam yang Belum Sembuh, Kewaspadaan yang Tak Pernah Usai
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Kegiatan Bhakti Sosial Di Desa Pining, Berikut Videonya
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Pergantian Pasukan Bakti Sosial di Kampung
Lewat Program Polri Peduli, Sumur Bor Dibangun di Masjid Al Ikhlas Desa Rigeb
Jembatan Gantung Pepalan Putus Saat Hujan Deras, Dua Warga Dilaporkan Hanyut
Mendidik Dengan Hati: Pola Asuh Cerdas Era Digital Di Gayo Lues

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB