Ketua DPP FKPPA Kutuk Dugaan Pengeboman Rumah Bacagub Aceh

REDAKSI 2

- Redaksi

Senin, 2 September 2024 - 16:16 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Perjuangan dan Perdamaian Aceh (FKPPA), Polem Muda Ahmad Yani mengutuk keras peristiwa dugaan pengeboman rumah bakal calon gubernur Aceh, Bustami Hamzah.

“Kami dari DPP FKPPA mengutuk keras tindakan pengeboman rumah Bacagub Aceh, Bustami Hamzah,” kata Polem Muda di Banda Aceh, Senin (2/9/204).

Menurut Polem, tindakan pengeboman rumah tersebut tidak dibenarkan dalam kondisi Aceh yang sudah aman.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada pembenarannya untuk melakukan kekacauan di muka bumi, termasuk upaya-upaya mengusik Pilkada di Aceh,” sebut Polem.

Polem Muda Ahmad Yani meminta masyarakat tetap tenang dan waspada, tidak terpancing upaya provokasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

“Kita menduga dugaan pengeboman rumah Bustami ini upaya menciptakan kondisi Aceh kearah yang tidak baik,” tegas Polem.

Ia menekankan persaudaraan antar sesama warga tidak boleh hilang hanya karena persoalan perbedaan dukungan.

Baca Juga :  HUT Ke-44, Pengurus YKB Polda Aceh Gelar Olahraga Bersama

“Pilihan boleh beda, persaudaraan antar warga tidak boleh dihilangkan, jangan memuaskan nafsu dengan menghancurkan orang lain,” kata Polem.

Polem berharap, kondisi Aceh yang semakin membaik ini tidak terganggu oleh suhu politik yang memanas menjelang Pilkada serentak tahun 2024.

“Kita jangan sampai hancur lebur dirusak oleh sekelompok orang yang ingin memecah belah persaudaraan Aceh yang kuat ini,” imbuh Polem.

Mantan Ketua Forkab ini mengajak semua pihak untuk dapat menahan diri, tetap saling menghargai perbedaan serta menjaga perdamaian Aceh.

“Setiap individu yang ada di Aceh ini harus dapat mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan, Aceh ini milik kita bersama, jangan usik kedamaian Aceh,” tegas Polem lagi.

Putra Aceh Barat Daya ini juga mengajak semua individu di Aceh menjadi penyejuk bagi pelaksanaan Pilkada untuk pembangunan Aceh nantinya kearah yang lebih baik.

“Mari kita redam isu-isu yang dapat menimbulkan fitnah, provokasi dan kebencian, silahkan anda-anda jagokan pilihan anda, tapi jangan sekali-sekali anda buat kerusuhan di Aceh yang sudah aman ini,” pesan Polem.

Baca Juga :  Layanan Prima Sektor Air Bersih, Perumda Tirta Pase Diganjar Anugerah Serambi Award 2024

Perdamaian Aceh, kata Polem, tidak boleh goyah hanya oleh provokasi dan hasutan dan upaya-upaya ancaman oleh pihak manapun.

“Kita harus lawan provokasi, hasutan yang dapat memecah belah kan kerukunan rakyat Aceh, agar masyarakat Aceh tidak terseret dalam perpecahan,” tutur Polem.

Untuk diketahui, Bustami Hamzah, di Gampong Pineung, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, diduga di granat terjadi sekitar 05.20 WIB, Senin 2 September 2024.

Belum diketahui pasti jenis granat apa yang dilempar ke bagian teras rumah Bustami Hamzah tersebut.

Bustami Hamzah telah mundur dari ASN kemudian mendaftar diri ke KIP sebagai calon Gubernur Aceh berpasangan dengan Tu Sop sebagai calon wakil gubernur Aceh pada Pilkada 2024.

(NS)

Berita Terkait

Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen
Truk Tangki CPO Rusak Jalan Nasional, KPA Dorong Investasi Pelabuhan CPO untuk Solusi Jangka Panjang
Paskibraka Gayo Lues: Sebuah Langkah Taktis Menuju Cita-Cita

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB