Batam – Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2025, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Batam Center untuk memantau kelancaran arus balik Lebaran 2025 dan kedatangan pengunjung wisatawan internasional. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus masuk dan keluar penumpang, serta keamanan di area pelabuhan selama periode arus balik Lebaran. Sabtu (5/4/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2025, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa situasi di wilayah hukum Polda Kepri saat ini aman dan kondusif. Operasi Ketupat Seligi 2025, yang berlangsung dari 26 Maret hingga 8 April 2025, berjalan lancar sebagai operasi kemanusiaan. Kami mengerahkan lebih dari 3.076 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik serta wisatawan.
Lebih lanjut, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2025, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menambahkan bahwa operasi ini juga menyasar tempat ibadah dan barang-barang berharga, serta menekankan pentingnya keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Kemudian, pada saat di Pelabuhan Internasional Batam Center, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2025, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menyempatkan diri untuk berkomunikasi langsung dengan beberapa wisatawan dari mancanegara. Dikarenakan wilayah Kepri yang berbatasan langsung dengan negara asing, tentu banyak wisatawan dari mancanegara datang untuk berlibur, sehingga pengawasan dan pengamanan di titik-titik masuk seperti pelabuhan internasional menjadi prioritas utama. Kami ingin memastikan bahwa wisatawan baik dari mancanegara maupun nusantara dan pemudik merasa aman dan nyaman selama berada di Batam, sehingga mereka memiliki pengalaman yang positif dan berkesan.
Berdasarkan data yang dihimpun di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center pada hari ini, tercatat jumlah penumpang keberangkatan sebanyak 4.844 orang, sementara jumlah kedatangan mencapai 7.305 orang. Data ini menunjukkan tingginya aktivitas penumpang, terutama pada periode arus balik Lebaran.
Kemudian, dalam kesempatan yang sama KPLP Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center Bapak Erik Mario Sihotang, S.H., Jumlah keberangkatan tertinggi terjadi pada tanggal 30, dengan perkiraan sekitar 4.000 orang. Dari jumlah tersebut, 1.006 orang adalah Warga Negara Asing (WNA). Sementara itu, kedatangan tertinggi terjadi pada tanggal 31, terutama dari WNA dengan jumlah sekitar 8.000 orang. Pembelian tiket untuk kedatangan ini umumnya dilakukan pada tanggal 1 dan 2 April.
“Jika digabungkan, total WNA yang datang berkisar 8.000 orang, sementara Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang berkisar 6.000 hingga 7.000 orang. Antusiasme masyarakat untuk bepergian ke luar negeri sangat tinggi, terlihat dari banyaknya yang mengejar tiket pesawat. Perbedaan harga tiket pesawat domestik dan internasional cukup signifikan,” ujar KPLP Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center Bapak Erik Mario Sihotang, S.H.
Kemudian, KPLP Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center Bapak Erik Mario Sihotang, S.H., mengucapkan terimakasih banyak kepada pihak kepolisian atas pengamanan di pelabuhan. Sinergitas antara kami dan pihak kepolisian sangat baik dan membantu, terutama dalam memberikan informasi kepada penumpang mengenai tempat keberangkatan dan kepulangan, terutama saat terjadi lonjakan penumpang.
Setelah memantau Pelabuhan Batam Center, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2025, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., bersama Pejabat Utama Satgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2025 dan General Manager Mega Mall Batam Center Bapak Tendessy M. Bahry beserta Ibu Caroline juga meninjau situasi pengunjung di Mega Mall Batam Center, salah satu destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Batam. [ALBAB]