Gayo Lues Bergerak! BNNK Kobarkan Perang Narkoba Bersama Karang Taruna & Mahasiswa KKN: Membangun Generasi Emas Bebas Narkotika

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 15:58 WIB

50281 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues/Aceh – Semangat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 masih membara di Gayo Lues. Tak berhenti pada seremoni, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues bergerak cepat, menjemput bola ke akar rumput.

Sebuah sosialisasi masif Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) digelar di Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, pada Jumat, 27 Juni 2025. Uniknya, kali ini BNNK menggandeng langsung Karang Taruna dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), menandai sebuah kolaborasi strategis dalam membangun benteng pertahanan desa dari ancaman narkotika.


Kepala BNNK Gayo Lues, Bapak Fauzul Iman, S.T., M.Si, hadir menyuntikkan semangat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kata sambutannya yang penuh gairah, ia menegaskan bahwa tema HANI 2025, “Bersama Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkotika Melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Generasi Emas 2045”, bukan sekadar slogan.

“Ini adalah seruan nyata bagi seluruh elemen bangsa untuk tidak hanya bersikap reaktif, tetapi juga proaktif. Perang melawan narkoba adalah perjuangan jangka panjang, yang harus menyentuh akar rumput hingga ke sistem nasional,” tegas Fauzul, disambut anggukan peserta.

Baca Juga :  Kepala BNNK Galus Dampingi Rombongan BNNP Aceh Lakukan Pemetaan Potensi Kawasan Wilayah Proyek Alternatif AD. Di Desa Umellah Dan Desa Penosan

Kegiatan ini, kata Fauzul, bertujuan utama untuk membekali remaja dan mahasiswa/pelajar agar lebih waspada dan proaktif. BNNK mengedepankan tiga pilar strategis: pencegahan berbasis edukasi dan penguatan ketahanan masyarakat, rehabilitasi sebagai pendekatan humanis bagi korban, dan pemberantasan yang tegas namun terukur terhadap jaringan narkotika. Tak hanya itu, BNNK Gayo Lues juga terus menggulirkan program unggulan GDAD (Gayo Lues Darurat Ganja).

“Program ini telah kami kembangkan di seluruh kecamatan. Tujuannya jelas, untuk menekan kultivasi ganja di wilayah rawan tanaman terlarang, dan mengganti tanaman haram tersebut dengan tanaman produktif seperti kopi,” pungkas Fauzul, menawarkan solusi ekonomi yang berkelanjutan.

Semangat ini juga digaungkan oleh generasi muda. Arfan Dwi Fahruzi, Ketua Kelompok KKN 86 dari Universitas Samudra (UNSAM), yang menjadi bagian integral dari acara ini, menyerukan pentingnya peran pemuda.

“Memerangi narkoba adalah tugas kita bersama,” ucapnya. Arfan juga mengingatkan akan bahaya laten narkoba yang merusak mental dan perilaku.

Baca Juga :  Lelang Aset Pemkab Gayo Lues: Kesempatan Emas Miliki Kendaraan dan Barang Bekas Berkualitas dengan Transparansi Penuh!

“Penggunaan narkoba dapat menyebabkan gangguan mental dan perilaku serius, merusak sistem neuro-transmitter pada susunan saraf pusat di otak,” jelasnya.

Namun, ia juga memberikan kunci pencegahan yang sederhana namun ampuh. “Salah satu cara agar remaja tidak terjerumus adalah melalui pergaulan. Kalau pergaulan kita salah, bisa menyebabkan kita terperosok.

Jadi, kita harus sangat hati-hati dalam memilih teman,” pesannya, menekankan pentingnya lingkungan yang positif.
Sosialisasi ini bukan sekadar ceramah.

Dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda/i, pelajar, mahasiswa, serta jajaran BNNK, suasana sangat antusias dan interaktif.

Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan, diskusi mengalir, menandakan kesadaran kolektif yang tinggi.

Kini, dengan kolaborasi kuat antara BNNK, Karang Taruna, Mahasiswa KKN, dan dukungan penuh masyarakat, Gayo Lues mengukuhkan langkahnya.

Ini adalah cerminan tekad kuat untuk membangun generasi muda yang tangguh, bebas narkotika, dan siap menyongsong masa depan cerah. [KAMISAN]

Berita Terkait

Ketika Luka Alam Belum Mengering di Tanah Gayo Lues
Marak Penipuan Kartu Perdana Telkomsel di Facebook, Konsumen Gayo Lues Jadi Korban
Banjir Bandang Gayo Lues: Luka Alam yang Belum Sembuh, Kewaspadaan yang Tak Pernah Usai
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Kegiatan Bhakti Sosial Di Desa Pining, Berikut Videonya
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Pergantian Pasukan Bakti Sosial di Kampung
Lewat Program Polri Peduli, Sumur Bor Dibangun di Masjid Al Ikhlas Desa Rigeb
Jembatan Gantung Pepalan Putus Saat Hujan Deras, Dua Warga Dilaporkan Hanyut
Mendidik Dengan Hati: Pola Asuh Cerdas Era Digital Di Gayo Lues

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB