Sekretaris Gemuruh Aceh: Irpannusir Seharusnya Lebih Dewasa Menangapi Isu Tambang Di Aceh

REDAKSI 2

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2024 - 13:34 WIB

50246 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANDA ACEH,27-09-2024
Menanggapi pernyataan Anggota DPRA Irpannusir yang meminta PT. Mifa Bersaudara ditutup, Mulyadi Muhammad Sekretaris Gerakan Massa Buruh (GEMURUH) Aceh menyatakan pernyataan Irpannusri tersebut terkesan kekanak-kanak dan berfikiran sempit, seharusnya Irpannusri lebih dewasa dan berfikir lebih arif dalam menanggapi isu tambang di Aceh, saat di jumpai awak media pada jum’at,(27-09-2024).

Dirinya mengatakan, seorang anggota DPRA seharusnya dapat berfikir lebih objektif dan menyeluruh melihat sebuah persoalan tambang di Aceh, bukan tiba-tiba meminta sebuah perusahaan yang sudah menyumbang PAD yang besar bagi Aceh, sudah menampung ribuah tenaga kerja, sudah memberikan nilai positif bagi iklim investasi Aceh lalu tiba-tiba diminta tutup.

“Tanah Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah, nanggroe kita ini kaya, namun belum bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyat Aceh karena belum ada investor yang tertarik atau bahkan belum yakin dengan kondisi keamanan dan politik di Aceh, ada satu dua investor yang sudah masuk ke Aceh seharusnya tidak ditakut-takuti dengan cara demikian, tiba-tiba diminta tutup,” Ujar Mulyadi Sekretaris Gerakan Massa Buruh kepada Wartawan.

Muliadi juga menambahkan, Sebagai anggota dewan, Irpannusri tidak memikirkan bagaimana nasib ribuan tenaga kerja/buruh dan keluarganya yang menggantungkan harapan dan masa depan anak cucunya pada PT. Mifa. “Apa pak dewan bisa menyediakan lapangan kerja bagi mereka?”tanya muliadi.

Baca Juga :  PW IPNU Aceh Ucap Selamat Kepada Mualem - Dek Fadh.  Arifan : Paslon 01 Akhiri Opini Seakan Dizhalimi, di Curangi.

“Terkait dengan persoalan imbas lingkungan, tentunya pemerintah memiliki aturan dan mekanisme tersendiri untuk mengatasi hal tersebut, anehnya begitu banyak isu tambang ilegal yang beroperasi di Aceh justru luput dari perhatian beliau. Seharusnya pak dewan juga berfikir bagaimana tambang ilegal tersebut diupayakan menjadi tambang legal sehingga mendatangkan kesejahteraan bagi rakyat dan menambahkan PAD Aceh,”ucapnya.

Dirinya juga berharap di aceh dapat tercipta iklim investasi yang sehat, sehingga kedepan akan banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di Aceh.(NS)

Berita Terkait

Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen
Truk Tangki CPO Rusak Jalan Nasional, KPA Dorong Investasi Pelabuhan CPO untuk Solusi Jangka Panjang
Paskibraka Gayo Lues: Sebuah Langkah Taktis Menuju Cita-Cita

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB