PT PEMA Diduga Tak Laksanakan Temuan Gakkum Terkait Sulfur

REDAKSI 2

- Redaksi

Rabu, 26 Juni 2024 - 17:30 WIB

50272 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LANGSA – PT PEMA belum melaksanakan temuan Gakkum Sumut, terkait sulfur disimpan di Kuala Langsa.

Menurut Informasi diperoleh oleh media oposisi new86 Gakkum Sumut menemukan beberapa item terkait penyimpanan sulfur di Kuala Langsa, salah satunya diwajibkan untuk memasang terpal atau tenda.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengamatan di lokasi, Senin 24 Juni 2024, tempat penyimpanan belerang itu masih terlihat seperti sebelumnya, bahkan pagar dikelilingi sulfur sudah patah.

Tidak hanya itu, jaring-jaring di pagar sudah robek atau koyak, air disamping itupun juga sudah mulai berminyak dan rerumputan terlihat sudah kekuningan.

Terlihat belerang disimpan tampa atap itu sudah berceceran di sepanjang lantai pelabuhan Kuala Langsa. Ditepi pantai sejumlah batu juga sudah tampak mulai kekuningan.

Baca Juga :  Pemko Langsa Gelar Rapat Koordinasi Bersama Pimpinan OPD

Diketahui sulfur milik PT PEMA itu dilepaskan perdana keluar Langsa menuju Provinsi Riau, pada 20 April 2024 lalu.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa mengakui temuan Gakkum terkait sulfur milik PT PEMA disimpan di Kuala Langsa.

Kepada media oposisi new86  Jumat 14 Juni 2024, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa, Ade Putra Wijaya Siregar membenarkan temuan Gakkum terhadap sulfur milik PT PEMA disimpan di Kuala Langsa itu.

Kata dia, memang ada temuan Gakkum terhadap sulfur milik PT PEMA, dan sudah kita terima dokumen temuan dimaksud.

Ade yang baru dilantik sebagai kepala DLHK Langsa, diwawancarai di Merdeka Cafe, berjanji pihaknya akan terus melakukan pengawasan temuan Gakkum, terhadap sulfur PT PEMA.

Baca Juga :  Walikota Langsa Kukuhkan Pengurus Mesjid Agung Darul Falah Kota Langsa Masa Bakti 2025-2030.

“Kita akan terus melakukan pengawasan terhadap temuan beberapa item dari Gakkum itu,” tutur Ade.

Dia juga menyebutkan, ada salah satu item dari temuan Gakkum terhadap sulfur milik PT PEMA itu, diwajibkan memasang terpal atau tenda.

Namun, jika memang pihak perusahaan tidak mengidahkan  temuan Gakkum tersebut, maka kita akan menonaktifkan izinnya.

Disinggung terkait draf temuan Gakkum terhadap sulfur milik PT PEMA, dia pun enggan menjelaskan secara detail, dan tidak mau memberikan terkait draf temuan dimaksud.

“Saya tanya dulu sama Gakkum, apa boleh draf itu disebarluaskan,” katanya, menjelaskan bahwa memperoleh data dari Gakkum sudah dikasih DLH Langsa, itu harus sesuai SOP,” tutup ade.

(Tri Nugroho penggabean)

Berita Terkait

Pemko Langsa Gelar Tausiah Akbar Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H
Walikota Langsa Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Rumah salah satu wartawan di Teror DPD PWO Kota Langsa “Kecam Keras”
Klarifikasi RA Al-Azhar Langsa : Tidak Benar Kami Ada Pungut Dana Komite
Pemko Langsa Gelar Sosialisasi Pelatihan Gratis Wujudkan Program Langsa Juara
Walikota Langsa Kukuhkan Pengurus Mesjid Agung Darul Falah Kota Langsa Masa Bakti 2025-2030.
Roti Gembong Gembul hadir di Kota Langsa
Pelantikan Sekretaris Daerah Kota Langsa, Walikota Jeffry Sentana Beri Pesan Khusus

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB